{"id":14201,"date":"2024-05-11T18:56:32","date_gmt":"2024-05-11T10:56:32","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=14201"},"modified":"2024-05-11T18:56:32","modified_gmt":"2024-05-11T10:56:32","slug":"ancaman-tornado-sang-pembawa-kehancuran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/ancaman-tornado-sang-pembawa-kehancuran\/14201\/","title":{"rendered":"Ancaman Tornado Sang Pembawa Kehancuran"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_14202\" aria-describedby=\"caption-attachment-14202\" style=\"width: 628px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Gambar1-11.png\" alt=\"\" width=\"628\" height=\"322\" class=\"size-full wp-image-14202\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Gambar1-11.png 628w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Gambar1-11-300x154.png 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Gambar1-11-150x77.png 150w\" sizes=\"(max-width: 628px) 100vw, 628px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14202\" class=\"wp-caption-text\">Potret puting beliung di perbatasan Bandung-Sumedang<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>BANDUNG, JurnalPost.com<\/strong> \u2013 Tornado adalah fenomena cuaca yang ditandai dengan adanya pusaran angin yang kuat dan berputar-putar dengan cepat. Fenomena yang disebut Tornado ini terjadi di Bandung, Jawa Barat. Fenomena ini telah menyebabkan kerusakan yang signifikan pada bangunan dan infrastruktur. Tornado ini terjadi pada Rabu, 21 Februari 2024, dan melanda lima kecamatan di Jawa Barat yaitu Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kecamatan Rancaekek, Kecamatan Cicalengka, dan Kabupaten Bandung.<\/p>\n<p>Dipastikan wilayah Rancaekek terdapat ratusan rumah yang mengalami kerusakan. Berdasarkan datanya ada total 497 rumah yang rusak dalam bencana tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Ada 223 rumah yang kategori rusak berat. Kemudian ada 208 rumah yang kategori rusak sedang dan 66 yang rusak ringan,&#8221; jelasnya. <\/p>\n<p>Sementara itu, Kasi Darurat Logistik BPBD Kabupaten Bandung Asep Mahmud mengaku tercatat setidaknya ada ratusan jiwa yang terdampak peristiwa tersebut. Kata dia, saat ini masih dalam penanganan dari petugas.<\/p>\n<p>&#8220;Dari dampak tersebut seperti kita ketahui bahwa ada 1.308 jiwa, 422 KK, 223 bangunan rusak berat, 208 bangunan rusak sedang dan 66 adalah rusak ringan seperti itu,&#8221; kata Asep.<\/p>\n<p>Tornado ini juga berdampak pada lalu lintas di daerah yang terkena, dengan pohon tumbang yang menghalangi jalan dan merusak kios-kios pinggir jalan. Akibat tornado ini, terjadi kemacetan lalu lintas di jalan-jalan utama karena pohon tumbang dan puing-puing dari pabrik yang rusak. Tornado ini juga menyebabkan 33 orang terluka dan membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit. Otoritas setempat masih melakukan penilaian terhadap tingkat kerusakan dan jumlah individu yang terkena dampak.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka dan RSUD Kesehatan Kerja,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Perlu dicatat bahwa tornado di Bandung tidak dapat dibandingkan dengan tornado besar yang sering terjadi di Amerika Serikat. Kecepatan angin yang tercatat selama tornado di Bandung adalah 36 km\/jam, jauh lebih rendah dibandingkan dengan kecepatan angin yang biasanya terkait dengan tornado di Amerika Serikat. Di Indonesia, fenomena cuaca serupa disebut puting beliung, yang memiliki kecepatan angin yang lebih rendah dan dampak yang kurang parah dibandingkan dengan tornado besar.<\/p>\n<p>Kejadian tornado ini telah mendorong penelitian lebih lanjut tentang dampak perubahan iklim dan peristiwa cuaca ekstrem di wilayah tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah aktif mengkoordinasikan upaya tanggap darurat dan memastikan keselamatan warga yang terkena dampak. BPBD juga bekerja sama dengan otoritas setempat di tingkat kecamatan dan desa untuk memberikan bantuan dan dukungan segera kepada masyarakat yang terkena dampak.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini personil gabungan TNI, Polri, berserta BPBD ada sejumlah 150 yang turut membersihkan, baik itu di jalan raya maupun di perumahan-perumahan agar kehidupan masyarakat bisa segera pulih berangsur-angsur,&#8221; ujar Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo di Griya Permata Raya, Desa Nanjung Mekar, Rancaekek, Kamis (22\/2\/2024).<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, tornado di Bandung telah menyebabkan kerusakan yang signifikan pada bangunan dan infrastruktur, serta melukai beberapa individu. Otoritas setempat sedang merespons situasi ini dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak. Kejadian tornado ini menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut tentang dampak perubahan iklim dan peristiwa cuaca ekstrem di wilayah tersebut.<\/p>\n<p>Penulis :<br \/>\n<strong>1.\tNanda Erma<br \/>\n2.\tSherli Dara<br \/>\n3.\tMuhammad Rizkal<br \/>\n4.\tGrace Natalia S.E., M.Si.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNG, JurnalPost.com \u2013 Tornado adalah fenomena cuaca yang ditandai dengan adanya pusaran angin yang kuat dan berputar-putar dengan cepat. Fenomena yang disebut Tornado ini terjadi di Bandung, Jawa Barat. Fenomena ini telah menyebabkan kerusakan yang signifikan pada bangunan dan infrastruktur. Tornado ini terjadi pada Rabu, 21 Februari 2024, dan melanda lima kecamatan di Jawa Barat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-14201","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14201","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14201"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14201\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14201"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14201"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14201"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}