{"id":12621,"date":"2024-03-12T12:51:51","date_gmt":"2024-03-12T04:51:51","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=12621"},"modified":"2024-03-12T12:51:51","modified_gmt":"2024-03-12T04:51:51","slug":"hadirnya-generasi-z-dalam-kampanye-pemilu-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/hadirnya-generasi-z-dalam-kampanye-pemilu-2024\/12621\/","title":{"rendered":"Hadirnya Generasi Z dalam Kampanye Pemilu 2024"},"content":{"rendered":"<p>Oleh: <strong>Keysha Caroline\u00a0F<\/p>\n<p>JurnalPost.com<\/strong>  &#8211; Indonesia saat ini tengah menyambut pergantian presiden. Tahun 2024 menjadi momen penentuan bagi masa depan, di mana pemilihan Presiden dan Wakilnya  menandai arah yang diambil oleh negara ini. Sebagai negara yang menganut sistem demokrasi, pemilihan umum (pemilu) pemimpin di tiap tingkatan pemerintahan merupakan hal yang wajib. Selain itu, kampanye politik juga menjadi sangat penting dalam memperkenalkan kandidat kepada masyarakat.  <\/p>\n<p>Era digital telah mengubah lanskap komunikasi politik secara signifikan, dengan media sosial dan platform online menjadi alat utama bagi kandidat dan partai politik untuk berinteraksi dengan pemilih. Munculnya internet sebagai platform baru ini telah mengakibatkan pergeseran dalam praktik diskusi politik, di mana tidak hanya terjadi di dunia nyata tetapi juga  melalui ruang  maya. Seperti halnya yang dapat kita rasakan pada kampanye pemilu tahun ini. Banyak generasi muda atau Gen Z yang baru saja memulai peran politiknya dalam memilih pemimpin negaranya. Hal ini tentu membawa perubahan pada budaya kampanye yang selama ini sudah ada. Banyak sekali inovasi kampanye yang lahir sebab adanya digitalisasi.  <\/p>\n<p>Kampanye mempunyai beberapa jenis. Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui surat kepututusan no. 35 Tahun 2004 mengatur semua bentuk atau jenis kampanye. Menurut aturan tersebut, setidaknya ada 9 jenis\/bentuk kampanye yaitu: (1) Debat publik \/ debat terbuka antar calon, (2) Kegiatan Lain yang tidak melanggar peraturan perundang-undangan, (3) Pemasangan alat peraga di tempat umum, (4) Penyebaran bahan kampanye kepada umum, (5) Penyebaran melalui media cetak dan media elektronik, (6) Penyiaran melalui radio dan atau televisi, (7) Pertemuan Terbatas, (8) Rapat umum, dan (9) Tatap muka dan dialog.  <\/p>\n<p>Adapun strategi komunikasi politik baru dalam pemilihan umum di era digital ini dilakukan melalui dua hal yakni strategi komunikasi digital melalui kaderisasi artis untuk meningkatkan   popularitas partai politik dalam pemilu dan strategi komunikasi digital melalui media sosial dilakukan dengan semua media sosial seperti instagram, youtube, TikTok, X, dan media yang lain.  <\/p>\n<p>Dampak hadirnya Generasi Z dalam Pemilu<br \/>\nGenerasi Z merupakan pemilih pemula terbesar. Generasi Z sebagai pemilih pemula dinyatakan  sebagai kelompok yang mendominasi pemilik suara pemilih muda ini dengan rentang usianya antara 17-37  tahun.  Komisi  Pemilihan  Umum  (KPU)  telah  menetapkan  daftar dari generasi Z adalah sebanyak 46.800.161 pemilih atau sebanyak 22,85 persen. <\/p>\n<p>Karena besarnya populasi Generasi Z, suara dan preferensi mereka dapat menentukan hasil suatu pemilu. Generasi Z diharapkan menjadi pemilih yang signifikan pada pemilu 2024. Mereka memiliki kemampuan untuk menggunakan media sosial dan teknologi untuk menyebarkan informasi politik dan mengumpulkan dukungan untuk kandidat atau isu tertentu. Selain itu, Generasi Z juga cenderung memperhatikan isu lingkungan hidup, kesetaraan gender, dan keadilan sosial yang dapat mempengaruhi agenda politik dan pilihan kandidat. Generasi ini berpotensi membawa perspektif dan inovasi baru dalam dunia politik serta mewakili suara generasi muda dalam pengambilan keputusan politik. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya aspirasi Generasi Z yang didengar oleh para paslon yang sedang berkampanye. Dengan adanya Generasi Z yang turut memilih, para paslon berlomba-lomba untuk beradaptasi dengan cara Generasi Z berkomunikasi dan terus terkoneksi melalui media sosial. Hal ini tentu membawa perubahan yang baik dalam budaya demokrasi pemilu, karna aspirasi para rakyat dapat secara cepat didengar melalui forum diskusi yang terbuka pada media sosial. <\/p>\n<p><strong>Strategi Baru Kampanye Digital <\/strong><br \/>\nBanyak sekali para partai politik melakukan strategi pemenangan untuk menarik suara. Pada era digital, kampanye politik tidak lagi terbatas pada siaran televisi dan iklan cetak. Melalui  media  sosial  dan  platform  digital  lainnya,  kandidat  dan  partai  politik  dapat berkomunikasi dengan pemilih secara langsung dan real-time. Pesan-pesan kampanye dapat disampaikan dalam berbagai bentuk, termasuk teks, gambar, video, dan interaksi langsung. Selain itu, media sosial juga memfasilitasi keterlibatan publik dan partisipasi yang lebih aktif, memungkinkan  pemilih  untuk  menyuarakan  opini  mereka,  berdiskusi,  dan  berbagi  konten politik (Ratnamulyani and Maksudi 2018). <\/p>\n<p>Kandidat calon presiden nomor urut 01, H. Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D. telah memulai trend berbincang dengan rakyat melalui fitur real-time pada media sosial yang saat ini sangat ramai digunakan oleh siapapun terutama Generasi Z, yaitu live TikTok. Live ini perdana dilaksanakan dengan tembus 300 ribu viewers. Hal ini tentu menjadi strategi baru dalam mendapatkan hati rakyat, dengan membuka forum tanya jawab langsung mengenai topik apapun. Bahkan tidak hanya sekali dua kali beliau memulai live TikTok, beberapa kali beliau mengajak para pendukungnya untuk live TikTok bersama pada tanggal yang beliau sebutkan dalam sela-sela kesibukannya. Dengan begitu kandidat calon presiden mendapat banyak simpati dari Generasi Z. Dapat dilihat dari berbagai project yang telah dikerjakan para pendukung paslon nomor urut 01 yang akrab disebut AMIN ini, salah satunya yaitu yang pengguna username @aniesbubble pada media sosial X. Beberapa project yang telah dikerjakan diantaranya yaitu :  <\/p>\n<p>1.\tHaveaniesday website release<br \/>\n2.\tAnies\u2019 Digital ads pada videotron<br \/>\n3.\tHaveaniesday 2.0 website release <\/p>\n<p>Langkah berkampanye melalui TikTok ini pun diikuti oleh paslon nomor urut 02. Jika paslon 01 menggunakan TikTok untuk berbincang, Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto, memilih &#8216;joget gemoy&#8217; untuk menarik minat para pemilih pemula yang tertarik dengan hal-hal menyenangkan seperti berjoget. Selain itu, Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka juga meluncurkan aplikasi foto berbasis kecerdasan buatan (AI), yaitu Fotober2.ai, untuk mendapat suara generasi muda. Langkah lainnya dalam menarik perhatian generasi muda yaitu paslon nomor urut 2 ini juga menggaet para influencer terkenal sebagai tim pendukungnya. <\/p>\n<p>Sedangkan paslon nomor urut 03 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menggaungkan salam tiga jari yang identik dengan film The Hunger Games. Melalui media sosial X, Ganjar menuliskan makna salam tiga jari. &#8220;Tiga jari tiga janji: Taat pada Tuhan, patuh pada hukum, dan setia pada rakyat, jelasnya.  <\/p>\n<p>Dengan demikian, perkembangan teknologi terutama dalam era digital, telah mengubah cara komunikasi politik dilakukan, dengan media sosial menjadi platform yang dominan. Keberadaan Generasi Z, dengan jumlah pemilih pemula yang besar, menawarkan potensi signifikan dalam pemilihan tersebut, karena mereka dapat mempengaruhi hasil suatu pemilu melalui kemampuan mereka dalam menggunakan media sosial dan teknologi. Strategi baru dalam kampanye politik, termasuk penggunaan artis sebagai kaderisasi dan eksploitasi media sosial, mencerminkan adaptasi terhadap perubahan ini. Oleh karena itu, pemilu 2024 tidak hanya menjadi pertarungan politik, tetapi juga merupakan refleksi dari pergeseran budaya politik dan pemanfaatan teknologi dalam demokrasi modern. <\/p>\n<p><strong>REFERENCES <\/strong><br \/>\n<em>ANDRIAN, M. M. (2023). Strategi Komunikasi Politik Dalam Pemilihan Umum Di Era Digita. PERSEPTIF, Vol. 2(1), 1-2.<br \/>\nFatimah, S. (2018). Kampanye sebagai Komunikasi Politik: Esensi dan Strategi dalam. Resolusi Vol. 1 No. 1 , 1-2.<br \/>\nIrma Yusriani Simamora1, A. A. (2024). Peran Generasi Z dalam Pemilu 2024 di Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan, 5. <\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Keysha Caroline\u00a0F JurnalPost.com &#8211; Indonesia saat ini tengah menyambut pergantian presiden. Tahun 2024 menjadi momen penentuan bagi masa depan, di mana pemilihan Presiden dan Wakilnya menandai arah yang diambil oleh negara ini. Sebagai negara yang menganut sistem demokrasi, pemilihan umum (pemilu) pemimpin di tiap tingkatan pemerintahan merupakan hal yang wajib. Selain itu, kampanye politik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[24],"tags":[],"class_list":["post-12621","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kolom-opini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12621","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12621"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12621\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12621"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12621"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12621"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}