{"id":13851,"date":"2024-04-28T13:37:15","date_gmt":"2024-04-28T05:37:15","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=13851"},"modified":"2024-04-28T13:37:15","modified_gmt":"2024-04-28T05:37:15","slug":"implementasi-ilmu-komunikasi-dalam-program-magang-di-sekretariat-daerah-sidoarjo-dalam-bidang-komunikasi-pimpinan-dan-protokol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/implementasi-ilmu-komunikasi-dalam-program-magang-di-sekretariat-daerah-sidoarjo-dalam-bidang-komunikasi-pimpinan-dan-protokol\/13851\/","title":{"rendered":"Implementasi Ilmu Komunikasi dalam Program Magang di Sekretariat Daerah Sidoarjo Dalam Bidang Komunikasi Pimpinan dan Protokol"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.co<\/strong>m &#8211; Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, magang tersebut tentunya merupakan sarana penerapan pembelajaran dikelas dengan terjun di Sekretariat Daerah Sidoarjo dalam Bidang Komunikasi Pimpinan dan Protokol, yang sangat relevan dalam bidang keilmuan yang telah ditempuh dari awal perkuliahan hingga saat ini. Magang ini merupakan bagian dari komitmen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dalam menawarkan pengalaman praktis di dunia kerja melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).Perkenalkan, saya Alriando Eriansyah Jalasena. <\/p>\n<p>Mahasiswa Aktif  Semester 6 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Prodi Ilmu Komunikasi. Kegiatan magang ini berlangsung dengan kurun waktu 1 bulan, dimulai sejak 1 Ferbruari 2024 dengan jam kerja dimulai dari jam 07.00 hingga 16.00 dan berakhir periode magang pada 25 Maret 2024.<\/p>\n<p>Pemilihan magang dibidang PROKOPIM ini merupakan salah satu wadah untuk penerapan pemberlajaran mata kuliah yang relevan dengan bidang Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta sesuai dengan peminatan yang saya tempuh saat ini yaitu Public relation, banyak sekali ilmu baru yang di dapat dalam bidang kehumasan tentunya saya juga turut serta dalam berbagai kegiatan yang dimana sering difokuskan pada hadirnya Bapak Bupati Sidoarjo, tidak hanya bidang kehumasan saja dalam magang kali ini juga belajar banyak hal, seperti online journalism,dan Graphic design. Serta pada bagian PROKOPIM juga memiliki sebuah korelasi pada teori dasar -dasar kehumasan serta public speaking, yang memberi sebuah kepemahaman dengan melaksakan sebuah praktik langsung kepada masyarakat dan para pimpinan daerah.<\/p>\n<p>Melalui magang ini, saya tidak hanya memperoleh pengetahuan praktis dalam bidang komunikasi, tetapi juga mengembangkan keterampilan serta jaringan profesional yang sangat berharga untuk karier masa depan saya. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menetapkan bahwa kegiatan magang adalah bagian integral dari kurikulum dan merupakan syarat kelulusan, selama periode 1 bulan magang di Pemkab Sidoarjo bagian PROKOPIM juga memiliki kesan yang berarti bagi saya pribadi karena bisa begitu dekat dengan Gus Muhdlor serta Gus Iqdam pada rangkaian acara hari jadi Kabupaten Sidoarjo yang dilaksakan bertempat di Mall Pelayanan Publik Sidoarjo serta menerima pemahaman dan praktik langsung dengan khalayak luas dalam sebuah rangkaian event, dan saya ucapakan terimakasih kepada Bapak Pravinska Aldino, S.I.kom., M.I.Kom selaku dosen pembimbing yang telah memberi dukungan, serta Staff  Prokopim Sidoarjo telah mengizinkan saya dalam mengimplementasikan pembelajaran saya selama materi pembelajaran yang senantiasa akan saya gunakan untuk membangun citra diri dan mengembangkan kemampuan yang diperoleh guna terjun dalam dunia pekerjaan nantinya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, magang tersebut tentunya merupakan sarana penerapan pembelajaran dikelas dengan terjun di Sekretariat Daerah Sidoarjo dalam Bidang Komunikasi Pimpinan dan Protokol, yang sangat relevan dalam bidang keilmuan yang telah ditempuh dari awal perkuliahan hingga saat ini. Magang ini merupakan bagian dari komitmen Program Studi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13852,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[49,50,104,105,48,47],"class_list":["post-13851","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-citizen-reporter","tag-ecocampus","tag-kampuskompeten","tag-komunikasiuntag","tag-understandingenpowering","tag-untagsurabayakeren","tag-untukindonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13851","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13851"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13851\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13852"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13851"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13851"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13851"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}