
JurnalPost.com – Budaya untuk mengimplementasikan ilmu dan pengetahuan pada program pengabdian Masyarakat telah mengakar kuat di kalangan civitas akademik UM, terutama dosen. Dengan segala pengalaman dan keahlian dalam pengetahuan dan teknologi saat ini, para dosen diharapkan untuk bisa mengimplementasikan keilmuannya langsung kepada masyarakat sehingga dapat menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Seperti yang dilakukan oleh Dosen Universitas Negeri Malang di kelompok keahlian bidang Fisika, Dr. Robi Kurniawan, M.Si, kiprahnya di dunia akademik tidak terlepas dari sumbangsih karyanya kepada Masyarakat. Program dalam meningkatkan teknologi dan pendidikan khususnya metode pembelajaran terus digencarkan untuk mempermudah dalam penyampaian dan pemahaman materi.
Proyek pengabdian masyarakat terkait penggunaan teknologi dalam memaksimalkan kegiatan belajar-mengajar telah dilakukan oleh Tim Universitas Negeri Malang di MTsN 5 Kediri. Dalam kesempatan ini, Kerjasama telah terjalin antara UM dengan MTsN 5 Kediri dalam mengatasi masalah pendidikan.

Di era serba digital ini, kemajuan dalam segala sektor telah meningkat khususnya dalam bidang pendidikan. Kenyataannya, banyak sekolah masih ketinggalan dalam kemajuan metode pembelajaran. Hal ini tentunya disebabkan beberapa faktor, kurangnya fasilitas yang mendukung, tidak ada koneksi internet, dan tenaga pendidik yang kesulitan dalam pembelajaran digital. Kesulitan ini dirasakan oleh sekolah MTsN 5 Kediri dimana mereka masih mengalami kesulitan dalam mempersiapkan pembelajaran berbasis digital, utamanya dalam penyajian materi digital yang kurang menarik dan masih kesulitan dalam mengelola pembelajaran berbasis digital.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan difokuskan untuk pengembangan sistem pembelajaran berbasis digital di sekolah mitra, yaitu MTsN 5 Kediri, dengan penyajian yang menarik untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan pengelolaan kelas yang terpadu. Berapa platform akan digunakan, seperti media berbasis cloud dan aplikasi berbasis game. Pelatihan ini akan dilaksanakan dengan metode online dan offline dengan kegiatan secara umum berupa pemaparan dasar-dasar media digital dan cloud, pendampingan pengembangan kelas online terpadu, dan monitoring pelaksanaan pembelajaran dengan media yang telah disiapkan.

“Pembelajaran berbasis digital sangat bermanfaat dan membantu para guru di MTs Nkediri dalam menyampaikan materi dengan mudah dan dipahami oleh siswa”, ujar salah stau guru MTsN Kediri. Pelatihan ini berfokus pada penggunaan google cloud yang menyediakan berbagai fitur seperti, google sites, google form, google site, google meet, spreadsheet dan lainnya sehingga untuk pembagian materi dan penilaian materia akan dapat dilakukan dengan mudah.
Dalam melaksanakan proyeknya, Dr. Robi dan tim melakukan tahapan-tahapan secara komprehensif untuk dua sasaran, yakni guru dan siswa. Tahap pertama pemberian materi dasar-dasar media belajar dan cloud kepada guru dengan output terbentuknya ruang kelas masing-masing. Tahapa kedua, guru akan melakukan action class ditunjukkan dengan terbentuknya kelas online dengan basis cloud yang telah terintegrasi dengan kelas lainnya. Selanjutnya pemantauan progress pengembangan kelas dan konsultasi terstruktur dalam pengelolaan kelas berbasis cloud.

“Adanya pembelajaran digital ini, siswa akan lebih mudah dalam mengakses modul dan materi. Tak hanya itu, mereka juga dapat diskusi di luar kelas apabila ada materi yang masih belum dipahami” ujar Panji Arief, koordinator pelaksanaan MTsN 5 Kediri.
Para siswa yang terlibat dalam proyek ini diberikan kesempatan secara langsung untuk memanfaatkan konten pembelajaran yang telah dibuat. Dengan pengalaman langsung tersebut, para siswa kemudian dimintai ulasan terkait hasil dari konten yang berguna untuk pengembangan konten selanjutnya.
“Pemaksimalan teknologi dalam kemajuan pembelajaran di sejumlah sekolah berbasis digital menjadi langkah efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sejatinya dengan digitalisasi konten belajar-mengajar akan mempermudah akses bagi guru maupun siswa itu untuk dapat terus mengikuti perkembangan zaman” ucap Dr. Robi Kurniawan.
Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh Tim UM diharapkan menjadi salah satu dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di MTsN 5 Kediri melalui digitalisasi pembelajaran berbasis kurikulum merdeka belajar.