{"id":13705,"date":"2024-04-20T07:14:10","date_gmt":"2024-04-19T23:14:10","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=13705"},"modified":"2024-04-20T07:14:10","modified_gmt":"2024-04-19T23:14:10","slug":"manfaat-mahasiswa-mbkm-di-dispendukcapil-optimalisasi-pelayanan-administrasi-kependudukan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/manfaat-mahasiswa-mbkm-di-dispendukcapil-optimalisasi-pelayanan-administrasi-kependudukan\/13705\/","title":{"rendered":"Manfaat Mahasiswa MBKM di Dispendukcapil: Optimalisasi Pelayanan Administrasi Kependudukan \u00a0"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_6195.jpeg\" alt=\"\" width=\"1003\" height=\"1338\" class=\"aligncenter size-full wp-image-13706\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_6195.jpeg 1003w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_6195-225x300.jpeg 225w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_6195-768x1025.jpeg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_6195-150x200.jpeg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_6195-300x400.jpeg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/IMG_6195-696x928.jpeg 696w\" sizes=\"(max-width: 1003px) 100vw, 1003px\" \/><\/p>\n<p>JurnalPost.com &#8211; Zaman telah berubah, tetapi para pemimpinnya masih orang-orang lama dengan pola pikir lama yang hidup dalam peradaban baru. Dibutuhkan mindset baru, bukan museum (kasali, 2017). Jadi, dibutuhkan inovasi untuk menghadapi perubahan yang cepat melalui kebijakan baru, peraturan baru, strategi bekerja yang baru, bisnis proses yang baru.\u00a0Tujuan dari\u00a0inovasi layanan administrasi kependudukan\u00a0tersebut yaitu menjadikan semua layanan administrasi bersifat mobile-friendly dengan aplikasi murah, mudah dan nyaman dalam genggaman smartphone, memiliki proses layanan yang terbuka dan transparan melalui smartphone nya, produk layanan juga bersifat pribadi, sederhana dan anti ribet. Kehadiran Mahasiswa dalam program (MBKM) di Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) membawa dampak positif yang signifikan dalam optimalisasi pelayanan administrasi kependudukan. Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga bagi mahasiswa yang terlibat dalam pelayanan publik.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nDispendukcapil merupakan lembaga pemerintah yang bertanggung jawab atas administrasi kependudukan, termasuk pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, dan penerbitan dokumen kependudukan seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan Akta Kelahiran. Namun, dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, tantangan dalam memberikan pelayanan yang efisien dan efektif pun semakin besar.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nDalam konteks ini, program MBKM menjadi solusi inovatif yang melibatkan mahasiswa dalam proses pelayanan administrasi kependudukan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Iksan mengatakan \u201cPemkot menyambut baik kehadiran ribuan mahasiswa, diharapkan nantinya para mahasiswa dapat belajar, berkontribusi, dan terjun secara langsung memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat\u201d. Mahasiswa yang terlibat dalam program ini tidak hanya mendapatkan pengalaman praktis dalam pelayanan publik, tetapi juga memberikan kontribusi yang nyata dalam meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat, mahasiswa MBKM di Dispendukcapil Surabayamelaksanakan magang kurang lebih 5 bulan, mulai dari tanggal 16 Februari hingga 30 Juni 2024.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nSalah satu manfaat utama dari kehadiran mahasiswa MBKM di Dispendukcapil adalah peningkatan efisiensi dalam proses pelayanan. Dengan bantuan mahasiswa, proses administrasi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan terorganisir, mengurangi waktu tunggu bagi masyarakat yang membutuhkan layanan. Selain itu, tugas mahasiswa juga turut berkontribusi secara nyata dalam mempermudah proses pengisian formulir, verifikasi dokumen, menjalankan program Kalimasada, mengedukasi warga terkait Adminduk melalui konten, dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang persyaratan administrasi yang diperlukan untuk pengajuan.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nSelain efisiensi, kehadiran mahasiswa MBKM juga memberikan manfaat dalam hal peningkatan kualitas layanan. Melalui program ini, mahasiswa dapat memberikan pandangan segar dan ide-ide inovatif dalam meningkatkan proses pelayanan administrasi kependudukan. Tidak hanya itu, partisipasi mahasiswa dalam program MBKM juga menciptakan hubungan yang lebih erat antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah. Kerjasama ini membuka peluang untuk kolaborasi lebih lanjut dalam proyek-proyek pembangunan dan pelayanan publik lainnya, yang pada akhirnya akan memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan daerah.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nDengan demikian, kehadiran mahasiswa MBKM di Dispendukcapil tidak hanya sekadar memberikan manfaat langsung dalam proses pelayanan administrasi kependudukan, tetapi juga menciptakan kesempatan untuk memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nPenulis: Andini Salsabilla<br \/>\nDosen Pembimbing: Yusuf Hariyoko, S.AP., M.AP<br \/>\nMahasiswa Administrasi Negara Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Zaman telah berubah, tetapi para pemimpinnya masih orang-orang lama dengan pola pikir lama yang hidup dalam peradaban baru. Dibutuhkan mindset baru, bukan museum (kasali, 2017). Jadi, dibutuhkan inovasi untuk menghadapi perubahan yang cepat melalui kebijakan baru, peraturan baru, strategi bekerja yang baru, bisnis proses yang baru.\u00a0Tujuan dari\u00a0inovasi layanan administrasi kependudukan\u00a0tersebut yaitu menjadikan semua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-13705","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13705","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13705"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13705\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13705"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13705"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13705"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}