{"id":15137,"date":"2024-06-13T21:56:00","date_gmt":"2024-06-13T13:56:00","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=15137"},"modified":"2024-06-13T21:56:00","modified_gmt":"2024-06-13T13:56:00","slug":"mahasiswa-ilmu-kesejahteraan-sosial-fisip-usu-ikut-serta-belajar-sambil-berdampak-pada-program-kampus-mengajar-7","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/mahasiswa-ilmu-kesejahteraan-sosial-fisip-usu-ikut-serta-belajar-sambil-berdampak-pada-program-kampus-mengajar-7\/15137\/","title":{"rendered":"Mahasiswa Ilmu kesejahteraan sosial FISIP USU, ikut serta belajar sambil berdampak pada program Kampus Mengajar 7"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Capture-10.jpg\" alt=\"\" width=\"561\" height=\"319\" class=\"aligncenter size-full wp-image-15139\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Capture-10.jpg 561w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Capture-10-300x171.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Capture-10-150x85.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 561px) 100vw, 561px\" \/><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Kampus Mengajar merupakan kanal pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus selama satu semester guna melatih kemampuan menyelesaikan permasalahan yang kompleks dengan menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam pembelajaran, pengembangan strategi, dan model pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Dalam prakteknya, praktikan ditugaskan bersama tim di salah satu SMP negeri di samosir. Praktikan bersama dengan tim terlebih dahulu di berikan pembekalan selama tiga minggu yaitu di mulai dari tanggal 22 Januari hingga tanggal 9 Februari. Selanjutnya setelah dilakukan pembekalan, tim kampus mengajar di serahkan ke pihak sekolah bersama-sama dengan Dosen pembimbing Lapangan. Untuk penugasana dilaksanakan selama empat bulan. Dimulai pada tanggal 26 Februari dan berakhir sekaligus dilakukan penjemputan pada tanggal 15 Juni oleh dosen pembimbing lapangan dan dilakukan pelaporan diri ke pihak dinas pendidikan sebagai tanda ter selesainya program. Pada kegiatan program kampus mengajar praktikan bersama dengan tim kampus mengajar melaksanakanelan melaksanakan observasi sekolah. Setelah dirasa cukup dengan data observasi yang di dapat mahasiswa pun membuat RAK dengan sasaran utama pengembangan mutu literasi  dan numerasi. Selanjutnya praktikan bersama-sama dengan tim kampus mengajar membuat RAK(Rencana Aksi Kolaborasi). Seluruh kegiatan berupa mengajar di kelas, les calistung, pembenahan taman, taman hijau, pendalaman Alkitab, les seni, pohon literasi, pojok baca, membantu pengadministrasian di kantor pegawai, pelatihan karakter siswa, gotong royong, kebersihan pagi, membantu piket harian, dan pengembangan bakat siswa. <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/sss.jpg\" alt=\"\" width=\"431\" height=\"314\" class=\"aligncenter size-full wp-image-15138\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/sss.jpg 431w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/sss-300x219.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/sss-150x109.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 431px) 100vw, 431px\" \/><\/p>\n<p>Ditengah pelaksanaan program kampus mengajar, praktikan juga turut melaksanakan perannya sebagai mahasiswa ilmu Kesejahteraan sosial. Praktikan mendapati adanya masalah siswa yang sulit berbaur dengan teman-temannya. Inisial siswa tersebut O yang setelah dilakukan study phase atau tahap penelitian Siswa digolongkan menurut  jenis-jenis PPKS yaitu anak dengan berkebutuhan khusus. Oleh karena itu praktikan me menggunakan metode case work pada intervensi mikro untuk mengembalikan keberfungsian klien.Skidmore Thackeray, dan Farley (1994) menggunakan proses casework menjadi empat tahapan dilihatdari relasi antara therapist (pihak yang melakukan terapi) atau caseworker dengan kliennya sebagai berikut:<\/p>\n<p> Tahapan awalnya yaitu dengan melakukan study phase (penelitian), Pada tahap ini klien mulai menjalin relasi dengan caseworker. Ditahap inilah proses penjalinan relasi (engagement) antara klien dan caseworker mulai dikembangkan. Untuk pelaksanaannya dilakukan oleh praktikan dan klien di ruangan kelas di saat jam istirahat. Tidak adanya teman klien, membuat praktikan bisa berkomunikasi secara bebas dengan klien. Namun, awalnya klien juga sulit untuk di ajak berkomunikasi, setelah d beberapa hari di sapa dan dilakukan oleh praktikan akhirnya klien mulai berani berinteraksi dengan praktikan. Selama satu bulan pertama praktikan hanya melakukan tegur sapa dengan klien. Setelah di rasa ada komunikasi yang baik, praktikan mencoba berbincang dengan klien. Bertanya hal-hal sederhana. Kemudian mulai bertanya hal yang mengarah ke personal klien. Seperti &#8220;kenapa klien kurang bergaul? &#8221; &#8220;Kenapa klien kurang aktif dalam pembelajaran? &#8220;. <\/p>\n<p>Setelah ada komunikasi yang baik, yaitu klien sudah merasa nyaman menyendiri dan memang untuk kognitif klien kurang maka  praktikan melanjutkan tahapan metode untuk mengembalikan keberfungsian klien. Tahap kedua yaitu tahap  Pengkajian (Assesment Phase),Dari pengkajian (assessment) yang dilakukan diharapkan akan menghasilkan berbaggai macam bentuk terapi ataupun treatment tergantung pada kebutuhan dan keunikan masing-masing klien. Karena bidang dari program ini adalah bidang kependidikan maka praktikan mengkolaborasikan program kampus mengajar dengan peran pekerja sosial yaitu sebagai educator. Masalah utama klien adalah dibidang sosial dan pendidikan. Oleh karena itu praktikan melakukan program balistung untuk mendukung pendidikan klien dan juga berperan sebagai teman dekat klien agar klien bisa lebih terbuka dengan orang-orang di sekitarnya. Ketiga tahap intervensi, Caseworker dalam proses terapi yang dikembangkan melakukan proses diskusi untuk melakukan pemilihan alternatif pemecahan masalah bersama kliennya. Praktikan mengarahkan klien dan mengajari klien. Program balistung di lakukan pada waktu sore hari. Hal ini bertujuan agar klien bisa bebas dalam melakukan metode belajar yang ia suka tanpa takut adanya penilaian. Praktikan juga dibantu oleh mahasiswa jurusan kependidikan satu tim dengan praktikan. Tahap terakhir yaitu terminasi, yaitu tahap pemutusan hubungan antara klien dengan praktikan. Tahap ini di tempuh karena alasan pertamanya klien audah dianggap lebih terbuka dalam berkomunikasi dan belajar selain itu untuk pelaksanaan program pun sudah usai. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Kampus Mengajar merupakan kanal pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus selama satu semester guna melatih kemampuan menyelesaikan permasalahan yang kompleks dengan menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam pembelajaran, pengembangan strategi, dan model pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Dalam prakteknya, praktikan ditugaskan bersama tim di salah satu SMP [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-15137","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15137","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15137"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15137\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15137"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15137"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15137"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}