{"id":14087,"date":"2024-05-08T10:23:19","date_gmt":"2024-05-08T02:23:19","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=14087"},"modified":"2024-05-08T10:23:19","modified_gmt":"2024-05-08T02:23:19","slug":"decoding-data-berpikir-kritis-dalam-analisis-data-sains-di-era-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/decoding-data-berpikir-kritis-dalam-analisis-data-sains-di-era-digital\/14087\/","title":{"rendered":"Decoding Data: Berpikir Kritis dalam Analisis Data Sains di Era Digital"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_14088\" aria-describedby=\"caption-attachment-14088\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Gambar1-18.jpg\" alt=\"\" width=\"602\" height=\"401\" class=\"size-full wp-image-14088\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Gambar1-18.jpg 602w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Gambar1-18-300x200.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Gambar1-18-150x100.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 602px) 100vw, 602px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14088\" class=\"wp-caption-text\">Sumber : Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Di tengah keberlimpahan informasi di era digital, kemampuan berpikir kritis menjadi lebih penting dari sebelumnya. Tanpa disadari, segala informasi yang kita temui baik itu benar maupun salah, utuh maupun penggalan, dapat membentuk pandangan dan keputusan kita sehari-hari. Dan kumpulan informasi tersebut dapat dinamai data.<\/p>\n<p>Sayangnya, tanpa sempat memahami bagaimana peran informasi yang ada, terlalu sering kita terjebak dalam asumsi pemikiran sendiri tanpa dasar yang kuat.<\/p>\n<p><strong>Pentingnya Data dalam Berpikir Kritis<\/strong><\/p>\n<p>Data menjadi hal yang penting dalam berpikir kritis. Dalam era digital, setiap interaksi teknologi dengan manusia akan menghasilkan data yang besar dan beragam.<br \/>\nPerkembangan data sains dalam beberapa waktu terakhir ini juga telah mengubah sudut pandang kita tentang memahami dan memanfaatkan data.<\/p>\n<p>Kumpulan data tersebut memberikan fondasi yang kokoh untuk memahami konteks permasalahan dan menemukan solusi yang efektif. Dengan data yang akurat, kita dapat menghindari membuat asumsi yang berpotensi salah dan menghasilkan argumen yang lebih kuat.<\/p>\n<p>Berpikir kritis membantu kita membuat keputusan yang lebih bijaksana. Dalam setiap langkah perjalanan hidup, kita dihadapkan pada pilihan yang membutuhkan evaluasi rasional untuk mencapai tujuan sesuai dengan prinsip kita. Berpikir kritis juga memungkinkan kita mengatasi konflik dan masalah dengan mengidentifikasi akar permasalahan dan mengambil tindakan yang efektif.<\/p>\n<p><strong>Algoritma : Tantangan Di Era Digital<\/strong><\/p>\n<p>Masalah-masalah tersebut semakin kompleks di era digital saat ini. Tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi memiliki pengaruh besar dalam berbagai aspek kehidupan kita pada zaman ini. Sebagai contoh, penggunaan algoritma dalam media sosial bisa memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan mental, pandangan diri, dan pemahaman tentang realitas. Hal ini disebabkan oleh kemampuan algoritma untuk menyajikan konten yang sesuai dengan preferensi kita, yang cenderung mempersempit lingkup informasi dan memperkuat bias yang ada.<\/p>\n<p>Dalam hal pengambilan keputusan, algoritma juga punya andil. Mereka bisa memengaruhi pilihan kita. Dan bahayanya, potensi manipulasi dan bias dalam algoritma tersebut dapat berdampak pada keputusan yang kita buat. Oleh karena itu, berpikir kritis menjadi kemampuan yang penting untuk mengenali manipulasi dan membuat keputusan yang lebih cerdas dan bebas dari pengaruh luar.<\/p>\n<p><strong>Data Sains: Landasan Kuat untuk Pengambilan Keputusan<\/strong><\/p>\n<p>Dalam menghadapi pengaruh teknologi dengan lebih bijaksana kita perlu untuk mengetahui cara melihat data dengan benar, yang dapat dipelajari dalam data sains.<\/p>\n<p>Data sains adalah disiplin ilmu yang melibatkan pemahaman, pengumpulan, analisis, visualisasi, dan interpretasi data untuk menghasilkan informasi yang berguna. Dalam konteks berpikir kritis, data sains memainkan peran kunci dalam menyediakan landasan yang kuat untuk pengambilan keputusan yang berbasis bukti.<\/p>\n<p>Keunggulan data sains terletak pada kemampuannya untuk mengubah data mentah menjadi wawasan yang mendalam, membantu kita mengidentifikasi pola, tren, dan hubungan yang mungkin terlewatkan dalam pengamatan biasa. Data sains juga membantu kita menghindari kesalahan penilaian yang mungkin timbul akibat asumsi yang tidak berdasar.<\/p>\n<p>Dengan memanfaatkan teknik seperti machine learning dan analisis prediktif, data sains dapat memberikan prediksi yang akurat dan mendukung perencanaan yang lebih cerdas. Dalam berbagai sektor, mulai dari kesehatan hingga ekonomi, data sains membuka peluang untuk meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan proses, dan meningkatkan keputusan yang diambil.<\/p>\n<p>Selain itu, data sains juga membantu kita dalam merumuskan strategi dan solusi yang lebih efektif. Dengan analisis yang akurat dan pemodelan data yang tepat, kita dapat mengidentifikasi pola, tren, dan hubungan yang mungkin tidak terlihat secara langsung.<\/p>\n<p>Pentingnya data sains juga tercermin dalam kemampuannya untuk memprediksi dan merencanakan masa depan. Dengan memanfaatkan teknik seperti machine learning dan analisis prediktif, kita dapat membuat estimasi yang lebih akurat dan membuat keputusan yang lebih cerdas.<\/p>\n<p>Hal inilah yang menyebabkan ilmu data sains kini berperan penting seiring dengan semakin meluasnya data di seluruh dunia, karena hampir semua lini kehidupan saat ini tidak terlepas dari yang namanya sebuah data.<\/p>\n<p>Mengintegrasikan berpikir kritis dengan analisis data sains di era digital menjadi landasan penting dalam pengambilan keputusan yang baik dan berbasis fakta. Tanpa keterampilan berpikir kritis, kita dapat terjebak dalam asumsi dan manipulasi yang mungkin terjadi dalam lingkungan teknologi seperti algoritma pada media sosial.<\/p>\n<p>Penulis : <strong>Aisya Rizkya Hidayah<br \/>\nMahasiswa S1 Teknologi Sains Data Angkatan 2023, Universitas Airlangga<\/strong><\/p>\n<p><strong>Referensi<\/strong> :<br \/>\n<em>\u25cf\tBRIN &#8211; Badan Riset dan Inovasi Nasional. (n.d.). BRIN &#8211; Badan Riset Dan Inovasi Nasional.<br \/>\nhttps:\/\/www.brin. go.id\/news\/117463\/kerja-sama-analisis-data-algoritma-hingga-iot-br in-tekankan-pemanfaatan-data-science<br \/>\n\u25cf\tDi Era Digital, Data Sains Berperan dalam Proses Pengambilan Keputusan. (2023, September 29). Universitas Padjadjaran.<br \/>\nhttps:\/\/www.unpad .ac.id\/2023\/09\/di-era-digital-data-sains-berperan-dalam-proses-pen gambilan-keputusan\/<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Di tengah keberlimpahan informasi di era digital, kemampuan berpikir kritis menjadi lebih penting dari sebelumnya. Tanpa disadari, segala informasi yang kita temui baik itu benar maupun salah, utuh maupun penggalan, dapat membentuk pandangan dan keputusan kita sehari-hari. Dan kumpulan informasi tersebut dapat dinamai data. Sayangnya, tanpa sempat memahami bagaimana peran informasi yang ada, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[184],"tags":[],"class_list":["post-14087","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14087","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14087"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14087\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14087"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14087"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14087"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}