Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Transformasi Sistem Komunikasi di Indonesia: Berahlinya dari Tradisional ke Digital

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 19 November 2024

JurnalPost.com – Di negara Indonesia adalah sebagai negara kepulauan yang memiliki banyak keberagaman keyakinan, budaya, etnis, bahkan memiliki sejarah komunikasi yang beragam. Sejarah komunikasi dari metode tradisonal mengalami perubahan dari metode tradisional ke metode teknologi digital, sehingga telah mengalami transformasi yang signifikan. Perubahan ini tidak hanya mempengaruhi cara masyarakat berinteraksi, tetapi juga membuka peluang baru dalam kehidupan.

1. Sistem Komunikasi Tradisional
Sebelum di era digital saat ini, masyarakat Indonesia mengandalkan bentuk tradisional untuk menyampaikan suatu pesan. Sistem komunikasi dulu menggunkan metode yang digunakan adalah kentongan di desa-desa untuk menyampaikan suatu informasi yang penting seperti bahaya, pertemuan warga, atau acara adat. Sistem ini sangat efektif karena suara kentongan dapat didengar dari jarak yang jauh dan suara yang mudah dikenali.

Selain itu, ada juga cerita rakyat, dongeng, dan lisan yang adalah bentuk komunikasi yang mendalam dari suatu budaya yang ada di Indonesia. Ceita-cerita ini disampaikan dari generasi ke generasi dari pencerita atau leluhur. Tradisi lisan ini tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana bagi Pendidikan dan merupakan bagian dari suatu pelestarian suatu budaya.

2. Perkembangan Teknologi dan Media Massa
Setelah perang dunia II pada abat ke- 20, perkembangan teknologi mulai mengubah sistem komunikasi di Indonesia. Radio menjadi salah satu media utama untuk menyampaikan suatu informasi kepada Masyarakat secara luas. Radio Republik Indonesia (RRI), yang telah didirikan pada tahun 1945, memiliki peran penting dalam menyebarkan berita dan informasi pada era dan setelah perjuangan kemerdekaan.

Pada tahun 1960-an dan 1970-an, televisi melulai menjadi sangat popular. Televisi Republik Indonesia (TVRI) yang didirikan pada tahun 1962 dan merupakan saluran televisi pertama di Indonesia. Adanya televisi ini memberikan informasi dan hiburan dapat dijangkau oleh khalayak luas diseluruh negara. Di era perkembangan dan media massa ini ditandai dengan tumbuhnya media cetak seperti surat kabar dan majalah alternatif informasi dan pedidikan bagi Masyarakat.

3. Era Digitalisasi dan Internet
Perubahan secara pesat dalam sistem komunikasi di Indonesia terjadi karena munculnya teknologi digital dan internet. Internet pertamakali dicetukan pada tahun 1969-an, tetapi mengalami perkembangan yang pesat pada awal 1999 dan 2000- an.

Penggunaan internet memungkinkan mengakses suatu informasi yang lebih cepat dan lebih luas, dengan adanya perkembangan initernet ini membuka peluang untuk komunikasi secara real-time melalui email, platform online dan media sosial.

Media sisoal, seperti facebook, twitter, insatagram, telegram, dan tik tok, telah membawa perubahan yang sangat signifikan terhadap cara masyarakat Indonesia dalam cara berinteraksi. Dengan pengguna internet yang lebih dari 200 juta, media sosial menjadi platform utama bagi masyakat luas untuk berbagi infomasi, hiburan, berkomunikasi, dan mengekspresikan diri. Peran media sosial saat ini sangat penting dalam komunikasi sehari-hari, terutama bagi kalangan generasi muda saat ini.

Contoh Kasus: Pemilu 2019
Salah satu contoh transformasi sistem komunikasi dari tradisional ke digital adalah penggunaan media sosial pada Pemilu 2019 di Indonesia. Selama periode kampanye penggunaan platform media sosial dugunkan oleh kandidat dan partai politik untuk menjangkau pemilih. Kampanye digital ini memungkinkan suatu informasi mengenai suatu program, visi dam misi kandidat dapat disebarluaskan dengan cepat dan efesien.
Namun, penggunaan media sosial juga membawa tantangan tersendiri. Pemilu 2019 juga memunculkan adanya penyebaran hoaks dan informasi palsu yang menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dalam mengatasi suatu permasalahan ini, KPU bekerja sama dengan berbagai platform media sosial dan organisasi pemeriksaan fakta yang bertujuan mungarangi penyebaran hoaks dan informasi palsu yang dapat menyesatkan. Kampanye “ Anti Hoaks” yang dicetuskan oleh KPU yang bertujuan untuk meningkatkan pemahamaan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menverivikasi suatu informasi sebelum mengesharenya.

4. Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Transformassi sistem komunikasi dari tradisional ke digital di Indonesia membuka banyak peluang, tetapi juga menimbulkan tantangan baru. Salah satu tantangan utama adalah kesenjangan digital, di mana akses terhadap suatu teknologi digital dan internet yang masih sangat terbatas dibeberapa daerah yang terpencil. Pemerintahan Indonesia berupaya dalam meninggkatkan infrastruktus telekomunikasi melalui program-program, seperti Palapa Ring yang berguna untuk menyediakan akses internet disluruh wilayah yang ada di Indonesia.

Selain itu, literasi digital menjadi peran penting memastikan dalam menfaatkan teknologi komunikasi dan media sosial secara bertangung jawab dan bijak. Pendidikan dan pelatihan mengenai keamanan siber, etika penggunaan media sosial, dan kemampuan dalam mengidentifikasi mengenai informasi palsu adalah langkah penting untuk membangun Masyarakat yang kritis dan cerdas dalam menghadapi arus informasi digital saat ini.

Kesimpuulan
Sistem Komunikasi Tradisional Sebelum di era digital saat ini, masyarakat Indonesia mengandalkan bentuk tradisional untuk menyampaikan suatu pesan. Sistem komunikasi dulu menggunkan metode yang digunakan adalah kentongan di desa-desa untuk menyampaikan suatu informasi yang penting seperti bahaya, pertemuan warga, atau acara adat. Perubahan secara pesat dalam sistem komunikasi di Indonesia terjadi karena munculnya teknologi digital dan internet. Penggunaan internet memungkinkan mengakses suatu informasi yang lebih cepat dan lebih luas, dengan adanya perkembangan initernet ini membuka peluang untuk komunikasi secara real-time melalui email, platform online dan media sosial. Selain itu, literasi digital menjadi peran penting memastikan dalam menfaatkan teknologi komunikasi dan media sosial secara bertangung jawab dan bijak.

Oleh Agnes Dennia
NIM: 1152300114
Ditulis untuk memenuhi tugas dari Drs. Widiatmo Ekoputro, M. A., dalam mata kuliah Sistem Komunikasi Indonesia. Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Untag Surabaya

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/transformasi-sistem-komunikasi-di-indonesia-berahlinya-dari-tradisional-ke-digital/17601/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026 04:16.