{"id":16026,"date":"2024-07-05T21:43:48","date_gmt":"2024-07-05T13:43:48","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=16026"},"modified":"2024-07-05T21:43:48","modified_gmt":"2024-07-05T13:43:48","slug":"evaluasi-strategi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/evaluasi-strategi\/16026\/","title":{"rendered":"EVALUASI STRATEGI"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-16027\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Gambar-WhatsApp-2024-07-05-pukul-19.07.35_3ab8f8f4.jpg\" alt=\"\" width=\"212\" height=\"471\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Gambar-WhatsApp-2024-07-05-pukul-19.07.35_3ab8f8f4.jpg 720w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Gambar-WhatsApp-2024-07-05-pukul-19.07.35_3ab8f8f4-135x300.jpg 135w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Gambar-WhatsApp-2024-07-05-pukul-19.07.35_3ab8f8f4-461x1024.jpg 461w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Gambar-WhatsApp-2024-07-05-pukul-19.07.35_3ab8f8f4-691x1536.jpg 691w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Gambar-WhatsApp-2024-07-05-pukul-19.07.35_3ab8f8f4-150x333.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Gambar-WhatsApp-2024-07-05-pukul-19.07.35_3ab8f8f4-300x667.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Gambar-WhatsApp-2024-07-05-pukul-19.07.35_3ab8f8f4-696x1547.jpg 696w\" sizes=\"(max-width: 212px) 100vw, 212px\" \/><\/p>\n<p>Oleh: <strong>Sarinah Pohan (2315300008)<br \/>\nJurudan: Manajemen SDM<br \/>\nMahasiswa Program Studi Magister Manajemen<br \/>\nUniversitas Pembangunan Panca Budi Medan<\/strong><\/p>\n<p><strong>LATAR BELAKANG<\/strong><br \/>\nStrategi terpilih tentunya telah melalui serangkaian proses analisis dari berbagai alternatif sehingga dapat dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu. Strategi diperlukan agar suatu organisasi berada pada kondisi dan posisi yang efektif untuk mencapai tujuan dan sasaran dalam lingkungan eksternal yang sering berubah. Suatu strategi berorientasi pada masa depan. Karena itu, pemilihan strategi pada umumnya didasarkan pada berbagai asumsi dasar dengan sepenuhnya menyadari bahwa tidak semua peristiwa dan factor yang berpengaruh pada implementasi strategi dapat diperkirakan dan diperhitungkan dengan tepat. Efektif tidaknya suatu strategi sebagai instrumen untuk mencapai tujuan dan berbagai sasaran suatu organisasi, tidak terlihat pada proses perumusan dan penentuannya, melainkan pada implementasinya. Evaluasi strategi yang telah dijalankan perlu dilakukan untuk mengetahui apakah strategi yang dijalankan berhasil dan optimal. Selain evaluasi strategi, pengendalian strategi juga perlu dilakukan agar strategi yang dijalankan dapat terkendali dan terimplementasi dengan baik.<\/p>\n<p><strong>PEMBAHASAN<br \/>\na. Evaluasi Strategi<\/strong><br \/>\nEvaluasi strategi adalah cara pemasar menilai posisi perusahaan untuk mencapai tujuan strategi. Penilaian ini memberikan metode objektif untuk menguji efektivitas dan efisiensi strategi perusahaan dan cara untuk menentukan apakah strategi yang diterapkan menggerakkan organisasi menuju sasaran strategi yang dimaksudkan.<\/p>\n<p>Evaluasi strategis merupakan proses terakhir dalam suatu kegiatan manajemen organisasi. Kegiatan evaluasi dilakukan untuk menilai dan mencermati apakah strategis yang telah dirumuskan berjalan dengan baik atau tidak. Hal seperti ini diperlukan agar bisa memenuhi prinsip bahwa strategis yang dirumuskan haruslah secara berkelanjutan atau terus menerus disesuaikan dengan perubahan-perubahan lingkungan internal maupun eksternal yang ada dilingkungan organisasi tersebut.<\/p>\n<p><strong>b. Hal \u2013 Hal Yang Harus Di Evaluasi<\/strong><br \/>\nMelakukan penilaian strategis yang efektif tentu membutuhkan kerja sama banyak pihak. Dimulai dengan pemegang saham, dewan direksi, dan pejabat pejabat yang memegang kunci perusahaan, termasuk kepala departemen perusahaan. Adapun hal-hal yang ingin dievaluasi antara lain:<\/p>\n<p><strong>1. Pencapaian penjualan<\/strong><br \/>\nTarget penjualan bisa menjadi ukuran paling akurat untuk menentukan keberhasilan strategi bisnis. Profitabilitas perusahaan dan margin keuntungan. Saat memperkirakan margin laba, selisih nilai penjualan dihitung setelah dikurangi biaya operasional, lalu dibagi dengan jumlah penjualan. Hingga akhirnya ditemukan perbandingan antara omzet dengan modal perusahaan.<\/p>\n<p><strong>2. Pangsa pasar<\/strong><br \/>\nDengan menganalisis pangsa pasar, pengusaha dapat mengetahui seberapa kuat perusahaan menguasai pasar. Menghitung dan membandingkan ukuran perusahaan dengan ukuran pasar menggunakan berbagai perkiraan seperti Nilai dan volume penjualan serta jumlah pelanggan.<\/p>\n<p><strong>3. Likuiditas perusahaan<\/strong><br \/>\nLikuiditas perusahaan yaitu mengestimasi minat dan permintaan produk oleh konsumen, dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi cadangan produknya.<\/p>\n<p><strong>4. Solvabilitas perusahaan<\/strong><br \/>\nHal tersebut sama pentingnya karena berkaitan dengan kondisi keuangan perusahaan. Terutama terkait dengan adanya utang kepada kreditur. Penilaian ini memudahkan perusahaan untuk mengetahui besarnya pembiayaan yang akan dipinjam dan kemampuan perusahaan untuk mengembalikan pinjaman tersebut.<\/p>\n<p><strong>c. Alasan Evaluasi Perlu Dilakukan<\/strong><br \/>\nEvaluasi strategi penting untuk memastikan bahwa tujuan strategi yang ditetapkan dapat dicapai. Semakin kompleks masalah yang muncul di lingkungan perusahaan, semakin sulit memprediksi kelangsungan hidup organisasi di masa depan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa perusahaan perlu mengevaluasi strategi:<br \/>\n1) Kondisi pasar dan ekonomi berubah dan situasi di mana pasar tumbuh, teknologi berubah, dan pesaing baru muncul.<br \/>\n2) Semakin rumit dan kompleks operasi perusahaan, semakin dibutuhkan pengendalian.<br \/>\n3) Semakin banyak kekuasaan dan wewenang yang terdesentralisasi, semakin banyak manajer membutuhkan alat untuk mengetahui kegiatan dan kinerja bawahannya.<\/p>\n<p><strong>d. Manfaat Evaluasi Strategi<\/strong><br \/>\nManfaat yang diterima perusahaan ketika mengevaluasi strategi adalah:<br \/>\n1) Dapat mengetahui progress program\/proyek sehingga perusahaan dapat mengambil tindakan atau koreksi yang diperlukan.<br \/>\n2) Memastikan penggunaan sumber daya yang paling efektif dan efisien.<br \/>\n3) Menilai sejauh mana program\/proyek telah atau sedang memberikan dampak yang diinginkan.<br \/>\n4) Bisa mengevaluasi sejauh mana efektivitas sebuah proyek atau program, dan apakah sesuai dengan yang diinginkan atau tidak.<br \/>\n5) Bisa memastikan pemanfaatan dan penggunaan sumber daya dengan lebih efektif dan efisien.<br \/>\n6) Bisa menentukan sejauh mana sebuah proyek atau program kerja sesuai dengan konsep awal. Jika ada hambatan atau kesalahan, perusahaan bisa segera melakukan tindakan atau aksi korektif guna meningkatkan potensi tercapainya tujuan usaha.<\/p>\n<p><strong>e. Langkah Apa Saja Melakukan Evaluasi Strategi Yang Efektif<\/strong><br \/>\nMengacu pada kriteria Rumelt, ada empat tahapan yang bisa kamu jadikan petunjuk untuk mengevaluasi strategi perusahaan, yaitu;<\/p>\n<p><strong>1) Konsistensi<\/strong><br \/>\nTahap awal, kamu perlu melakukan evaluasi terhadap konsistensi strategi. Harus dipastikan bahwa dalam strategi yang telah dicanangkan tidak ada pertentangan antara kebijakan dan sasaran.<\/p>\n<p>Di sini, kamu perlu memastikan dua hal penting. Pertama, apakah operasi internal usaha yang meliputi pembelian, pemasaran, penjualan, operasional, dan pelayanan, telah konsisten dengan alokasi sumber daya. Kedua, apakah operasi internal tersebut juga telah konsisten dengan ekonomi pasar dan sasaran bisnis.<\/p>\n<p><strong>2) Kesesuaian<\/strong><br \/>\nPenting untuk dipahami bahwa menyesuaikan strategi bisnis dengan lingkungan pasar adalah salah satu hal yang tak boleh disepelekan. Pasalnya, ini tentu akan berimbas pada efektivitas strategi, yang nantinya juga berpengaruh terhadap capaian tujuan perusahaan.<\/p>\n<p>Karenanya, kamu perlu mengevaluasi kesesuaian strategi dengan pasar, entah itu dalam lingkungan terdekat ataupun yang lebih luas. Setidaknya, kamu perlu memastikan beberapa hal, seperti; siapa dan di mana yang memungkinkan adanya potensi pelanggan, kekuatan ekonomi yang ada di pasar usaha, pemicu pelanggan\/konsumen untuk membeli, serta kendala yang ada dalam proses penyesuaian usaha.<\/p>\n<p><strong>3) Keunggulan<\/strong><br \/>\nStrategi yang baik sudah sepatutnya mampu menciptakan keunggulan kompetitif bagi perusahaan. Karenanya, kamu patut mengevaluasi apakah strategi yang dicanangkan dan diterapkan telah memenuhi kriteria tersebut atau tidak.<br \/>\nCaranya, bisa dengan menganalisis apakah usaha memiliki nilai ekonomis yang melebihi para pesaingnya, di ranah pasar yang sama. Atau, untuk jangka panjang, pastikan bahwa perusahaan memiliki sumber daya dan kemampuan berbeda yang tidak dapat ditiru oleh pesaing. Ini bisa meliputi kelompok aktivitas atau budaya kerja perusahaan, aset usaha, merek dagang, hak paten, hak kekayaan intelektual, dan lainnya.<\/p>\n<p><strong>4) Kelayakan<\/strong><br \/>\nTerakhir, kamu perlu memastikan bahwa strategi tersebut memang layak untuk dipertahankan. Caranya, bisa dengan mengevaluasi sekaligus menganalisis apakah strategi usaha selama ini telah memiliki kemampuan menyelesaikan masalah. Tak hanya itu, yang terpenting, apakah strategi bisa membuat bisnis memiliki akses sumber daya finansial dan mendorong personil untuk aktif terlibat.<br \/>\nNah, itulah tentang evaluasi strategi perusahaan dan cara efektif untuk melakukannya. Perubahan kondisi dan situasi pasar serta perekonomian adalah salah satu tantangan terbesar dalam menjalankan bisnis. Untuk tetap dapat bertahan dalam persaingan, kamu harus bisa beradaptasi dengan perubahan tersebut. Evaluasi strategi dapat membantu kamu mengetahui di bagian mana kamu telah berhasil dan di mana kamu harus meningkatkan performa.<\/p>\n<p><strong>KESIMPULAN DAN SARAN<\/strong><br \/>\n<strong>a. Kesimpulan<\/strong><br \/>\nEvaluasi strategi adalah termasuk tahapan dalam manajmen strategi. Para manajer sangat perlu mengetahui kapan kapan bstrategi tertentu tidak berfungsih dengan baik, evaluasi strategi berarti usaha untuk memperoleh informasi ini. Semua strategi dapat dimodifikasi dimasa depan karena faktor-faktor eksternal dan internal selalu berubah. evaluasi bukanlah merupakan langkah terakhir dalam suatu proses manajemen, tetapi ia adalah langkah awal yang menjadi bahan kerja berikutnya, karena proses manajemen strategi adalah proses yang berkelanjutan yang menentukan parameter pengelolaan sebuah lembaga pendidikan. Evaluasi strategi sebagai tahapan di mana manajemen berusaha menjamin strategi yang terpilih akan dilaksanakan dengan tepat dan dapat mencapai tujuan lembaga. Strategi evaluasi merupakan proses, yang mengarahkan kepada result yang ingin dicapai dalam berbagai aktifitas dan Tindakan yang sebelumnya telah direncanakan dengan matang dengan harapan tujuan dapat tercapai. Evaluasi strategi dapat pula didefinisikan sebagai rangkaian proses yang meyakinkan tim manajemen bahawa pemilihan strategi sudah pasti dapat dijjalankan oleh manajemen sebagai bahan refleksi pasca pelaksanaan dan sebagai pijakan rencana strategir berikutnya.<\/p>\n<p><strong>b. Saran<\/strong><\/p>\n<p>1) Dalam pembuatan inovasi dan program-program yang direncanakan harus melihat berbagai macam aspek yang dapat dijangkau oleh setiap lapisan masyarakat.<br \/>\n2) Tak hanya pencari kerja yang secara berjenjang diberikan pelatihan dan pengembangan kompetensinya sesuai dengan kebutuhan kerja, akan tetapi Stakholder Dinas Tenaga Kerja juga harus membuat program dan pengembangan bagi Sumber Daya Manusianya agar dapat berkompeten menjalankan setiap tugas dan fungsinya yang menunjang bagi pelayanan yang diberikan kepada masyarkat atau pencari kerja.<\/p>\n<p><strong>DAFTAR PUSTAKA<\/strong><br \/>\nhttps:\/\/greatnusa. com\/artikel\/evaluasi-strategi\/<br \/>\nhttps:\/\/repository.r adenfatah.ac.id\/8034\/2\/skripsi%20BAB%20II.pdf<br \/>\nhttps:\/\/www.studocu .com\/id\/document\/universitas-pembangunan-nasional-veteran-yogyakarta\/manajemen\/evaluasi-strategi\/31230374<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Sarinah Pohan (2315300008) Jurudan: Manajemen SDM Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Universitas Pembangunan Panca Budi Medan LATAR BELAKANG Strategi terpilih tentunya telah melalui serangkaian proses analisis dari berbagai alternatif sehingga dapat dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu. Strategi diperlukan agar suatu organisasi berada pada kondisi dan posisi yang efektif untuk mencapai tujuan dan sasaran dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[184],"tags":[],"class_list":["post-16026","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16026","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16026"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16026\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16026"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16026"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16026"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}