{"id":1263,"date":"2023-06-30T18:09:53","date_gmt":"2023-06-30T10:09:53","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=1263"},"modified":"2023-06-30T18:09:53","modified_gmt":"2023-06-30T10:09:53","slug":"membangun-spot-bermain-ayunan-sebagai-daya-tarik-tambahan-di-gerojogan-selogonggo-desa-carangwulung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/membangun-spot-bermain-ayunan-sebagai-daya-tarik-tambahan-di-gerojogan-selogonggo-desa-carangwulung\/1263\/","title":{"rendered":"Membangun Spot Bermain Ayunan Sebagai Daya Tarik Tambahan di Gerojogan Selogonggo Desa Carangwulung"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Gerojogan Selogonggo merupakan salah satu destinasi dari 9 destinasi wisata yang berada di Desa Carangwulung, pada saat ini wisata Gerojogan Selogonggo membutuhkan bantuan berupaa promosi dari seluruh warga setempat dan pemerinah terkait agar dapat ramai seperti dahulu sebelum pandemic covid 19 melanda. <\/p>\n<p>Pak giso selaku pengurus dan penanggung jawa Gerojogan Selogonggo mengatakan bahwa wisata ini sebenarnya sudah cukup menarik untuk dikunjungi dibandingkan dengan wisata lain yang berada di Desa Carangwulung, akan tetapi lokasi yang masuk kedalam pemukiman warga menjadi salah satu kekurangan yang dimiliki oleh destinasi wisata ini. Para pengunjung yang tidak benar-benar ingin mengunjungi wisata ini tidak akan tahu bahwa ada wisata yang cukup bagus untuk didatangi yang berada di area pemukiman warga, lokasi nya yang tidak berada di pinggir jalan dan tidak seperti beberapa destinasi wisata lain yang berada di Desa Carangwulung menjadikan destinasi wisata Gerojogan Selogonggo sulit menarik pengunjung yang melintas. <\/p>\n<p>Vicky selaku ketua kelompok 15 KKN-T UPN Veteran Jawa Timur telah melakukan diskusi dengan Pak Giso selaku pengurus Gerojogan Selogonggo tentang apasaja yang dibutuhkan untuk dapat menarik pengunjung baru agar datang ke destinasi wisata tersebut. Setelah melakukan diskusi dan bertukar pikiran tentang bagaimana cara agar mendongkrak daya tarik agar para pengunjung mau untuk mendatangi destinasi wisata Gerojogan ini akhirnya diputuskan kelompok 15 KKN-T UPN Veteran Jawa Timur dapat sedikit membantu untuk membuatkan spot bermain ayunan untuk para pengunjung yang datang. <\/p>\n<p>Vicky mengatakan alasan mengapa ayunan dipilih sebagai alat yang dapat digunakan sebagai spot bermain dikarenakan beberapa ayunan yang sudah ada pada Gerojogan Selogonggo sudah mulai kusam dan hanya dapat dicat ulang agar terlihat menarik lagi, dan ayunan yang lama juga terbuat dari tali tampar dan kayu saja. Akan tetapi ayunan yang baru dibuat menggunakan besi dan lebih kokoh jika digunakan selama bertahun-tahun, pembuatann ayunan ini sudah dimulai sejak awal bulan mei. Lokasi pembuatan ayunan besi ini berada di Kediri karena lokasi tersebut yang harganya sangat terjangkau dana yang telah disiapkan oleh kelompok 15, rencana pembuatan ayunan besi ini akan selesai paling cepat pada akhir mei dan kemungkinan akan dilakukan pemasangan pada bulan juni. Pemasangan akan dilakukan oleh kelompok 15 dan diresmikan oleh beberapa pengurus desa dan juga pengurus Gerojogan Selogonggo.  <\/p>\n<p>Penulis :<br \/>\n<strong>Muhammad Rafly Sandi Putra<br \/>\nM. Rafli Amirullah<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Gerojogan Selogonggo merupakan salah satu destinasi dari 9 destinasi wisata yang berada di Desa Carangwulung, pada saat ini wisata Gerojogan Selogonggo membutuhkan bantuan berupaa promosi dari seluruh warga setempat dan pemerinah terkait agar dapat ramai seperti dahulu sebelum pandemic covid 19 melanda. Pak giso selaku pengurus dan penanggung jawa Gerojogan Selogonggo mengatakan bahwa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1264,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[1,17],"tags":[],"class_list":["post-1263","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-travel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1263","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1263"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1263\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1264"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1263"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1263"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1263"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}