{"id":10229,"date":"2023-12-31T16:37:12","date_gmt":"2023-12-31T08:37:12","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=10229"},"modified":"2023-12-31T16:37:12","modified_gmt":"2023-12-31T08:37:12","slug":"10-fakta-tentang-kota-batam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/10-fakta-tentang-kota-batam\/10229\/","title":{"rendered":"10 Fakta Tentang Kota Batam"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_10230\" aria-describedby=\"caption-attachment-10230\" style=\"width: 624px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar1-248.jpg\" alt=\"\" width=\"624\" height=\"328\" class=\"size-full wp-image-10230\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar1-248.jpg 624w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar1-248-300x158.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar1-248-150x79.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 624px) 100vw, 624px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10230\" class=\"wp-caption-text\">Sumber : Shutterstock<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Kota Batam merupakan kota terbesar yang ada di Provinsi Kepulauan Riau. Kota ini disebut juga kota industri, karena memang pabrik banyak ditemukan disini.Secara geografis Kota Batam terletak di pulau sumatera yang dikelilingi oleh lautan wilayahnya. Tetapi tahukah kawan kalau Batam ini memiliki beragam fakta unik yang jarang kawan temukan di kota lain, penasaran kan ? Yuk kita lihat :<\/p>\n<p>1. T<strong>empat Tujuan Para Pencari Kerja<\/strong><br \/>\nSeperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa Batam disebut kota industi. Di kota ini banyak sekali lowongan pekerjaan yang bisa ditemukan disini. Oleh karena itu tidak jarang kalau kota Batam sebagai tujuan tempat merantau untuk bekerja.<\/p>\n<p>2.<strong> Beragam Suku Ada Disini<\/strong><br \/>\nKota Batam memiliki warga dengan beragam suku daerah di Indonesia, mulai dari suku jawa, batak, sunda, bugis, betawi, dan lain-lain. Salah satu alasan mengapa beragam suku daerah di Indonesia bisa ditemukan di Batam karena adanya urbanisasi.<\/p>\n<p>3. <strong>Kota Yang Dikelilingi Lautan<\/strong><br \/>\nBatam merupakan kota yang dikelilingi oleh lautan, sehingga jika ingin melakukan perjalanan keluar kota harus menggunakan transportasi laut atau udara. Pantai-pantai cantik, indah nan mempesona banyak dijumpai di Kota Batam.<\/p>\n<p>4.<strong> Dekat Dengan 2 Negara Sekaligu<\/strong>s<br \/>\nKota Batam berdekatan dengan 2 negara tetangga sekaligus, yaitu Singapura dan Malaysia. Bahkan saking dekatnya, negara Singapura bisa dilihat dari jauh melalui pantai yang ada di Kota Batam. Melalui perjalanan laut, negara singapura hanya menempuh waktu 45 menit saja, sedangkan jika ke negara Malaysia hanya menghabiskan waktu 2 jam perjalanan. Selain itu harga tiket yang dikeluarkan juga cukup terjangkau, sehingga tidak jarang orang Batam yang ingin merefreshing diri akan pergi ke Singapura dan Malaysia sebagai pelepas penat, berlaku juga untuk orang Singapura dan Malaysia yang terkadang datang ke Kota Batam untuk membeli barang-barang yang murah karena faktor mata uang yang berbeda.<\/p>\n<p>5. <strong>Memiliki Jembatan Ikonik<\/strong><br \/>\nJembatan barelang menjadi ikonik Kota Batam. Jembatan ini menghubungkan tiga pulau, yaitu Batam, Rempang, dan Galang. Selain itu, jembatan barelang memiliki memiliki jembatan 1 sampai 6 dan memiliki nama disetiap jembatannya. Jembatan Barelang dibangun pada masa pemerintahan presiden BJ Habibie.<\/p>\n<p>6. <strong>Memiliki Pelabuhan Domestik dan Internasional<\/strong><br \/>\nSebagai penghubung perjalanan laut, baik lokal maupun internasional, Kota Batam mempunyai pelabuhan domestik dan internasional. Jenis kapal yang sering digunakan adalah kapal ferry karena rata-rata jarak tempuh rute perjalanan yang ada di pelabuhan tidak terlalu jauh.<\/p>\n<p>7. <strong>Kabel Listrik di Bawah Tanah<\/strong><br \/>\nBeberapa daerah di Kota Batam menerapkan sistem kabel di bawah tanah untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat. Hal ini juga membuat Kota Batam menjadi terlihat lebih rapi dan tertata.<\/p>\n<p>8. <strong>Jumlah Wisatawan Yang Banyak<\/strong><br \/>\nWalaupun Kota Batam merupakan kota sibuk dan penuh dengan industri berat, bukan berarti tidak ada tempat wisata di Kota Batam, banyak sekali wisata yang bisa dijumpai di Kota Batam seperti landmark Welcome To Batam, telaga bidadari,sea forest adventure, dll.<\/p>\n<p>9. S<strong>awah Jarang Terlihat<\/strong><br \/>\nDi Kota Batam, sawah sangat jarang dan sulit untuk ditemukan, karena faktor tanah yang kurang subur. Untuk memenuhi kebutuhan pangan, pemerintah setempat mencari bahan pokok yang berasal dari pulau jawa ataupun yang lainnya.<\/p>\n<p>10.Memiliki Landasan Pacu Terpanjang di Indonesia<br \/>\nLandasan pacu Bandara Hang Nadim merupakan yang terpanjang dan satu-satunya di Indonesia, yaitu memiliki panjang 4025 meter ! Hal ini menjadi kebanggan tersendiri bagi orang Batam.<\/p>\n<p>Penulis : <strong>Muhammad Haryo Pambudi<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Kota Batam merupakan kota terbesar yang ada di Provinsi Kepulauan Riau. Kota ini disebut juga kota industri, karena memang pabrik banyak ditemukan disini.Secara geografis Kota Batam terletak di pulau sumatera yang dikelilingi oleh lautan wilayahnya. Tetapi tahukah kawan kalau Batam ini memiliki beragam fakta unik yang jarang kawan temukan di kota lain, penasaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-10229","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10229","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10229"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10229\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10229"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10229"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10229"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}