{"id":11324,"date":"2024-01-17T15:57:40","date_gmt":"2024-01-17T07:57:40","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=11324"},"modified":"2024-02-14T16:01:36","modified_gmt":"2024-02-14T08:01:36","slug":"mengakar-sehat-di-desa-cihideung-udik-jejak-penanaman-tanaman-obat-keluarga-mahasiswa-kkn-ipb-untuk-kesejahteraan-bersama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/mengakar-sehat-di-desa-cihideung-udik-jejak-penanaman-tanaman-obat-keluarga-mahasiswa-kkn-ipb-untuk-kesejahteraan-bersama\/11324\/","title":{"rendered":"Mengakar Sehat di Desa Cihideung Udik: Jejak Penanaman Tanaman Obat Keluarga Mahasiswa KKN IPB untuk Kesejahteraan Bersama"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Para mahasiswa IPB University yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Cihideung Udik melaksanakan program kerja terkait ketahanan pangan di Desa Cihideung Udik. Kegiatan ini mencakup penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bersama Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) di lahan desa pada tanggal 17 Januari 2024. Varietas tanaman obat yang ditanam meliputi sereh, jahe merah, lengkuas, kunyit, kunyit putih, dan lempuyang.<\/p>\n<p>Tanaman Obat Keluarga (TOGA) atau yang biasa dikenal dengan apotik hidup merupakan sekelompok tumbuhan budidaya yang memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan dan bisa digunakan sebagai obat. Secara umum TOGA tidak hanya berfungsi sebagai penyedia ramuan penyembuhan, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui peningkatan status gizi, penambahan penghasilan, dan perbaikan kesehatan lingkungan pemukiman.<br \/>\nKoordinator KKN-T Inovasi Desa Cihideung Udik, Alda Hesti Yulianti menjelaskan bahwa kegiatan penanaman ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan taman TOGA di Desa Cihideung Udik.<\/p>\n<p>\u201cProgram penanaman TOGA ini menjadi langkah awal kami untuk menarik perhatian masyarakat agar dapat ikut andil untuk mewujudkan taman TOGA di Desa Cihideung Udik. Oleh karena itu kami mengajak Gabungan Kelompok Tani setempat untuk menjadi inisiator dalam mewujudkan taman TOGA Desa Cihideung Udik tersebut,\u201d ungkap Alda.<\/p>\n<p>Ketua GAPOKTAN Desa Cihideung Udik, Pak Cecep mengatakan bahwa pelaksanaan program mahasiswa KKN-T Inovasi ini mampu meramaikan lahan desa yang biasanya ditanami tanaman palawija dan sejenisnya.<\/p>\n<p>\u201cBersama kelompok mahasiswa penanaman TOGA ini dilakukan di lahan yang disediakan desa untuk dikelola kami (Kelompok Tani) untuk mendukung program ketahanan pangan. Biasanya kami menanam berbagai macam tanaman palawija dan tanaman konsumsi pokok lainnya. Dengan adanya penanaman TOGA ini lahan ini menjadi lebih bervariasi dan harapan kedepannya lahan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk mulai membudidayakan Tanaman Obat Keluarga mereka masing-masing,\u201d ujar Pak Cecep.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/IMG_3104.jpeg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"409\" class=\"aligncenter size-full wp-image-11326\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/IMG_3104.jpeg 750w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/IMG_3104-300x164.jpeg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/IMG_3104-150x82.jpeg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/IMG_3104-696x380.jpeg 696w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<p>Salah satu anggota kelompok mahasiswa KKN-T Inovasi IPB, Syahli Raihan Najib menyampaikan bahwa tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan ini tidak hanya terbatas pada penanaman tanamannya saja, melainkan menjadi perantara edukasi bagi masyarakat untuk mengetahui lebih dalam terkait Tanaman Obat Keluarga ini.<\/p>\n<p>\u201cKegiatan ini tidak hanya sebatas penanaman TOGA saja, nantinya kami akan mempersiapkan beberapa papan nama untuk memberikan informasi terkait tanaman yang ditanam di lahan ini. Kami berharap dengan adanya papan nama informasi tersebut mampu memberikan pengetahuan kepada masyarakat sekitar yang berkunjung ke lahan dan mulai tertarik untuk ikut membudidayakannya di pekarangan masing-masing,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ibu Mary selaku ketua kelompok ibu-ibu PKK Desa Cihideung Udik mendukung kegiatan penanaman tersebut dengan harapan kedepannya ibu-ibu PKK Desa dapat ikut serta dalam pelesatiran tanaman TOGA ini di rumah masing-masing dan dapat merasakan manfaatnya langsung dari adanya penanaman tanaman TOGA ini.<\/p>\n<p>\u201cKegiatan yang diajukan mahasiswa ini sudah sangat bagus. Saya berharap dengan inisiasi penanaman ini, kami ibu-ibu PKK dapat mengunjungi langsung lahan taman TOGA dan dapat belajar cara pembudidayaan TOGA ini. Sehingga kedepannya kami dapat membudidayakannya sendiri di sekitar rumah, dan dapat memanfaatkannya langsung apabila dibutuhkan baik itu untuk keperluan memasak ataupun keperluan obat tradisional\u201d, ungkap Ibu Mary<br \/>\n\u00a0<br \/>\nKegiatan penanaman tanaman obat diharapkan dapat menjadi contoh budidaya TOGA bagi masyarakat sekitar. Dengan memulai menanamnya di lahan kelompok tani, masyarakat sekitar dapat berkunjung untuk melihatnya dan mulai menanam di pekarangan rumah masing-masing. Kedepannya melalui partisipasi aktif dalam menanam TOGA di pekarangan masing-masing, diharapkan warga dapat merasakan manfaatnya secara langsung, baik dalam pemeliharaan kesehatan, peningkatan status gizi, maupun peningkatan penghasilan.<br \/>\n\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Para mahasiswa IPB University yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Cihideung Udik melaksanakan program kerja terkait ketahanan pangan di Desa Cihideung Udik. Kegiatan ini mencakup penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bersama Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) di lahan desa pada tanggal 17 Januari 2024. Varietas tanaman obat yang ditanam meliputi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11325,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-11324","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11324","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11324"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11324\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11325"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11324"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11324"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11324"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}