{"id":10596,"date":"2024-01-08T15:21:27","date_gmt":"2024-01-08T07:21:27","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=10596"},"modified":"2024-01-08T15:21:27","modified_gmt":"2024-01-08T07:21:27","slug":"bukan-hanya-tugas-perempuan-laki-lakipun-harus-bisa-melakukannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/bukan-hanya-tugas-perempuan-laki-lakipun-harus-bisa-melakukannya\/10596\/","title":{"rendered":"Bukan Hanya Tugas Perempuan, Laki-Lakipun Harus Bisa Melakukannya"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Mungkin masyarakat masih awan dengan isu mengenai bias gender. Bias gender atau yang lebih akrab di telinga masyarakat sebagai isu tentang diskriminasi atau ketidakadilan gender. Bias gender merupakan kecenderungan membela salah satu gender atau jenis kelamin tertentu sehingga menimbulkan ketidakadilan gender yang dirasakan. Bentuk tindakan yang termasuk dalam bias gender meliputi marginalisasi, subordinasi, stereotip, kekerasan dan beban kerja.<\/p>\n<p>Dan yang paling banyak di rugikan dalam hal ini adalah perempuan. Perempuan sering dianggap sebagai seseorang yang lemah dan tidak bisa menjadi pemimpin. Perempuan hanya bertugas untuk mengurus rumah tangga dan anak sedangkan laki-laki ya bekerja di luar rumah. Hal ini merupakan tindak yang termasuk dalam bias gender yakni beban kerja. <\/p>\n<p>Beban kerja ini menilai bahwa perempuan lebih rajin daripada laki-laki sehingga melimpahkan semua pekerjaan rumah tangga kepada seorang istri. Banyak juga suami yang melarang istri untuk bekerja dan menyuruhnya untuk fokus mengurus rumah. Hal tersebut juga banyak terjadi karena anggapan yang sering melekat pada image perempuan yakni \u201cPerempuan tidak perlu mendapatkan pendidikan yang tinggi\u201d. Sehingga timbullah bias gender beban terjadi secara turun menurun dalam kurun waktu yang lama hingga saat ini. <\/p>\n<p>Karena perkembangan teknologi yang pesat membuat ungkapan tersebut mulai perlahan pudar karena saat ini banyak perempuan bersekolah sampai perguruan tinggi. Bekerja ditempat yang bagus. Dan dapat menjadi pemimpin dalam suatu perusahaan dalam sebuah divisi. <\/p>\n<p>Menjadi ibu rumah tangga bukanlah tugas yang mudah. Dan melakukan tugas rumah tangga bukan hanya tugas seorang istri tapi tugas seluruh anggota keluarga yang ada di dalam rumah. Jika seorang istri bekerja sebaiknya suaminya ikut meringankan beban untuk melakukan tugas rumah tangga seperti menyapu rumah, membersihkan rumah dari debu, bermain dengan anak atau memasak. Saat ini kegiatan memasak bukan hal yang tabu bagi seorang laki-laki. <\/p>\n<p>Laki-laki harus mau ikut serta dalam melakukan kegiatan rumah tangga. Jangan merasa karena sudah mencari nafkah maka ia berhak untuk bersantai di rumah saat keadaan rumah kotor atau berantakan. Merasa berhak dilayani dengan baik ketika di rumah karena sudah bekerja keras mencari nafkah di luar rumah. Hal tersebut yang membuat laki-laki merasa angkuh dan enggan untuk melakukan pekerjaan rumah. <\/p>\n<p>Laki-laki atau seorang suami harus memiliki mainsett tidak malu saat melakukan pekerjaan rumah. Karena banyak laki-laki yang menganggap pekerjaan rumah tangga kurang pantas dilakukan oleh laki-laki. Padahal tidak ada yang salah juga jika laki-laki mengerjakan pekerjaan rumah. Toh tidak merugikan orang lain dan malah membantu pekerjaan istrinya juga. <\/p>\n<p>Bukan kah jika seorang suami tidak enggan membantu melakukan pekerjaan rumah dan melakukannya dengan benar akan membuat istri menjadi kagum dan merasa sang suami sangat membantunya sekali. Istri akan merasa jika suami sangat perhatian dan mengerti posisinya sebagai ibu rumah tangga merupakan tugas yang tidak mudah. <\/p>\n<p>Jika seorang suami mudah membantu istri melakukan pekerjaan rumah, saya rasa istri akan dengan melayani sang suami juga dengan baik di rumah. Jika pekerjaan rumah dilakukan secara bersama-sama bukankah akan terasa lebih ringan dan cepat. Akan ada banyak kegiatan lain yang bisa dilakukan di dalam rumah seperti quality time dengan menonton film di rumah, berbagi cerita tentang kegiatan yang dilakukan hari ini, bermain dengan anak, menyampaikan keluh kesah dalam pekerjaan dan hal lainnya.<\/p>\n<p>Dengan saling membantu dan menghargai tugas dan kewajiban masing-masing akan membuat tindakan bias gender beban kerja tidak akan terjadi dalam kehidupan sehari-hari kita. Tanpa saling meremehkan atau menganggap beban kerja kita yang lebih berat daripada yang lainnya. <\/p>\n<p>Nama: <strong>PUTRI INAYAH PUSPITASARI<br \/>\nUNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 Surabaya<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Mungkin masyarakat masih awan dengan isu mengenai bias gender. Bias gender atau yang lebih akrab di telinga masyarakat sebagai isu tentang diskriminasi atau ketidakadilan gender. Bias gender merupakan kecenderungan membela salah satu gender atau jenis kelamin tertentu sehingga menimbulkan ketidakadilan gender yang dirasakan. Bentuk tindakan yang termasuk dalam bias gender meliputi marginalisasi, subordinasi, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-10596","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10596","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10596"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10596\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10596"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10596"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10596"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}