{"id":12747,"date":"2024-03-12T19:00:09","date_gmt":"2024-03-12T11:00:09","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=12747"},"modified":"2024-03-12T19:00:09","modified_gmt":"2024-03-12T11:00:09","slug":"bisnis-muda-oleh-anak-muda-narasumber-nizzah-qinthara-mahasiswi-vokasi-universitas-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/bisnis-muda-oleh-anak-muda-narasumber-nizzah-qinthara-mahasiswi-vokasi-universitas-indonesia\/12747\/","title":{"rendered":"Bisnis Muda Oleh Anak Muda Narasumber: Nizzah Qinthara (Mahasiswi Vokasi Universitas Indonesia)"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar1-36.jpg\" alt=\"\" width=\"468\" height=\"624\" class=\"aligncenter size-full wp-image-12748\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar1-36.jpg 468w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar1-36-225x300.jpg 225w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar1-36-150x200.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Gambar1-36-300x400.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 468px) 100vw, 468px\" \/><\/p>\n<p>Penulis: <strong>Alvira Maudi Rahmat (Mahasiswi Sekolah Vokasi IPB Program Studi Komunikasi Digital dan Media)<\/p>\n<p>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Nizzah Qinthara merupakan seorang pebisnis muda kelahiran 2005. Nizzah merupakan mahasiswi Vokasi UI dengan jurusan periklanan yang tengah menduduki semester 4 perkuliahan. Ia mempunyai bisnis yang bernama \u201cParello.Nails\u201d yang bergerak dibidang kecantikan kuku. Parello Nails sudah berdiri sejak tahun 2022. Hingga kini brand Parello Nails sudah terkenal di kalangan anak muda. Nama Parello yang berasal dari bahasa Minang yang artinya kecantikan atau keindahan merupakan nama yang dicetuskan oleh Ibunya Nizzah, hingga akhirnya dibentuklah nama Parello Nails sebagai bisnis dari nail art tersebut.<\/p>\n<p>Nizzah membangun bisnis Parello Nails berawal dari ia yang mempunyai kegemaran dalam menggambar dan melukis, saat itu pada pertengahan pandemi Covid-19 ia mencoba untuk melakukan hal-hal baru sampai akhirnya ia mencoba membeli produk Nail Art yang tidak lengkap dan hanya dikonsumsi untuk dirinya sendiri. Tibalah dimana ia berpikir ide baru untuk mencoba membuka jasa nail art dirumahnya. Saat itu ia menawarkan jasa tersebut dengan harga yang terjangkau dan segmentasinya hanyalah teman terdekatnya saja. Teman-teman Nizzah mulai berdatangan untuk melakukan perawatan kuku tersebut agar terlihat indah. Pada saat itu pun Nizzah mulai membuka jasa nail art di kampus Universitas Indonesia. Kreativitas Nizzah dalam merancang dan menjalankan bisnis nail art yang berkembang dimulai dari mempromosikan hasil karyanya di Instagram Parello.Nails. Awal berdirinya bisnis nail art yang hanya dilakukan oleh dirinya sendiri, Nizzah dapat menonton konser Harry Styles dari hasil bisnis nail art tersebut. Pada tahun 2022 pun bisnis Parello Nails berkembang pesat karena konten-konten kreatif dalam promosinya di akun Instagram dan Tiktok hingga Nizzah mulai tidak dapat mengerjakannya sendiri sehingga ia mulai mempekerjakan seorang nailist. Nailist tersebut merupakan karyawan pertama yang Nizzah pekerjakan. Karyawan tersebut ia pekerjakan dan dibayar secara part time atau per pelanggan. Bisnis nail art yang ia jalankan tidak berhenti pada segmentasi mahasiswa saja, namun ia juga mempromosikannya ke masyarakat umum dimulai dari remaja, dewasa hingga orang tua. Nizzah telah melakukan kolaborasi atau workshop nail art di berbagai Coffee shop daerah Jakarta. Ia melakukan kolaborasi dengan pebisnis muda yang bergerak pada bidang aksesoris dan makanan.<\/p>\n<p>Perkembangan bisnis Parello Nails dari tahun 2022 hingga sekarang tidak selalu mengalami hal yang baik, terdapat juga masalah-masalah yang dialami oleh Nizzah. Dari mulai masalah internal hingga eksternal. Masalah yang dialami internal adalah tentang manajemen waktu dan jam terbang karyawan dalam menjadi seorang nailist. Lika liku perjuangan Nizzah dalam merintis bisnisnya tidaklah hal yang mudah. Ia telah mengalami juga masalah-masalah yang datang lainnya, bisa berasal dari masalah pribadi maupun masalah eksternal. Di usia Nizzah yang berumur 19 tahun ini, kini ia sudah memiliki 5 orang karyawan dalam bisnis nail art tersebut. Terdapat dua karyawan full time, dua karyawan part time dan satu karyawan sebagai social media specialist. Dalam hal berbisnis tentu ada saja persaingan yang kuat, apalagi bisnis kecantikan kuku yang merupakan perawatan yang digemari oleh banyak perempuan. Dalam menghadapi hal tersebut, Nizzah berpendapat bahwa setiap orang layak dan memiliki hak dalam mengambil langkahnya, kreativitas itu tidak akan pernah habis, jadi tidak masalah baginya jika banyak pebisnis muda yang mengikuti jejaknya. Ia sangat merasa senang jika seseorang dapat menjadikannya sebagai role model dalam dunia pekerjaan. Dalam merintis bisnis mudanya, ia terus berinovasi agar bisnis Parello Nails dapat terus maju dan berkembang di masyarakat luas. Harapan Nizzah untuk bisnis kedepannya adalah ia ingin menambah inovasi atau kategori perawatan kecantikan baru, tidak hanya kuku tetapi perawatan kulit wajah dan masih banyak lagi. <\/p>\n<p>Selain sebagai pebisnis muda, Nizzah juga merupakan anak yang baik dan tekun dalam menempuh pendidikan. Ia kini berkuliah di salah satu kampus favorit ternama di Indonesia yaitu Universitas Indonesia yang sedang menduduki semester empat perkuliahan. Dalam menjadi seorang mahasiswa tentu harus fokus kepada materi perkuliahan dan tugas-tugas yang wajib dikerjakan olehnya dengan bersungguh-sungguh agar mendapatkan nilai yang maksimal. Doa dan kasih sayang orang tua yang diberikan kepada Nizzah telah membuahkan hasil, seperti bisnis muda yang ia jalankan, skill atau kelebihan yang ia miliki, dan lingkungan yang positif sehingga ia menjadi pribadi baik seperti saat ini. Nizzah adalah seorang yang aktif dalam berorganisasi, jiwa yang mudah dalam interaksi dengan orang banyak sangatlah hal yang ia sukai. Saat ini ia bergabung menjadi salah satu anggota dari Himpunan Mahasiswa di kampusnya. Selain aktif dalam berorganisasi, Nizzah juga dikenal sebagai mahasiswa yang berprestasi dibidang akademik maupun non akademik. <\/p>\n<p>Kehidupan Nizzah tidak berhenti sebagai pebisnis muda dan mahasiswa berprestasi saja, tetapi ia juga menjadi seorang influencer di salah satu akun media sosialnya yaitu platform TikTok. Melalui Tiktok. ia sering sekali membagikan cerita kehidupan. Selain itu juga, ia telah menerima jasa endorse atau mempromosikan barang tertentu milik perusahaan lain. Pemanfaatan media sosial kini merupakan hal yang penting dan mempengaruhi dampak yang sangat besar dalam dunia bisnis atau pemasaran. Hal yang kini ia tekuni adalah selalu baik dalam berbuat sesuatu kepada orang tua, teman bahkan orang lain. <\/p>\n<p>Menjadi seorang pebisnis muda tidaklah mudah, setiap manusia memiliki tingkat kreativitas dan temuan-temuan baru yang manusia itu ciptakan. Nizzah memberi pesan kepada anak muda yang ingin atau sedang menjalani sebuah bisnis adalah teruslah mencoba dan tekun atas hal yang kita inginkan dan wujudkan. Berbuatlah kebaikan dan usaha untuk tetap seimbang dalam melakukan sebuah pekerjaan di waktu tengah menempuh pendidikan. Menjadi seorang bisnis muda juga harus memiliki mental atau jiwa yang kuat dalam menghadapi pasang surutnya kehidupan berbisnis. Teruslah berpikir dan berani dalam mengambil langkah yang tepat dan jadikan masalah menjadi sebuah pelajaran dalam kehidupan.<\/p>\n<p>Nizzah telah menginspirasi penulis dari karya yang telah ia ciptakan, jiwa muda yang semangat dan konsisten dalam berbisnis, dan manajemen waktu yang baik antara menjadi mahasiswa dan menjadi seorang pebisnis muda. Kesuksesan yang ia miliki tidak menjadi titik dimana ia merasa sukses, justru hal inilah yang membuat ia semangat dalam menjadi seorang mahasiswa dan pebisnis muda. Konsistensi dalam mengerjakan suatu hal merupakan kunci dari segala keberhasilan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis: Alvira Maudi Rahmat (Mahasiswi Sekolah Vokasi IPB Program Studi Komunikasi Digital dan Media) JurnalPost.com &#8211; Nizzah Qinthara merupakan seorang pebisnis muda kelahiran 2005. Nizzah merupakan mahasiswi Vokasi UI dengan jurusan periklanan yang tengah menduduki semester 4 perkuliahan. Ia mempunyai bisnis yang bernama \u201cParello.Nails\u201d yang bergerak dibidang kecantikan kuku. Parello Nails sudah berdiri sejak tahun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-12747","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12747","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12747"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12747\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12747"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12747"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12747"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}