{"id":12354,"date":"2024-03-05T16:51:59","date_gmt":"2024-03-05T08:51:59","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=12354"},"modified":"2024-03-05T16:51:59","modified_gmt":"2024-03-05T08:51:59","slug":"retrospektif-50-anniversary-god-bless-galeri-nasional-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/retrospektif-50-anniversary-god-bless-galeri-nasional-indonesia\/12354\/","title":{"rendered":"Retrospektif 50 Anniversary God Bless Galeri Nasional Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Capture-1.jpg\" alt=\"\" width=\"737\" height=\"608\" class=\"aligncenter size-full wp-image-12356\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Capture-1.jpg 737w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Capture-1-300x247.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Capture-1-150x124.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Capture-1-696x574.jpg 696w\" sizes=\"(max-width: 737px) 100vw, 737px\" \/><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Perjalanan ini dimulai pada saat aku berfikir untuk ingin berkunjung ke &#8220;Galeri Nasional Indonesia&#8221;, pasti bagi kalian yang membaca cerita ini mulai memikirkan pertanyaan tentang &#8220;mengapa harus ke Galeri Nasional, apakah tidak ada tempat lain?&#8221;. Ya jawabannya karena pada dasarnya aku sangat suka mengenai hal yang berbau sejarah dan musik, tepat pada saat aku ke Galeri Nasional Indonesia sedang ada pameran mengenai &#8220;sejarah musik rock yang ada di Indonesia memalui band Good bless&#8221;.<\/p>\n<p>Sebuah perjalanan yang sangat menyenangkan bisa berkunjung ke Galeri Nasional Indonesia pada saat ada \u201cPameran Retrospektif 50 Tahun God Bless\u201d. God Bless dikenal sebagai salah satu band rock paling berpengaruh di Indonesia sejak era 1970-an. Pada pameran ini Galeri Nasional menampilkan barang-barang memorabilia, foto, rekaman audio, dan informasi tentang perjalanan karier band tersebut selama 50 tahun. Sebelum membahas band rock ini lebih lanjut, aku ingin membahas sedikit mengenai Galeri Nasional itu sendiri.<\/p>\n<p>Galeri NasionaI Indonesia merupakan sebuah lembaga budaya yang berfungsi sebagai museum seni rupa dan pusat kegiatan seni di Indonesia, Galeri ini terinspirasi dari ketertarikannya Pak Soekarno pada Karya Seni yang terdapat di berbagai mancanegara, sehingga pada tahun 1998 baru terealisasikan di Indonesia. Dahulu galeri ini Bernama Wisma Seni Indonesia berdiri pada Mei 1998 oleh pak Soekarno dan Kementrian Kebudayaan Indonesia. Wisma Seni Indonesia baru berganti nama menjadi Galeri Nasional Indonesia sekitar pada tahun 2000-an hingga saat ini. Pameran God Bless ini bertempat di gedung temporer   Galeri Nasional Indonesia hingga 1 Maret 2024. Seperti yang sudah di sebutkan diatas, pameran God Bless ini menampilkan foto pada saat band tersebut tampil, alat musik yang digunakan God Bless pada saat Latihan untuk rekaman dan tampil, gambaran back studio God Bless untuk rekaman, penghargaan, kostum era 1970-an, serta biodata terkait band tersebut, dan masih banyak hal menarik lainnya.<\/p>\n<p>God Bless adalah salah satu band rock paling ikonik di Indonesia. Band ini dibentuk pada tahun 1973 di Jakarta oleh Ahmad Albar (vokal), Donny Fattah (gitar), Ian Antono (gitar), Jockie Soerjoprajogo (bass), dan Teddy Sujaya (drum). Mereka adalah bagian dari gelombang musik rock Indonesia yang berkembang pesat pada tahun 1970-an.<\/p>\n<p>God Bless terkenal karena musik mereka yang energik dan lirik-lirik yang sering mengangkat tema-tema sosial dan politik. Mereka sering kali dianggap sebagai pionir musik rock di Indonesia dan telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan musik rock di negara tersebut.<\/p>\n<p>Salah satu album paling terkenal mereka adalah &#8220;God Bless&#8221; yang dirilis pada tahun 1975, yang berisi lagu-lagu hits seperti &#8220;Huma Di Atas Bukit&#8221;, &#8220;Cermin&#8221;, dan &#8220;Semut Hitam&#8221;. Album ini sangat berpengaruh dan dianggap sebagai salah satu album terbaik dalam sejarah musik Indonesia. Selama beberapa dekade, God Bless telah menjadi salah satu band paling konsisten dan dihormati di Indonesia. Mereka telah merilis sejumlah album yang sukses dan terus tampil di berbagai acara musik di dalam dan luar negeri.<br \/>\nMeskipun telah mengalami perubahan anggota selama bertahun-tahun, God Bless tetap aktif dalam dunia musik hingga saat ini, menjaga status mereka sebagai salah satu band legendaris di Indonesia.<\/p>\n<p>Aku berkunjung ke Galeri Nasional pada Kamis, 22 Februari 2024 sekitar jam 18.30 WIB menggunakan transportasi kereta lalu turun di Stasiun Gondangdia dan jalan kaki sekitar 15 menit menuju ke musium seni tersebut. Setibanya di Galeri Nasional, aku segera merasakan atmosfer yang sarat dengan kegembiraan dan nostalgia. Di pintu masuk, poster besar dengan gambar-gambar God Bless dari masa ke masa menyambut para pengunjung. Aku tak sabar untuk mulai menjelajahi pameran ini. Sampai disana aku bertemu dengan Kak Maria selaku pemandu di Galeri Nasional Indonesia, dan dijelaskan mengenai sedikit sejarah tentang Galeri Nasional Indonesia serta Pameran 50 Tahun God Bless di musium seni tersebut.<\/p>\n<p>Di ruang pertama, foto-foto langka dari awal karier God Bless menarik perhatianku. Aku bisa melihat bagaimana mereka mulai sebagai sekumpulan pemuda dengan semangat yang membara untuk mengubah dunia musik Indonesia. Kemudian, koleksi instrumen musik dan kostum panggung mereka menggambarkan perjalanan karier yang luar biasa. Tak lupa, ada juga sudut pameran yang didedikasikan untuk penggemar setia God Bless. Di sini, penggemar dapat melihat barang-barang langka, seperti kaset-kaset tua, poster, dan merchandise yang menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah fanatisme terhadap band ini.<\/p>\n<p>Bergerak dari satu galeri ke galeri lainnya, kami disuguhkan dengan pemandangan yang luar biasa. Di satu sisi, terdapat koleksi instrumen musik klasik yang pernah dimainkan oleh personel God Bless. Aku tak bisa menahan diri untuk tidak menyentuh gitar legendaris yang pernah menghasilkan riff-riff ikonis mereka. Di lain sisi, kostum panggung dengan warna- warna mencolok dan desain yang eksentrik menghiasi ruangan, mengingatkan kami pada panggung-panggung megah yang pernah mereka gelar. Tak lupa aku jug mewawancarai pengunjung yang ada disana untuk mengetahui experience dari pengunjung tersebut mengenai pameran seni music rock ini, dan beliau sangat senang karena hal ini lah merupakan hal baru yang diketahui olehnya yaitu terbentuknya munculnya band rock yang ada di Indonesia.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/aaa.jpg\" alt=\"\" width=\"712\" height=\"612\" class=\"aligncenter size-full wp-image-12355\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/aaa.jpg 712w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/aaa-300x258.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/aaa-150x129.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/aaa-696x598.jpg 696w\" sizes=\"(max-width: 712px) 100vw, 712px\" \/><\/p>\n<p>God Bless juga dikenal sebagai pelopor kolaborasi antara musisi rock dan orkestra dalam konser &#8220;God Bless Symphony&#8221; pada tahun 1992. Keberhasilan mereka tidak hanya dalam menciptakan lagu-lagu bermutu tinggi tetapi juga dalam memberikan warna baru pada industri musik Indonesia. Selama perjalanan panjangnya, God Bless tetap menjadi kekuatan utama dalam musik rock Indonesia, menginspirasi generasi setelahnya. Kesuksesan dan keberlanjutan mereka sepanjang dekade menjadi bukti keberhasilan dalam menjaga kehadiran mereka dalam dunia musik Indonesia.<\/p>\n<p>Dengan citra yang dikenalnya sebagai band rock Indonesia, God Bless mendapatkan berbagai macam penghargaan dari dalam negeri maupun mancanegara hingga mendapatkan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia pada saat 48 tahun God Bless berkarya tepat pada 2021.<\/p>\n<p>Sekian cerita singkatku mengenai kunjungan ke musium seni Galeri Nasional Indonesia mengenai pameran seni musik Retrospektif 50 Anniversary God Bless, semoga bisa membuat kalian untuk berkunjung ke musium seni musik ini terutama bagi kalian yang suka terhadap musik, sekaligus dapat belajar lebih dalam mengenai berbagai genre musik lewat pameran yang di tampilkan di Galeri Nasional Indonesia.<\/p>\n<p>Oleh: <strong>Adinda Rahmi Aisyah<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Perjalanan ini dimulai pada saat aku berfikir untuk ingin berkunjung ke &#8220;Galeri Nasional Indonesia&#8221;, pasti bagi kalian yang membaca cerita ini mulai memikirkan pertanyaan tentang &#8220;mengapa harus ke Galeri Nasional, apakah tidak ada tempat lain?&#8221;. Ya jawabannya karena pada dasarnya aku sangat suka mengenai hal yang berbau sejarah dan musik, tepat pada saat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-12354","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12354","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12354"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12354\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}