{"id":13437,"date":"2024-04-02T16:23:15","date_gmt":"2024-04-02T08:23:15","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=13437"},"modified":"2024-04-02T16:23:51","modified_gmt":"2024-04-02T08:23:51","slug":"konser-bring-me-the-horizon-berakhir-ricuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/konser-bring-me-the-horizon-berakhir-ricuh\/13437\/","title":{"rendered":"Konser Bring Me The Horizon Berakhir Ricuh"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Konser band asal Inggris Bring Me the Horizon( BMTH) di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, berujung ricuh. Acara tiba- tiba dihentikan setelah berjalan setengah set list. Belum diketahui pasti penyebab yang memicu dihentikannya konsertersebut. Penonton mensesalkan pernyataan yang dianggap tidakjelas tersebut. \u00a0<\/p>\n<p>Diduga BMTH enggan kembali ke panggung karena kualitas set konser itu, dengan beberapa kali terjadi kesalahan teknis. \u00a0 Penonton juga khawatir Indonesia kena blacklis BMTH setelahkejadian ini. Penonton sempat menunggu selama setengah jam karena mengira Oliver Sykes dan kawan- kawan akan kembalike atas panggung. Sayangnya, penonton kemudian menerimapengumuman dari pihak promotor yang dinilai kurang jelas. <\/p>\n<p>Dari konser tersebut mengalami kerugian yang sampai merusakperalatan set konser milik BMTH. \u00a0 BMTH merupakan band beraliran musik \u00a0gemstone dan essence dengan beranggotakanOlive Sykes( vokalis), Curtis Ward( gitaris), Lee Malia( gitaris), Matt Kean( bassist), dan Matt Nicholls( drummer). Meski band ini sempat mengalami perubahan personil. Nama band terinspirasi dari film rovers of the Caribbean, di mana kalimatbring me the horizon pernah diucapkan kapten Jack Sparrow dalam film tersebut. \u00a0BMTH terkenal dengan lagu- lagu hits seperti \u201c Can You Feel My Heart \u201d, \u201c Drown \u201d, dan \u201c Kingslayer\u201d. Sekarang mereka menjadi salah satu band legendaris di dunia dengan sederet lagu populer dan penghargaan.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nBerikut Langkah \u2013 Langkah menangani konser yang berakhirricuh \u00a0Pertahankan Ketenangan Penting untuk mempertahankan ketenangan dan menjaga situasi agar tidak semakin memanas. Komunikasikan kepada penonton bahwa situasi akan ditanganidengan baik. \u00a0Identifikasi Pemicu Identifikasi apa yang menyebabkan kerusuhan dan coba atasi masalahnya sesegeramungkin. <\/p>\n<p>Hal ini mungkin melibatkan penanganan penonton yang bermasalah atau menyediakan bantuan medis bagi yang terluka. \u00a0Koordinasi dengan Petugas Keamanan Bekerja sama denganpetugas keamanan dan petugas penegak hukum untukmengendalikan situasi. Petugas keamanan harus dilatih untukmenangani kerusuhan dengan aman dan efektif. \u00a0Evakuasi Aman Jika situasi menjadi terlalu tidak terkendali, pertimbangkanuntuk menghentikan konser dan melakukan evakuasi aman daritempat tersebut. <\/p>\n<p>Pastikan untuk memberikan petunjuk yang jelaskepada penonton tentang cara keluar dengan aman. \u00a0KomunikasiPublik Jelaskan kepada penonton tentang apa yang terjadi dan langkah- langkah yang sedang diambil untuk menangani situasi. Komunikasi yang jujur dan transparan dapat membantumencegah kepanikan. \u00a0<\/p>\n<p>Keamanan Setelah situasi terkendali, lakukan evaluasi keamanan untuk memastikan bahwa risikokerusuhan telah diminimalkan. Tinjau kembali prosedurkeamanan untuk perbaikan di masa depan. \u00a0Kerjasama denganPihak Berwenang Setelah konser selesai, kerjasama denganpihak berwenang untuk menyelidiki penyebab kerusuhan dan mengambil tindakan yang diperlukan terhadap mereka yang bertanggung jawab.<\/p>\n<p>Ditulis oleh : <strong>Antonius Nicholas Raditya Yudistanto<\/strong>.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Konser band asal Inggris Bring Me the Horizon( BMTH) di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, berujung ricuh. Acara tiba- tiba dihentikan setelah berjalan setengah set list. Belum diketahui pasti penyebab yang memicu dihentikannya konsertersebut. Penonton mensesalkan pernyataan yang dianggap tidakjelas tersebut. \u00a0 Diduga BMTH enggan kembali ke panggung karena kualitas set konser [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13438,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[24],"tags":[],"class_list":["post-13437","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kolom-opini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13437","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13437"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13437\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13438"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13437"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13437"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13437"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}