{"id":10037,"date":"2023-12-27T19:15:46","date_gmt":"2023-12-27T11:15:46","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=10037"},"modified":"2023-12-27T19:15:46","modified_gmt":"2023-12-27T11:15:46","slug":"menciptakan-interaksi-yang-baik-bersama-anak-panti-asuhan-sinar-damai-sejahtera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/menciptakan-interaksi-yang-baik-bersama-anak-panti-asuhan-sinar-damai-sejahtera\/10037\/","title":{"rendered":"MENCIPTAKAN INTERAKSI YANG BAIK BERSAMA ANAK PANTI ASUHAN SINAR DAMAI SEJAHTERA"},"content":{"rendered":"<p>Nama : <strong>Natalia Geovany Ginting<\/strong><br \/>\nNim : <strong>200902064<\/strong><br \/>\nProdi : <strong>Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Sumatera Utara<\/strong><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Manusia tidak luput dengan perannya sebagai makhluk sosial yang tak pernah lepas berinteraksi, tidak hanya pembicaraan hal yang penting namun pembicaraan ringan terkadang menjadi hal yang sangat penting untuk menambah informasi. Contohnya jika ketika seseorang menghadapi masalah, pasti akan bercerita entah itu teman, orang tua, saudara atau siapapun itu untuk mencurahkan isi hati dan perasaan semakin lega untuk mendapatkan saran yang terbaik<\/p>\n<p>Itu sebabnya saya sebagai Mahasiswa Universitas Sumatera Utara membantu adik-adik dalam menciptakan interaksi yang baik sesama mereka dengan menanamkan bagaimana dasar yang harus dimiliki untuk memiliki interaksi yang baik dari dini, sebagai berikut<\/p>\n<p>1. Kerjasama<br \/>\nSuatu pekerjaan yang dikerjakan oleh sekelompok individu atau saling membantu yang bertujuan mewujudkan kegiatan yang positif. Dalam kehidupan selalu memerlukan bantuan orang lain namun tetap dalam batas yang wajar. Contohnya, seperti gotong royong antar tetangga.<\/p>\n<p>2. Akomodasi<br \/>\nAkomodasi merupakan penyesuaian diri seseorang bahkan kelompok manusia yang sebelumnya saling bertentangan, supaya mengatasi ketegangan dengan antara pihak yang bertentangan dibutuhkanlah akomodasi.<\/p>\n<p>3. Toleransi<br \/>\nToleransi adalah sikap saling menghargai dan menghormati dalam bermasyarakat baik individu maupun berkelompok. Dalam hal ini seperti saling tolong menolong antar sesama tanpa memandang suku, agama, ras maupun antar golongan.<br \/>\nTapi dibalik itu semua juga terdapat beberapa hal yang menghalangi terjadinya interaksi yang baik seperti hal dibawah ini :<\/p>\n<p>1. Persaingan (Kompetisi)<br \/>\nPasti sudah tak asing dengan kata \u2018Kompetisi\u2019. Kompetisi merupakan interaksi sosial untuk saling bersaing secara individu maupun kelompok biasanya akan mencari keuntungan di bidang-bidang tertentu tanpa menggunakan ancaman kekerasan.<\/p>\n<p>2. Kontravensi<br \/>\nKontravensi adalah upaya seseorang untuk menentang suatu perkara secara tersembunyi supaya tidak terjadi perselisihan. Adapun biasanya seseorang akan bersikap ragu, tidak pasti, penyangkalan bahkan penolakan dengan tidak mengungkap secara terbuka. Ini disebabkan karena perbedaan pendirian di kalangan-kalangan tertentu. Contohnya: Membocorkan rahasia teman pada orang lain. Adapun perbuatan dalam bentuk kontravensi taktis, contohnya: Membuat tuduhan tiba-tiba tanpa alasan, menipu seseorang dengan berbagai alasan dan lain sebagainya.<\/p>\n<p>3. Pertentangan<br \/>\nKonflik adalah sebuah pertentangan atau bisa lanjutan dari kontravensi yang sifatnya terbuka yang biasanya akan menyebabkan pertikaian. Penyebabnya adanya perbedaan argumentasi yang membuat rasa marah hingga benci dan dapat menimbulkan untuk saling menyerang bahkan melukai seseorang bahkan kelompok<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nama : Natalia Geovany Ginting Nim : 200902064 Prodi : Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Sumatera Utara JurnalPost.com &#8211; Manusia tidak luput dengan perannya sebagai makhluk sosial yang tak pernah lepas berinteraksi, tidak hanya pembicaraan hal yang penting namun pembicaraan ringan terkadang menjadi hal yang sangat penting untuk menambah informasi. Contohnya jika ketika seseorang menghadapi masalah, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-10037","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10037","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10037"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10037\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10037"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10037"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10037"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}