{"id":11183,"date":"2024-02-06T17:55:09","date_gmt":"2024-02-06T09:55:09","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=11183"},"modified":"2024-02-06T17:55:09","modified_gmt":"2024-02-06T09:55:09","slug":"optimalisasi-umkm-lokal-mahasiswa-kkn-undip-lakukan-pendampingan-dalam-rangka-re-branding-produk-olahan-jahe-instan-di-desa-kamal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/optimalisasi-umkm-lokal-mahasiswa-kkn-undip-lakukan-pendampingan-dalam-rangka-re-branding-produk-olahan-jahe-instan-di-desa-kamal\/11183\/","title":{"rendered":"OPTIMALISASI UMKM LOKAL, MAHASISWA KKN UNDIP LAKUKAN PENDAMPINGAN DALAM RANGKA RE-BRANDING PRODUK OLAHAN JAHE INSTAN DI DESA KAMAL"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com, Kamal-Sukoharjo<\/strong> (23\/1\/2024) Mahasiswa KKN Undip melakukan pendampingan dengan UMKM Lokal Desa Kamal, yaitu Rimpang Lestari yang merupakan UMKM binaan Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo. Kelompok Rimpang Lestari memiliki produk yang dinamai dengan Rimpangku yang memiliki beberapa varian seperti Jahe Instan, Jahe Kencur Instan, dan Kunyit Bubuk. Rimpang Lestari sendiri di ketuai oleh Pak Sigit dan memiliki beberapa anggota yang merupakan warga lokal Desa Kamal.<\/p>\n<p>Rimpang Lestari mulai memproduksi berbagai olahan Rimpang dari bulan Maret 2022 dan pemasarannya hanya memanfaatkan media Whatsapp dengan jangkauan konsumen hanya seputar orang-orang terdekat. Bu Wagiyem selaku penanggung jawab produksi Rimpangku menyatakan bahwa Rimpangku ini memiliki potensi untuk berkembang, \u201cRimpangku ini dari awal penjualan menghasilkan untung yang besar dan sudah balik modal, akan tetapi karena keterbatasan alat dan tenaga dalam produksi nya, kami belum berani untuk menjadikan Rimpangku ini jadi usaha utama\u201d ujar Bu Wagiyem.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-06-pukul-17.04.17_7df9c35f.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"1024\" class=\"aligncenter size-full wp-image-11185\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-06-pukul-17.04.17_7df9c35f.jpg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-06-pukul-17.04.17_7df9c35f-225x300.jpg 225w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-06-pukul-17.04.17_7df9c35f-150x200.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-06-pukul-17.04.17_7df9c35f-300x400.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Gambar-WhatsApp-2024-02-06-pukul-17.04.17_7df9c35f-696x928.jpg 696w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<p>\u201cPilihan kami untuk melakukan Re-branding pada produk Rimpangku dilatarbelakangi oleh  potensi yang dimiliki Rimpang Lestari untuk berkembang, mulai dari produknya hingga SDM yang di belakangnya, semuanya memiliki potensi dan kemauan yang besar untuk mencakup pasar yang lebih luas\u201d Ungkap salah satu mahasiswa KKN Undip.<\/p>\n<p>Mahasiswa KKN Undip melakukan sosialisasi dan pendampingan pembentukan NIB dan P-IRT untuk produk Rimpangku, serta optimalisasi marketplace dengan pelatihan dan pembuatan akun Instagram, Facebook, dan lynk.id untuk membantu pemasaran produk Rimpangku. Selain itu, mahasiswa KKN Undip juga melakukan perancangan ulang terkait logo dan kemasan dengan model dan tipe yang lebih minimalis dan diharapkan dapat masuk ke pasar yang lebih modern yang akan digunakan nantinya untuk produk Rimpangku.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com, Kamal-Sukoharjo (23\/1\/2024) Mahasiswa KKN Undip melakukan pendampingan dengan UMKM Lokal Desa Kamal, yaitu Rimpang Lestari yang merupakan UMKM binaan Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo. Kelompok Rimpang Lestari memiliki produk yang dinamai dengan Rimpangku yang memiliki beberapa varian seperti Jahe Instan, Jahe Kencur Instan, dan Kunyit Bubuk. Rimpang Lestari sendiri di ketuai oleh Pak Sigit dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11184,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-11183","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11183","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11183"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11183\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11184"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11183"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11183"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11183"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}