{"id":10829,"date":"2024-01-19T09:18:26","date_gmt":"2024-01-19T01:18:26","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=10829"},"modified":"2024-01-19T09:18:26","modified_gmt":"2024-01-19T01:18:26","slug":"kenaikan-suplly-chain-di-rotterdam-yang-berefek-pada-aktivitas-ekonomi-belanda-di-area-blue-banana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/kenaikan-suplly-chain-di-rotterdam-yang-berefek-pada-aktivitas-ekonomi-belanda-di-area-blue-banana\/10829\/","title":{"rendered":"Kenaikan Suplly Chain di Rotterdam yang berefek pada aktivitas  Ekonomi Belanda di Area Blue Banana"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar1-70.jpg\" alt=\"\" width=\"368\" height=\"206\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10830\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar1-70.jpg 368w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar1-70-300x168.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Gambar1-70-150x84.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 368px) 100vw, 368px\" \/><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Mengelola bahan mentah agar menjadi sebuah produk  untuk dikirimkan kepada konsumen dalam kegiatan distribusi dikenal dengan istilah Suplly Chain. Suplly Chain dinilai sebagai proses bisnis yang efektif untuk menciptakan kinerja kompetitif yang dapat menguntungkan sebuah negara. Upaya dalam menjalankan Suply Chain dilakukan dengan negosiasi, meningkatkan relasi dengan mitra, pengembangan perusahaan, memaksimalkan proses produksi serta menjalani hubungan baik dengan para pemasok. <\/p>\n<p>Hal tersebut dilakukan negara yang ingin meningkatkan daya saingnya dan akan berdampak pada kelangsugan hidup dari negara karena akan mendorong kinerja yang kompetitif terutama di sektor perekonomian dan perdagangan. Dasar terciptanya Blue Banana bersinggungan langsung dengan perkembangan sektor industri maupun perdagangan yaang dapat dilihat pada abad-18, negara-negara yang tergabung dlam kawasan Blue Banana merasakan adanya keuntungan yang signifikan, mereka mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat berkat dari inovasi teknologi yang dilakukan serta perbaikan infrastruktur untuk menunjang kelangsungang perekonomian bahkan perdagangan negara-negara yang termasuk di area Blue Banana. Pada Area Blue Banana sendiri, terdapat beberapa kota besar yang termasuk wilayah metropolitan didalamnya yakni London, Jerman, Prancis serta Belanda. <\/p>\n<p>Belanda merupakan salah satu negara yang berada tepat di area Blue Banana, tepatnya disisi barat terdapat wilayah Ranstand dimana terdapat kota-kota sebagai pusat utama dari pertumbuhan ekonomi serta wadah bisnis yakni Rotterdam yang adalah pelabuhan besar yang memuat aktivitas logistik Eropa. Dengan memanfaatkan posisi negaranya yang strategis,  Belanda melakukan investasi dengan sekutunya yang masuk dalam area Blue Banana, menunjukan bahwa area yang strategis dengan infrastruktur yang besar serta membangun relasi dengan mitra internasional memberi kontribusi pada kenaikan Rotterdam sebagai pusat Supply Chain dimana pelabuhan ini memainkan peran penting agar menghubungkan Belanda dan Eropa dengan pasar-pasar utama di dunia. Sehingga dengan meningkatkan investasi, Pelabuhan Rotterdam berharap untuk terus menjadi pusat rantai pasokan utama di dunia. <\/p>\n<p>Keuntungnan terus dirasakan negara-negara yang tergabung di area Blue Banana. Salahsatu Bukti nyata yakni Belanda dimana pasokan utama Supply Chain Pelabuhan Rotterdam mengalami kenaikan yang signifikan. Hal ini diarenakan adanya upaya investasi dan kerjasama yang  dibangun Belanda dengan sekutu yang juga menjadi anggota Blue Banana. Hal ini karena  area atau lokasi Blue Banana di dominasi oleh negara-negara yang memiliki kekuatan besar khususnya ekonomi seperti Inggris, Jerman, Prancis, dan Belanda itu sendiri.<br \/>\nBelanda menjadi pusat utama dari Supply Chain karena adanya letak geografisnya yang bisa menjangakau  negara besar Eropa, sehingga banyak perusahaan tertarik dengan system bisnis yang diimplementasikan oleh Belanda. Sistem logistic juga menjadi alasan Belanda menjadi pusat utama Supply Chain. Peningkatan Suplly Chain ini memiliki dampak yang dirasakan oleh Belanda dan Blue Banana. <\/p>\n<p>Adapun dampak Supply Chain bagi Belanda seperti meningkatnya ekspor dan impor. Lahan sekitar 2.000 dimanfaatkan oleh pemerintah untuk membuka lapangan pekerjaan bagi warganya. Dampak  Rotterdam sebagai pusat Suply Chain bagi negara-negara area Blue Banana yakni terdapat kemacetab dan penundaan pelabuhan dimana 443 juta ton angkutan yang ditangani oleh Pelabuhan Rotterdam sejak 2021 belum pulih karena aanya Covid-19. Belanda menggunakan letak geografis untuk melakukan pembangunan besar-besaran. Dapat dilihat dari geoekonomi dan geopolitik yang dipakai Belanda dalam meningkatkan Supply Chain untuk menarik kerjasama dan investasi secara regional maupun global, sehingga bisa memenuhi national interest dari Belanda khususnya disektor ekonomi,<\/p>\n<p>Oleh: <strong>Crysan Frangky P<\/strong>, (Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional Universitas Teknologi Yogyakarta)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Mengelola bahan mentah agar menjadi sebuah produk untuk dikirimkan kepada konsumen dalam kegiatan distribusi dikenal dengan istilah Suplly Chain. Suplly Chain dinilai sebagai proses bisnis yang efektif untuk menciptakan kinerja kompetitif yang dapat menguntungkan sebuah negara. Upaya dalam menjalankan Suply Chain dilakukan dengan negosiasi, meningkatkan relasi dengan mitra, pengembangan perusahaan, memaksimalkan proses produksi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-10829","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10829","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10829"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10829\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10829"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10829"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10829"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}