{"id":13943,"date":"2024-02-25T20:38:44","date_gmt":"2024-02-25T12:38:44","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=13943"},"modified":"2024-05-03T20:41:40","modified_gmt":"2024-05-03T12:41:40","slug":"pengenalan-kampung-wisata-ekologi-temas-kepada-tim-bina-desa-awalnya-untuk-masyarakat-bukan-pariwisata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/pengenalan-kampung-wisata-ekologi-temas-kepada-tim-bina-desa-awalnya-untuk-masyarakat-bukan-pariwisata\/13943\/","title":{"rendered":"Pengenalan Kampung Wisata Ekologi Temas Kepada Tim Bina Desa: Awalnya Untuk Masyarakat, Bukan Pariwisata"},"content":{"rendered":"<p>Penulis: <strong>Moch. Angga Prastya, An Nisa Nur Rohma, Dinda Kusumawati, Alfina Amanda Rahmadini, Dinnar Putri Purwanti<\/strong><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Bina Desa adalah salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang dikembangkan oleh Program Studi Pariwisata UPN \u201cVeteran\u201d Jawa Timur untuk mendayagunakan potensi sumber daya yang ada untuk pembangunan desa. Melalui program ini, desa akan mendapatkan bantuan sumber daya manusia dalam menggali potensi masyarakat dari berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat serta memperoleh solusi untuk mempercepat pembangunan. Konsep desa wisata sebagai salah satu jenis pariwisata memang sangat populer belakangan ini. Tidak terkecuali di Kota Batu, yang terkenal sebagai kota wisata. Disini terdapat sebuah desa wisata yang mengusung konsep ekologi dalam pengembangannya. Berada di RW 06 Kelurahan Temas tepatnya di daerah Besul, bernama Kampung Wisata Ekologi Temas (Batu Into Green).<\/p>\n<figure id=\"attachment_13945\" aria-describedby=\"caption-attachment-13945\" style=\"width: 411px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Gambar1-2.png\" alt=\"\" width=\"411\" height=\"231\" class=\"size-full wp-image-13945\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Gambar1-2.png 411w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Gambar1-2-300x169.png 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Gambar1-2-150x84.png 150w\" sizes=\"(max-width: 411px) 100vw, 411px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13945\" class=\"wp-caption-text\">Gapura Pintu Masuk Kampung Ekologi Temas<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kampung Wisata Ekologi Temas menawarkan konsep ekologi khususnya pada pengelolaan sampah, limbah rumah tangga, dan pemanfaatannya dalam aksi mengurangi dampak negatif sampah pada lingkungan. Dirintis sejak 2014, kampung ini telah menorehkan sejumlah prestasi dan kunjungan besar dari dalam maupun luar negeri. Berbagai inovasi juga dilakukan melalui penambahan atraksi wisata berupa hiasan dinding di lorong-lorong gang, tanaman hias di setiap rumah warga, peternakan, persawahan, kebun tanaman organik, hingga kelas pengolahan sampah oleh masyarakat.<\/p>\n<figure id=\"attachment_13944\" aria-describedby=\"caption-attachment-13944\" style=\"width: 418px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Gambar2-1.png\" alt=\"\" width=\"418\" height=\"313\" class=\"size-full wp-image-13944\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Gambar2-1.png 418w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Gambar2-1-300x225.png 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Gambar2-1-150x112.png 150w\" sizes=\"(max-width: 418px) 100vw, 418px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13944\" class=\"wp-caption-text\">Salah satu ikon Kampung Ekologi Temas<\/figcaption><\/figure>\n<p>Bu Yul, sebagai salah satu pengurus wisata kampung ekologi ini mengatakan bahwa konsep Kampung wisata sebelumnya belum pernah terpikirkan atau tercetus darinya dan warga lain. Mereka hanya ingin menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Mereka memiliki kesadaran dengan perubahan iklim di Kota Batu yang disebabkan oleh urbanisasi dan industrialisasi. Hal tersebut juga ditegaskan kembali dalam Peraturan Daerah Kota Batu Nomor 7 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Tata Ruang Dan Wilayah (RTRW) Kota Batu Tahun 2010-2030.<\/p>\n<p>Berangkat dari situ, warga RW 06 kelurahan Temas bertekad untuk menciptakan lingkungan yang asri dan membuat lingkungan masyarakatnya kembali pada alam. Salah satu program unggulan kampung wisata ini adalah kegiatan Bank Sampah. Di dalamnya masyarakat dapat memilah sampah dan menjual sampah anorganik untuk kemudian dimanfaatkan menjadi barang yang lebih berguna. Selain itu juga terdapat pelatihan komposting yang dijalankan oleh mereka, dalam rangka pengolahan sampah basah\/organik. Berkat tekad dan niat yang baik masyarakat, tercetuslah wisata kampung ekologi sebagai daya tarik wisata dan kerap menjadi percontohan bagi kampung-kampung lain. (prs)<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.upnjatim.ac.id\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">https:\/\/www.upnjatim.ac.id\/<\/a><br \/>\n<a href=\"https:\/\/lppm.upnjatim.ac.id\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">https:\/\/lppm.upnjatim.ac.id\/ <\/a><br \/>\n<a href=\"https:\/\/fisip.upnjatim.ac.id\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">https:\/\/fisip.upnjatim.ac.id\/ <\/a><br \/>\n<a href=\"https:\/\/pariwisata.upnjatim.ac.id\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">https:\/\/pariwisata.upnjatim.ac.id\/<\/a> <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis: Moch. Angga Prastya, An Nisa Nur Rohma, Dinda Kusumawati, Alfina Amanda Rahmadini, Dinnar Putri Purwanti JurnalPost.com &#8211; Bina Desa adalah salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang dikembangkan oleh Program Studi Pariwisata UPN \u201cVeteran\u201d Jawa Timur untuk mendayagunakan potensi sumber daya yang ada untuk pembangunan desa. Melalui program ini, desa akan mendapatkan bantuan sumber [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[187,185,186,188],"class_list":["post-13943","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-travel","tag-binadesa","tag-desawisata","tag-kampungekologitemas","tag-pariwisata"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13943","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13943"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13943\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13943"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13943"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13943"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}