{"id":14888,"date":"2024-06-10T18:14:14","date_gmt":"2024-06-10T10:14:14","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=14888"},"modified":"2024-06-10T18:14:14","modified_gmt":"2024-06-10T10:14:14","slug":"peran-hubungan-masyarakat-lembaga-bimba-melalui-program-magang-ilmu-komunikasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/peran-hubungan-masyarakat-lembaga-bimba-melalui-program-magang-ilmu-komunikasi\/14888\/","title":{"rendered":"Peran Hubungan Masyarakat Lembaga biMBA melalui Program Magang Ilmu Komunikasi"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/IMG_9299.png\" alt=\"\" width=\"445\" height=\"284\" class=\"aligncenter size-full wp-image-14889\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/IMG_9299.png 445w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/IMG_9299-300x191.png 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/IMG_9299-150x96.png 150w\" sizes=\"(max-width: 445px) 100vw, 445px\" \/><\/p>\n<p>JurnalPost.com &#8211; Kegatan magang merupakan kegiatan wajib mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Kegiatan magang reguler dimulai pada tanggal 12 Maret 2024 dan berlangsung selama 2 bulan. Mahasiswi Ilmu Komunikasi melakukan kegiatan magang dengan posisi sebagai Hubungan Masyarakat atau humas yang dilaksanakan di salah satu Lembaga Pendidikan biMBA AIUEO. Kegiatan magang ini diawali oleh perkenalan dan sosialisasi lingkungan magang oleh kepala bagian pada minggu pertama saat dimulainya kegiatan magang. biMBA AIUEO merupakan sebuah Lembaga Pendidikan yang mengajarkan baca tulis hitung kepada anak berusia 3-6 tahun. Selain mendengarkan pengarahan oleh kepala bagian, mahasiswi juga masuk ke dalam kelas-kelas untuk melihat lebih jelas sistem pembelajaran yang digunakan oleh Lembaga tersebut.<\/p>\n<p>Ada beberapa hal yang dipelajari oleh mahasiswi magang. Salah satunya yaitu mengenai teori empat model PR yang dikembangkan oleh james E. Gruning dan Todd Hunt. Dalam teorinya, mengatakan ada 4 model dalam strategi PR. Model yang pertama adalah model pers publisitas yaitu model yang berfokus pada penyebaran informasi untuk mndapatkan perhatian media yang seringkali menggunakan pendekatan sepihak dan tanpa memperhatkan kebenaran informasi. Selama magang, mahasiswi terlibat dalam pembuatan media yang bertujuan untuk meningkatkan visibilitas perusahaan. <\/p>\n<p>Model yang kedua adalah model informasi publik yang menekankan pada penyebaran informasi yang akurat dan faktual dengan komunikasi satu arah dari organisasi ke publik. Mahasiswi bertugas menyusun berbagai materi komunikasi, seperti artikel untuk caption feed instagram, yang bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas dan faktual kepada publik. Praktik ini sejalan dengan model informasi publik, di mana transparansi dan akurasi informasi sangat diutamakan. <\/p>\n<p>Model yang ketiga adalah model asimetris dua arah yang Dimana suatu organisasi berusaha memperngaruhi pubik dengan penelitian dan umpan balik yang digunakan untuk menyesuaikan pesan, tetapi tetap mengutamakan kepentingan organisasi. Dalam kegiatannya, mahasiswi melakukan survei dan analisis umpan balik dari orang tua murid untuk memahami persepsi mereka terhadap sistem pembelajaran. <\/p>\n<p>Data ini kemudian digunakan untuk menyusun strategi komunikasi yang lebih efektif, namun tetap berfokus pada tujuan dan keuntungan instansi. Model yang tekahir adalah model simetris dua arah yang mengedepankan komunikasi dua arah yang seimbang dan timbal balik, dimana organisasi dan public saling mempengaruhi dan berusaha mencapai pemahaman bersama. Mahasiswi berpartisipasi dalam berinteraksi dengan orang tua murid. Melalui interaksi yang penulis laksanakan, instansi dapat mengetahui kebutuhan dan kekhawatiran publik, serta berupaya untuk mencapai solusi yang saling menguntungkan. <\/p>\n<p>Pendekatan ini menunjukkan upaya instansi untuk membangun hubungan yang harmonis dengan publik. Menurut mahasiswa tersebut, BIMBA AIUEO mempunyai sistem yang sangat menarik karena tak hanya belajar, namun para murid juga diajak bermain dengan alat permainan yang disediakan di setiap kelasnya, alat permainan yang tersedia pun juga dapat membantu anak dalam meningkatkan fokus mereka. <\/p>\n<p>Tugas yang diberikapun juga sesuai dengan minat yang ia ambil. Seperti bersosialisasi dengan orang tua para murid, merekap pembayaran, menjelaskan sistem pendaftaran dan pembelajaran kepada orang tua calon murid yang bertanya-tanya dahulu sebelum mendaftar. \u201cguru-guru disini juga sangat ramah, mereka bisa meng-handle anak kecil yang notabene nya masih belum sekolah. Waktu magang pun terasa sangat menyenangkan karna bisa lihat-lihat anak-anak kecil yang lucu-lucu\u201d<\/p>\n<p>Mahasiswi Ilmu Komunikasi Untag tersebut berharap kegiatan magang ini dapat bermanfaat bagi berbagai pihak terkhusus biMBA AIUEO dan program studi Ilmu Komunikasi Untag Surabaya. <\/p>\n<p>Harapannya kedepan adalah ia juga bisa menjadikan pengalaman magang ini menjadi pengalaman yang berharga dan bisa dijadikan pembelajaran kedepan Ketika sudah masuk ke dalam dunia pekerjaan yang sesungguhnya.<br \/>\n\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Kegatan magang merupakan kegiatan wajib mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Kegiatan magang reguler dimulai pada tanggal 12 Maret 2024 dan berlangsung selama 2 bulan. Mahasiswi Ilmu Komunikasi melakukan kegiatan magang dengan posisi sebagai Hubungan Masyarakat atau humas yang dilaksanakan di salah satu Lembaga Pendidikan biMBA AIUEO. Kegiatan magang ini diawali oleh perkenalan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-14888","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14888","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14888"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14888\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14888"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14888"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14888"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}