{"id":12933,"date":"2024-03-15T18:53:47","date_gmt":"2024-03-15T10:53:47","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=12933"},"modified":"2024-03-15T18:53:47","modified_gmt":"2024-03-15T10:53:47","slug":"mahasiswa-kelompok-39-kkn-uns-berhasil-mengubah-limbah-jerami-menjadi-straw-paper-dan-produk-interior-lewat-brand-djeramikoe","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/mahasiswa-kelompok-39-kkn-uns-berhasil-mengubah-limbah-jerami-menjadi-straw-paper-dan-produk-interior-lewat-brand-djeramikoe\/12933\/","title":{"rendered":"Mahasiswa Kelompok 39 KKN UNS Berhasil Mengubah Limbah Jerami Menjadi Straw Paper Dan Produk Interior Lewat Brand @Djeramikoe"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Mahasiswa Kelompok 39 KKN UNS berhasil mengubah limbah Jerami menjadi produk kertas dan kerajinan anyaman di Desa Pereng, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar. Jerami merupakan hasil sisa tanaman padi tanpa akar. Daun tanaman padi muncul pada ruas-ruas batang yang berbentuk sempit memanjang serta memiliki pelepah daun. Batang tanaman padi berbentuk panjang pipih dan beruas yang dipisahkan oleh batang satu dengan batang yang lain.<\/p>\n<p>Berlimpahnya hasil produksi beras di Desa Pereng, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah berdampak pada jumlah jerami yang dihasilkan sejalan dengan kuantitas jumlah   beras. Berdasarkan observasi, rasio antara residu dengan hasil panen, total jerami di Desa Pereng lebih banyak secara berat ketimbang kuantitas berasnya. <\/p>\n<p>Dari hasil berlimpahnya kuantitas jerami tersebut, mahasiswa Kelompok 39 KKN UNS mengembangkan produk inovatif dan kreatif dalam upaya pengurangan penumpukan jerami dengan memanfaatkan jerami sebagai kerajinan anyaman dan pembuatan straw paper.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Capture-17.jpg\" alt=\"\" width=\"622\" height=\"226\" class=\"aligncenter size-full wp-image-12934\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Capture-17.jpg 622w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Capture-17-300x109.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Capture-17-150x55.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 622px) 100vw, 622px\" \/><\/p>\n<p>\u201cPembuatan straw paper dan kerajinan anyaman ini sebuah pengetahuan baru bagi kita. Selama ini jerami hanya ditumpuk untuk pakan ternak dan dibakar. Dengan adanya sosialisasi dan workshop dapat menginspirasi warga sehingga menjadi peluang usaha baru bagi warga \u201d, ucap Bu Sri anggota PKK Dukuh Sepokoh, Desa Pereng.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar1-59.jpg\" alt=\"\" width=\"651\" height=\"633\" class=\"aligncenter size-full wp-image-12935\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar1-59.jpg 651w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar1-59-300x292.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar1-59-150x146.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 651px) 100vw, 651px\" \/><\/p>\n<p>\u201cDari segi teknik dan alat, pengolahan jerami menjadi kertas dan anyaman tergolong mudah diikuti. Oleh sebab itu, harapan kami ke depannya program rintisan ini menjadi tonggak awal dalam pengembangan dari segi ekonomis dan kreativitas warga Desa Pereng\u201d, ucap Suweno ketua tim KKN 39 Periode Januari-Maret 2024. <\/p>\n<p>Pada prosesnya, pengolahan jerami dimulai dengan penyortiran Jerami, kemudian batang padi yang sudah tersortir langsung dianyam sesuai rancangan, lalu ditempel mengikuti bentuk yang diinginkan. Tahap terakhir, diplitur untuk menampilkan visual yang indah.<\/p>\n<p>Pada pembuatan kertas atau straw paper, terbuat dari daun Jerami terpilih dan digunting kecil sekitar 2-3 cm. Proses kedua, daun Jerami direbus bersama larutan soda api selama 30 menit, kemudian dicuci menggunakan air bersih sebanyak 3x. Proses ketiga, Jerami diblender dengan air secukupnya hingga Jerami menjadi pulp atau bubur. <\/p>\n<p>Setelah jerami menjadi bubur, dituang ke dalam box plastik besar dan dilarutkan kembali menggunakan air bersih sebanyak \u00bd liter. Setelah itu, bubur disaring kemudian dicetak menggunakan spanram. Tahap terakhir, hasil cetakan kertas dijemur di bawah terik matahari sampai kering. <\/p>\n<p>Sementara Suweno, Ketua Kelompok 39 UNS mengungkapkan berdasarkan hasil uji coba dan tes pasar, produk kerajinan dari Jerami yang dihasilkan sangat potensial untuk diproduksi secara masal. Hal tersebut terlihat dari banyaknya peminat yang mengunjungi booth serta membeli produk Djeramikoe saat uji coba pasar di Solo Art Market.<br \/>\nProduk Djeramikoe juga diharapkan Suweno mampu bersaing di pasar seni dan kerajinan. Dengan tagline \u2018discovery in creativity\u2019, keunggulan dari segi visual dan variasi produk menjadi nilai jual yang ditawarkan bagi konsumen.<\/p>\n<p>Semoga tulisan tentang pembuatan Straw Paper dan Produk Interior Lewat Brand @Djeramikoe ini yang ditulis oleh mahasiswa KKN Kelompok 39 UNS periode Januari-Maret 2024 dapat bermanfaat bagi para pembaca. <\/p>\n<p>Sumber Penulis:<br \/>\n<strong>Dimas Yassin Agil Nugroho<br \/>\nJasmine Sevrilla Aulia Mustika<br \/>\nNabela Feronika Putri<br \/>\nAni Sunarni<br \/>\nJihan Anisa Zahra<br \/>\nSuryo Yoni Prasetio<br \/>\nAnggita Wahyuningrum<br \/>\nSuweno<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Mahasiswa Kelompok 39 KKN UNS berhasil mengubah limbah Jerami menjadi produk kertas dan kerajinan anyaman di Desa Pereng, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar. Jerami merupakan hasil sisa tanaman padi tanpa akar. Daun tanaman padi muncul pada ruas-ruas batang yang berbentuk sempit memanjang serta memiliki pelepah daun. Batang tanaman padi berbentuk panjang pipih dan beruas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-12933","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12933","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12933"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12933\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12933"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12933"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12933"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}