{"id":11517,"date":"2024-02-18T15:15:11","date_gmt":"2024-02-18T07:15:11","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=11517"},"modified":"2024-02-18T15:15:11","modified_gmt":"2024-02-18T07:15:11","slug":"disambut-hangat-pelaku-umkm-kelurahan-kauman-akui-bahagia-banyak-berbagi-momen-bersama-mahasiswa-umm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/disambut-hangat-pelaku-umkm-kelurahan-kauman-akui-bahagia-banyak-berbagi-momen-bersama-mahasiswa-umm\/11517\/","title":{"rendered":"DISAMBUT HANGAT, PELAKU UMKM KELURAHAN KAUMAN AKUI BAHAGIA BANYAK BERBAGI MOMEN BERSAMA MAHASISWA UMM"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-11519\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.35.41_1d1124b9.jpg\" alt=\"\" width=\"1600\" height=\"1200\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.35.41_1d1124b9.jpg 1600w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.35.41_1d1124b9-300x225.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.35.41_1d1124b9-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.35.41_1d1124b9-768x576.jpg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.35.41_1d1124b9-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.35.41_1d1124b9-150x113.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.35.41_1d1124b9-696x522.jpg 696w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.35.41_1d1124b9-1068x801.jpg 1068w\" sizes=\"(max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; PMM merupakan program dari Universitas Muhammadiyah Malang yang dilakukan oleh mahasiswa secara berkelompok dan merupakan salah satu kesempatan bagi para mahasiswa untuk menyalurkan berbagai macam kegiatan positif pada masyarakat. Program ini juga sebagai bentuk dari salah satu cara dharma perguruan tinggi untuk Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa dimana mahasiswa secara langsung terjun ke daerah yang telah ditentukan untuk membantu masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh kelompok 93 gelombang 2 pada tanggal 19 Januari hingga 19 Februari 2024.. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini juga dimaksimalkan untuk\u00a0 mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian <a href=\"https:\/\/umm.ac.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Universitas Muhammadiyah Malang <\/a>.<\/p>\n<p>Anggota kelompok dalam pengabdian ini terdiri dari Nafisa Aura, Tata Cita, Wulan Ayu, Nahda Awindya, dan Erwin Dwi yang berasal dari program studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang serta dibimbing langsung oleh Bapak Iradhat Taqwa Sihidi, S.IP., M.A., selaku dosen pembimbing lapangan (DPL).<\/p>\n<p>Setelah melakukan riset lapang, kelompok PMM tersebut memutuskan untuk fokus terhadap program pengembangan dari kemajuan media digital khususnya sosial media. Program ini akan dilaksanakan di Kelurahan Kauman, Kota Malang, Jawa Timur, khususnya di wilayah Kampoeng Heritage Kajoetangan dengan pertimbangan banyaknya UMKM berkembang yang memiliki konsep unik, namun belum ada eksekusi dan framing yang menarik di sosial media. Hal Tersebut dijadikan landasan untuk membuat program Pendampingan Keterampilan Konten bagi Pelaku UMKM di kawasan tersebut.<\/p>\n<p>Setelah melakukan pendataan, ternyata kehadiran sekelompok mahasiswa dari UMM tersebut mendapat antusias luar biasa dari warga setempat. Sekitar 30 UMKM yang mendaftar untuk pendampingan pembuatan konten untuk produknya. Walaupun hanya beranggotakan 5 orang, para mahasiswa ini sungguh senang bisa andil dan menjadi bagian dari perjalanan pelaku UMKM dalam ikhtiar mengembangkan usaha. Materi akan diajarkan oleh mahasiswa PMM ini adalah tutorial pengambilan<em> footage <\/em>video serta tutorial edit video menggunakan aplikasi capcut.<\/p>\n<p>Hari demi hari mahasiswa PMM mendatangi satu demi satu setiap UMKM dan mulai mempelajari apa daya tarik dari tiap produknya, bagaimana model pemasaran yang tepat di media sosial, hingga bagaimana penyampaian konten yang sesuai dengan sasaran. Hal ini tentu tidak mudah dan telah melalui proses diskusi panjang. Dengan berjalannya waktu, para mahasiswa semakin mengetahui apa yang dibutuhkan dan metode pengajaran seperti apa yang tepat bagi pelaku usaha yang usianya tidak muda lagi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-11518\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.36.02_1e3c0ef7.jpg\" alt=\"\" width=\"1600\" height=\"1200\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.36.02_1e3c0ef7.jpg 1600w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.36.02_1e3c0ef7-300x225.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.36.02_1e3c0ef7-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.36.02_1e3c0ef7-768x576.jpg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.36.02_1e3c0ef7-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.36.02_1e3c0ef7-150x113.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.36.02_1e3c0ef7-696x522.jpg 696w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-18-pukul-13.36.02_1e3c0ef7-1068x801.jpg 1068w\" sizes=\"(max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><\/p>\n<p>UMKM di sana sangat sangatlah beragam. Ada yang menjual jajanan tempo dulu, makanan viral, cafe dengan konsep rumahan hingga pernak pernik khas malang yang dibuat sendiri. Semua produk disana memiliki daya jualnya masing-masing.Mahasiswa dengan sabar mencoba untuk memberikan pemahaman mengenai cara mengkomunikasikan kelebihan atau keunikan dari produk melalui sebuah unggahan konten. Berkat dari kesabaran dan juga kegigihan dari pelaku UMKM, mayoritas dari mereka memahami dan sudah mulai aktif memproduksi konten sendiri. \u201cmbak, kemarin saya posting konten di WA sudah pakai editan sendiri looo hihihi\u201d ungkap ibu Dewi, partisipan UMKM penjahit baju kebaya. tentu kami senang, walaupun kualitas yang dihasilkan belum maksimal, tetapi itu sudah bentuk kemajuan<\/p>\n<p>Para mahasiswa melakukan dengan sangat senang karena melihat para pelaku usaha yang semangat dan pantang menyerah, walau sebenarnya keterampilan ini adalah hal baru yang tergolong sulit untuk dipelajari. Sehingga segenap tim pendamping mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya dan terima kasih telah dengan hangat menyambut kedatangan kelompok mahasiswa dan selalu terbuka serta ramah. Tidak hanya berbagi ilmu, Mahasiswa juga mengakui banyak mendapat ilmu baru dari pada pelaku usaha, seperti susahnya merintis usaha, bagaimana menghadapi kerugian dan juga motivasi berharga. Mahasiswa berharap, para pelaku UMKM bisa konsisten dalam memproduksi konten agar semakin terampil dan berdampak positif bagi usahanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; PMM merupakan program dari Universitas Muhammadiyah Malang yang dilakukan oleh mahasiswa secara berkelompok dan merupakan salah satu kesempatan bagi para mahasiswa untuk menyalurkan berbagai macam kegiatan positif pada masyarakat. Program ini juga sebagai bentuk dari salah satu cara dharma perguruan tinggi untuk Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa dimana mahasiswa secara langsung terjun ke daerah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-11517","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11517","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11517"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11517\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11517"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11517"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11517"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}