
Semarang, JurnalPost.com, Rabu, tanggal 18 Oktober 2023, Pemerintah Desa Polosiri mengadakan acara sarasehan bersama tokoh masyarakat, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan mahasiswa KKN UIN Walisongo. Acara sarasehan tersebut mendiskusikan rencana pengembangan Desa Polosiri menjadi Desa Wisata. Sarasehan tersebut dilaksanakan secara outdoor di Joglo Dusun Krajan Polosiri di tengah hamparan sawah, kegiatan berjalan lancar yang diawali dengan Apel pagi pada pukul 08.30 WIB dan dilanjutkan dengan observasi singkat kawasan Joglo yang akan dijadikan desa wisata.
Beberapa pandangan diutarakan selama acara sarasehan berlangsung.
Endi sebagai Wakil BPD Desa Polosiri mengatakan, “Dengan adanya rencana untuk mengembangkan kawasan Joglo ini menjadi desa wisata, perlu diperhatikan nilai-nilai keagamaan yang ada. Jangan sampai ada hal-hal yang justru akan menimbulkan kesan negatif karena kawasan ini nantinya akan didatangi oleh banyak orang. Oleh sebab itu, kita perlu membuat aturan-aturan agar dipatuhi oleh siapa saja yang datang kemari.”
Purbo selaku Sekretaris Desa Polosiri menambahkan, “Ketika kawasan ini nanti sudah dijadikan tempat wisata, kita perlu memikirkan bagaimana agar pengunjung bisa merasa nyaman. Kebutuhan utama saat ini adalah ketersediaan layanan internet. Oleh karena itu kita perlu memasang wifi agar pengunjung bisa semakin antusias.”
Harapan tentang bagaimana pengembangan Desa Polosiri ke depannya juga diutarakan oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo.
“Acara sarasehan di Joglo Desa Polosiri berjalan dengan lancar. Tadi kami mendiskusikan banyak hal tentang bagaimana cara mengembangkan Desa Polosiri ke depannya. Harapan kami sebagai mahasiswa, edukasi dan literasi dapat diterapkan di Joglo ini dengan membuat perpustakaan mini di sudut Joglo. Itu akan semakin memperlengkap khazanah dalam pengembangan sumber daya di Desa Polosiri.” Ungkap Aidil, Kordes KKN Posko 6.