{"id":1488,"date":"2023-07-04T09:26:14","date_gmt":"2023-07-04T01:26:14","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=1488"},"modified":"2023-07-04T09:26:14","modified_gmt":"2023-07-04T01:26:14","slug":"strategi-peningkatan-kerapian-perpustakaan-sebagai-daya-tarik-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/strategi-peningkatan-kerapian-perpustakaan-sebagai-daya-tarik-masyarakat\/1488\/","title":{"rendered":"Strategi Peningkatan Kerapian Perpustakaan sebagai Daya Tarik Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p>Oleh: <strong>Raden Adjeng Ayu Mutiara Herda Azzahra<\/strong> mahasiswa  <strong>UIN Syarif Hidayatullah<\/strong><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Kerapian. Apa sih yang muncul dalam benak kita ketika mendengar kerapian? Tertata, apik, dan senang dipandang, bukan? Karena kerapian mempunyai dampak sangat banyak. Di dunia sudah banyak sekali kerapian yang diterapkan di berbagai lingkungan salah satunya lingkungan perpustakaan.<\/p>\n<p>Perpustakaan adalah tempat di mana masyarakat sering kunjungi untuk mencari sesuatu yang berkaitan dengan ilmu apa pun. Perpustakaan menyediakan koleksi berbagai buku dan majalah, lalu selain pengunjung datang untuk mencari narasumber yaitu karena tempat yang rapi. Kerapihan pada perpustakaan bisa memicu masyarakat merasa nyaman.<\/p>\n<p>Mengapa kerapian dibutuhkan? Salah satu yang dapat diambil yaitu sebagai daya tarik masyakat. Mengapa? Dengan kerapian mata kita akan terasa rileksasi karena buku-buku yang tertata rapi dan terasa nyaman.<\/p>\n<p>Terdapat beberapa faktor mengapa manusia menyukai kerapian perpustakaan<\/p>\n<p>1. <strong>Indah dilihat<\/strong><br \/>\nOrang suka kerapian karena indah diliat dibanding melihat tempat yang kotor<\/p>\n<p>2. <strong>Menciptakan produktivitas yang fokus<\/strong><br \/>\nSaat kita mengerjakan sesuatu tidak akan merasa terganggu karena sekitarnya rapi atau tidak bau<\/p>\n<p>3. <strong>Disiplin<\/strong><br \/>\nOrang dengan pikiran yang terorganisasi bisa berdampak baik untuk dirinya.<\/p>\n<p>4.<strong> Tidak bingung mencari buku<\/strong><br \/>\nDengan buku di perpustakaan di susun dengan baik dan sesuai dengan tempatnya seperti letak dan nomor buku nya, pengunjung tidak akan merasa bingung dan tidak memakan waktu yang lama.<\/p>\n<p>Suatu perpustakaan akan berjalan dengan baik apabila diterapkan strategi-strategi yang bisa menarik pemustaka untuk mendatangi perpustakaan. Salah satu acuannya karena ketertarikan, ketertarikan bisa dari segi tempat, lokasi, kerapian, koleksi yang bagus. Dan ketertarikan yang bisa mengahsilkan kepuasan karena sudah ditemuinya koleksi yang dicari.<\/p>\n<p>Terdapat banyak cara untuk meningkatkan kerapihan perpustakaan yaitu:<br \/>\n1. <strong>Mengoptimalkan kebersihan<\/strong><br \/>\nKita sebagai masyarakat perpustakaan pasti senang dengan lingkungan yang bersih, tidak dengan ruangan yang pengap, sem karena lingkungannya bersih jadi saat kita sedang mengerjakan sesuatu dapat dikerjakan dengan tenang.<\/p>\n<p>2. <strong>Membedakan fasilitas untuk penyandang disabilitas<\/strong><br \/>\nUntuk masyarakat yang disabilitas dan bisa tetap mendapatkan buku yang dicari, bisa ditingkatkan dengan mengadakan rak buku khusus disabilitas. Namun rak disabilitas juga berbeda-beda, diantaranya:<\/p>\n<p>a. <strong>Disabilitas fisik<\/strong><br \/>\nDisabilitas sensorik adalah disabilitas yang mengalami keterbatasan dalam pengunaan organ tubuhnya. Nah untuk disabilitas seperti ini, contoh penataan rak bukunya dengan penataan rak sebanyak 2 ata 3 tingkat lalu memanjang ke samping guna agar mempermudah penyandang disabilitas untuk meraih buku yang dicarinya.<\/p>\n<p>b. <strong>Disabilitas sensorik<\/strong><br \/>\npenyandang disabilitas sensorik adalah keterbatasan yang salah satu indranya tidak berfungsi. Untuk disabilitas sensorik dapat dibantu dengan memberi tanda untuk setiap bukunya sehingga mempermudah dalam mendapatkan buku yang dicarinya.<br \/>\nItu merupakan contoh fasilitas perpustakaan bagi penyandang disabilitas, namun untuk memenuhi fasilitas-fasilitas seperti itu diperlukan kerja sama komunikasi antara perpustakaan dengan pusat ahli disabilitas agar terjamin aman dan terpenuhi dengan baik.<\/p>\n<p>2. <strong>Menerapkan kebijakan<\/strong><br \/>\nPerputakaan baiknya selain menata buku dengan rapi yaitu dengan menerapkan kebijakan seperti pertanggung jawaban peminjam untuk para pustakawan agar mengembalikan buku ke tempat semula setelah membaca buku tersebut.<\/p>\n<p>3. <strong>Dari segi perawatan<\/strong><br \/>\nsetelah membahas tentang strategi kerapihan perpus, mari kita membahas tentang faktor yang dapat mengurangi kerapihan perpustakaan diantaranya kerusakan. Kerusakan pada buku fisik maupun non fisik perpustakaan yang sering dijumpai juga mempunyai sebab yang berbeda-beda.<\/p>\n<p>a. <strong>Faktor Internal<\/strong> (Manusia)<br \/>\nFaktor manusia disebut dengan salah penanganan. Untuk koleksi fisik seperti peminjam yang secara tanggung jawab meminjam dengan baik dan terawat sehingga dikembalikan dengan kondisi yang baik. Dari faktor manusia juga ada yang salah penanganan dari segi penyusunan yang mungkin terlalu padat sehingga selalu bergesekan dan menimbulkan robek baik bentuk yang kecil maupun besar. Lalu perpindahan rak yang bisa merusak jilid buku. Dan yang terakhir saat peletakan tempat yang mungkin terkena matahari yang tingkat panasnya bisa membuat jilid terkelupas. Dan jenis<\/p>\n<p>b. <strong>Faktor eksterna<\/strong>l (Lingkungan)<br \/>\nini terjadi pada kelembapan tempat yang harusnya diukur sesuai kekuatan buku fisik yang harus di tentukan agar tidak rusak.<br \/>\n<strong>Faktor alam<\/strong><br \/>\nFaktor kerusakan untuk segaka jenis bentuk koleksi bisa hancur bila dipicu oleh bencana alam yang kita tidak ketahui kapan saja datang.<\/p>\n<p>Itulah beberapa strategi yang dapat kita kembangkan utnuk meningkatkan kerapihan perpustakaan sebagai daya tarik masyarakat. Dan juga cara untuk menghindari kerusakan yang perlu di prioritaskan untuk kenyamanan bersama. Karena kerapihan perpustakaan dimulai dari penataan koleksi nya. Saya berharap untuk pustakawan yang membaca atau meminjam koleksi dari perpustakaan untuk dapat diajak bersama dengan mengikuti alur kebijakan yang sudah diadakan oleh perpustakaan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Raden Adjeng Ayu Mutiara Herda Azzahra mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah JurnalPost.com &#8211; Kerapian. Apa sih yang muncul dalam benak kita ketika mendengar kerapian? Tertata, apik, dan senang dipandang, bukan? Karena kerapian mempunyai dampak sangat banyak. Di dunia sudah banyak sekali kerapian yang diterapkan di berbagai lingkungan salah satunya lingkungan perpustakaan. Perpustakaan adalah tempat di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1489,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1488","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1488","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1488"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1488\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1489"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}