{"id":13002,"date":"2024-03-17T16:13:23","date_gmt":"2024-03-17T08:13:23","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=13002"},"modified":"2024-03-17T16:13:23","modified_gmt":"2024-03-17T08:13:23","slug":"menikmati-pesona-keindahan-pantai-timur-tasikmalaya-pantai-karang-tawulan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/menikmati-pesona-keindahan-pantai-timur-tasikmalaya-pantai-karang-tawulan\/13002\/","title":{"rendered":"Menikmati Pesona Keindahan Pantai Timur Tasikmalaya, Pantai Karang Tawulan"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_13005\" aria-describedby=\"caption-attachment-13005\" style=\"width: 456px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar1-62.jpg\" alt=\"\" width=\"456\" height=\"608\" class=\"size-full wp-image-13005\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar1-62.jpg 456w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar1-62-225x300.jpg 225w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar1-62-150x200.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar1-62-300x400.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 456px) 100vw, 456px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13005\" class=\"wp-caption-text\">Dokumentasi Milik Pribadi (Rahmalia)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Oleh : Rahmalia Ramdlini (Mahasiswi Prodi Komunikasi Digital dan Media, SV IPB University)<\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Langit membentang biru, terhampar luas di atas kami, sebagai langit yang menaungi perjalanan kami ke sebuah surga tersembunyi di ujung timur Tasikmalaya, Jawa Barat. Angin sepoi-sepoi menyapa, membawa aroma laut yang segar dan menari-nari di rambut kami saat kami menghirup napas kehidupan di Pantai Karang Tawulan ini. Dengan pesona tebing dan deburan ombaknya, Karang Tawulan memiliki pesonanya tersendiri. Perjalanan kami sekeluarga dimulai di bawah terik matahari mengendarai mobil jenis suv av*nza, di jalan-jalan kecil yang membelah pedesaan Jawa Barat. Saat kami mendekati pantai, angin mulai berbisik, mengajak kami untuk mengikuti iramanya. Dan akhirnya, kami tiba.<\/p>\n<figure id=\"attachment_13004\" aria-describedby=\"caption-attachment-13004\" style=\"width: 406px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar2-14.jpg\" alt=\"\" width=\"406\" height=\"541\" class=\"size-full wp-image-13004\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar2-14.jpg 406w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar2-14-225x300.jpg 225w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar2-14-150x200.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar2-14-300x400.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 406px) 100vw, 406px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13004\" class=\"wp-caption-text\">Dokumentasi Milik Pribadi (Rahmalia)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Langkah pertama kami di Pantai Karang Tawulan ini adalah dengan menikmati keindahan pesona pantai dari atas tebing. Terlihat pemandangan menyejukkan mata dengan deburan ombak, hijaunya pepohonan, dan cerahnya langit seakan mendukung sekali untuk kami sekeluarga berlibur pada saat itu. Ketika kami para remaja dan ibu-ibu asyik mengambil foto dan berswafoto, seketika dibuyarkan dengan keinginan keponakanku, Davita dan Farzan yang ingin turun untuk memegang pasir pantai dan mencari hewan umang-umang (kelomang dalam bahasa Sunda). Dan akhirnya kami ber 4 pun turun hingga tak terasa waktu menunjukkan sudah hampir pukul 5 sore, akan tetapi tidak disangka justru kami melihat sunset didepan mata sendiri sambil mensyukuri nikmat tuhan. Meskipun kelomang tidak didapat, tapi kami ber 4 (Aku, Davita, Farzan, dan Salma) cukup puas mendapat pesona sunset, momen terbenamnya matahari di senja sore hari itu.<\/p>\n<figure id=\"attachment_13003\" aria-describedby=\"caption-attachment-13003\" style=\"width: 412px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar3-1.jpg\" alt=\"\" width=\"412\" height=\"550\" class=\"size-full wp-image-13003\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar3-1.jpg 412w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar3-1-225x300.jpg 225w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar3-1-150x200.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar3-1-300x400.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 412px) 100vw, 412px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13003\" class=\"wp-caption-text\">Dokumentasi Milik Pribadi (Rahmalia)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Saat matahari mulai tenggelam di ufuk barat, langit berubah menjadi perpaduan warna magis; oren yang mengalir ke merah, memberikan latar belakang yang sempurna bagi pantulan kilauan air laut yang gemerlap. Di pantai Karang Tawulan, waktu terasa melambat, memungkinkan kami untuk menikmati setiap momen indah yang diberikan oleh alam.<\/p>\n<p>Kami memilih untuk duduk di pinggir pantai, merenung dalam keheningan sambil menikmati senja yang indah. Di sekeliling kami, terdengar suara riuh ombak yang menemani melodi lembut angin dan kicauan burung yang merdu. Di sini, segala kegelisahan dan kekhawatiran terasa menjauh, digantikan oleh kedamaian dan kebahagiaan yang murni.<\/p>\n<p>Saat kami meninggalkan pantai Karang Tawulan, hati kami dipenuhi dengan rasa syukur dan kekaguman akan keindahan alam yang luar biasa ini. Kami membawa pulang kenangan yang tak terlupakan, tentang pesona indah pantai ini, tentang kehidupan yang bersemi di tepian laut. Dan dalam benak kami, janji untuk kembali lagi suatu hari nanti, ke bawah cahaya pantai Karang Tawulan sambil mencari kelomang dan diakhiri dengan menikmati pesona sunset yang selalu menggoda untuk dijelajahi.<\/p>\n<p>Harga tiket masuk ke Pantai Karang Tawulan adalah sekitar Rp 3.500 per orang dan sekitar Rp 2.500 hingga 10.000 untuk parkir motor-mobil. Namun, harga tersebut dapat berubah tergantung pada kebijakan pengelola pantai.<\/p>\n<p>Saat kami mengakhiri petualangan kami di Pantai Karang Tawulan, kami tidak hanya membawa pulang kenangan indah, tetapi juga rasa syukur akan keberadaan tempat semacam itu di dunia ini. Pantai Karang Tawulan bukan hanya sekedar tempat rekreasi, melainkan juga sebuah tempat yang mengajarkan kami tentang keindahan alam dan pentingnya menjaga lingkungan. Kami berjanji untuk menyimpan kenangan ini dalam hati kami dan berharap dapat kembali suatu hari nanti, untuk sekali lagi merasakan pesona magis yang tersembunyi di bawah cahaya pantai Karang Tawulan.<\/p>\n<p>Dengan langkah penuh rasa syukur dan harapan, kami meninggalkan Pantai Karang Tawulan, membawa serta cerita dan pengalaman yang akan kami kenang sepanjang hidup. Semoga pantai ini akan terus menjadi tempat yang indah dan terpelihara, menjadi warisan alam yang berharga bagi generasi mendatang untuk terus bisa dinikmati dan dijaga.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Rahmalia Ramdlini (Mahasiswi Prodi Komunikasi Digital dan Media, SV IPB University) JurnalPost.com &#8211; Langit membentang biru, terhampar luas di atas kami, sebagai langit yang menaungi perjalanan kami ke sebuah surga tersembunyi di ujung timur Tasikmalaya, Jawa Barat. Angin sepoi-sepoi menyapa, membawa aroma laut yang segar dan menari-nari di rambut kami saat kami menghirup [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-13002","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-travel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13002","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13002"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13002\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13002"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13002"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13002"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}