JurnalPost.com – Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang adalah kegiatan yang wajib diikuti oleh semua mahasiswa aktif di kampus tersebut. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa kepada masyarakat contohnya seperti penyuluhan, edukasi, pelestarian budaya dan nilai-nilai luhur. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh kelompok 44 Gelombang 4 pada tanggal 19 januari 2024. Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa ini berdampak positif kepada masyarakat.
Anggota Kelompok tersebut terdiri dari Mutiara Adhwaa Reiswanto, Loudy Amanda Eryan, Triasta Rizky Nugraha, Nadiva Shakirah dan Stefany Reeds Michelle, yang berasal dari jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang serta dibimbing oleh Ibu Tinuk Dwi Cahyani, SH., S.HI., M.Hum, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Membangun Potensi Dusun Krajan Sae RW 4 Melalui Optimalisasi Komunikasi Efektif di Media Sosial
Di era digital ini, media sosial bukan lagi sekadar platform untuk bersosialisasi, tetapi juga menjadi alat yang ampuh untuk membangun potensi dan memajukan suatu wilayah. Dusun Krajan Sae RW 4, dengan memanfaatkan media sosial secara efektif, dapat membuka peluang baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
Media sosial dapat menjadi wadah untuk mempromosikan potensi dusun Krajan Sae RW 4 kepada khalayak luas. Keindahan alam, budaya lokal, produk UMKM, dan berbagai potensi lainnya dapat ditampilkan secara menarik melalui foto, video, dan artikel. Hal ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat luar tentang dusun Krajan Sae RW 4 dan menarik wisatawan maupun investor.
Optimalisasi komunikasi efektif di media sosial dapat menjadi kunci untuk membangun potensi dusun Krajan Sae RW 4. Oleh karena itu kami Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang kelompok 44 gelombang 4 tahun 2024 mengadakan kegiatan sosialisasi. Dengan memanfaatkan platform ini secara tepat, dusun Krajan Sae RW 4 dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, memajukan ekonomi lokal, dan membangun masa depan yang lebih cerah.

Selain itu PMM Kelompok 44 Gelombang 4 juga melakukan pengabdian di TK Asalia Jl. Sarimun No. 54, Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak usia dini dengan berbagai macam metode pembelajaran yang lebih fresh dan mengasyikkan. Program ini juga untuk menambah pengetahuan baru, meningkatkan semangat dalam berkreativitas, keaktifan dan menambah keberanian siswa mengekspresikan diri dalam belajar mengajar.
Terdapat program-program yang sangat difokuskan pada cara berkomunikasi atau kepercayaan diri berbicara di depan umum. Dalam program ini kita menguatkan supaya anak – anak bisa percaya diri dan berani berbicara didepan umum dengan baik dan benar. Program ini dilaksanakan dengan berkenalan bersama siswa/i. Sebelum itu kita mencontohkan terlebih dahulu bagaimana supaya kita bisa percaya diri berbicara di depan kelas dan memberi tahu bagaimana cara yang baik dan benar.
Setelah itu para siswa/i diminta untuk mengangkat tangan, dan dipersilahkan untuk berdiri memperkenalkan dirinya dan bercerita di hadapan teman teman kelasnya. Bertepatan dengan baru masuknya sekolah setelah liburan panjang mereka bercerita tentang bagaimana pengalaman liburan mereka. Ketika mereka berbicara sesekali kita memberi apresiasi supaya meningkatkan rasa percaya diri para siswa/i dalam berkomunikasi di depan umum
Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang dilakukan oleh Kelompok 44 Gelombang 4 tidak hanya berfokus pada upaya peningkatan rasa percaya diri dan kreativitas peserta didik saja, namun PMM Kelompok 44 Gleombang 4 juga melakukan kegiatan pembentukan ruang pojok baca di lokasi tersebut. Kegiatan ini dimaksud agar para peserta didik memiliki semangat baca yang tinggi, sehingga memiliki wawasan ilmu yang luas.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk dan melestarikan budaya literasi di kalangan generasi muda. Dukungan juga diberikan kepada kami pihak kepala sekolah dan guru – guru lainnya, sehingga pembuatan ruangan pojok baca berjalan dengan lancar. Awal Mula pembentukan ruang pojok baca berkat ide dari anggota PMM Kelompok 44 Gelombang 4, pembentukan ruang pojok baca tentu harus melewati step demi step agar terselesaikan dengan sempurna.
Tahap pertama, yaitu penentuan desain dan tema untuk ruang pojok baca oleh kelompok PMM Kelompok 44 Gelombang 4. Dilanjutkan dengan berbelanja barang – barang yang diperlukan dalam pembentukan ruang pojok baca. Setelah itu, proses pembentukan ruang pojok baca dilakukan. PMM Kelompok 44 Gelombang 4 mengusung tema hutan rindang dengan berbagai macam hewan – hewan. Ruang pojok baca ini dibuat senyaman mungkin, dan semenarik mungkin agar para siswa/i terus bersemangat untuk membaca buku – buku yang ada di runag pojok baca tersebut.