
JurnalPost.com – Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Unversitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang dilakukan di KB TK Islam Plus Al-Azhar oleh kelompok 244 gelombang 5.
Sampah plastik, khususnya botol plastik telah menjadi masalah lingkungan global yang meresahkan. Namun, dengan kreativitas dan inovasi yang tepat, kita dapat mengubah sampah ini menjadi peluang berharga untuk mendukung lingkungan yang lebih berkelanjutan. Pemanfaatan sampah botol plastik adalah salah satu solusi yang dapat diterapkan secara luas untuk mengurangi dampak negatif plastik terhadap planet kita. Berikut ini adalah beberapa cara pemanfaatan sampah botol plastik yang dapat membantu merubah permasalahan menjadi peluang:
Daur ulang botol plastik adalah cara paling efektif untuk mengurangi jumlah limbah plastik di lingkungan kita. Botol plastik dapat diolah kembali menjadi bahan baku untuk berbagai produk, seperti pakaian, tas, furnitur outdoor, dan lain-lain. Melalui kerjasama dengan industri daur ulang, kita dapat mendorong pengumpulan botol plastik bekas agar dapat dimanfaatkan kembali. Dari uraian tersebut, kelompok PMM 244 Gel. 7 yang beranggotakan :
– Nur Barokatul Rizki Rusmawati (202110230311068)
– Allinda Rizki Sugianto (202110230311021)
– Bunga Chantia Paradisa (202110230311024)
– Dyah Larasati Widyasputri (202110230311299)
– Nathascha Putri Acelya (202110230311338)
Mahasiswa Fakutas Psikologi dari Universitas Muhammadiyah Malang memberikan edukasi kepada murid yayasan TK Islam Plus Al-Azhar untuk membuat pot tanaman dari botol plastik air mineral. Menurut kami, Hal ini merupakan langkah penting dalam mengajarkan anak tentang kecenderungan dan kreativitas. Di usia dini, anak-anak sangat rentan untuk belajar melalui pengalaman nyata dan bermain, oleh karena itu kelompok PMM 244 Gel. 7 mempunyai salah satu program kerja yaitu untuk mengajak anak-anak TK berpartisipasi dalam proyek pemanfaatan botol plastik dapat menjadi cara yang menarik dan edukatif untuk mengajarkan mereka tentang pentingnya merawat lingkungan dan mengembangkan kreativitas. Selain itu melalui program kerja ini, siswa-siswi TK Islam Plus Al-Azhar dapat belajar mengenai pentingnya pemanfaatan barang bekas dan menjaga lingkungan. Mereka akan melihat bagaimana benda-benda bekas seperti botol dapat diubah menjadi sesuatu yang berguna kembali. Pada program kerja ini yang paling diunggulkan yaitu kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas. Ini juga dapat meningkatkan kemampuan motorik halus.

Pemanfaatan botol plastik bagi siswa-siswi TK Islam Plus Al-Azhar bukan hanya tentang bermain dan berkreasi, tetapi juga memberikan pembelajaran yang berharga tentang kreativitas untuk memanfaatkan barang bekas. Botol plastik yang semula adalah barang yang tidak bermanfaat dengan pemanfaatan menjadi pengganti pot tanaman, kini menjadi bahan yang indah, menarik dan bermanfaaat untuk penanaman beberapa jenis tanaman baik bunga dan sayuran.
Dengan dilaksanakan program kerja berkebun oleh kelompok PMM 244 Gel. 7 Universitas Muhammadiyah Malang, siswa-siswi TK Islam Plus Al-Azhar akan mengenal beberapa jenis tanaman bunga dan sayuran, serta terbiasa untuk selalu memanfaatkan barang bekas yang ada disekitarnya.