
JurnalPost.com – Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) sebagai ajang kompetisi bidang keterampilan dan seni keagamaan, yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru PAI (KKG PAI) Wilayah Pagerageung resmi di gelar, bertempat di komplek Pesantren As-Salam Kecamatan Pagerageung Kab. Tasikmalaya Jawa Barat, Pada Kamis (24/04/2025).
Dasar hukum kegiatan Pentas PAI (Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam) adalah Peraturan Pemerintah RI No. 55 Tahun 2007 dan Peraturan Dirjen Pendidikan Islam No. Dj.I/12A Tahun 2009. Peraturan-peraturan ini mengatur penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler PAI, termasuk Pentas PAI, di sekolah. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan sarana aktualisasi diri bagi peserta didik dalam hal pendalaman penghayatan dan pengamalan nilai-nilai ajaran Islam.
Bambang Ibu Amri, S.Pd.I., selaku ketua pelaksana, dalam laporannya menyampaikan, Pentas PAI Kecamatan Pagerageung tahun 2025, diikuti oleh 225 Peserta dari 33 SD se-wilayah Kecamatan Pagerageung. Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi delapan mata lomba, yaitu: MTQ, MHQ, Kaligrafi, Pidato, (Putra dan Putri), untuk LCC, Praktik Sholat, dan Qosidah, (Kelompok Putera/Puteri) sementara untuk Lomba Adzan hanya untuk Putera.
Bambang pun menyampaikan rasa syukur dan ucapan terimakasih atas dukungan semua pihak, juga atas partisipasi peserta dari seluruh Sekolah Dasar di Kecamatan Pagerageung yang 100 % seluruhnya mengirimkan utusan pesertanya. Bambang pun berharap semoga bisa berprestasi di Tingkat Kabupaten.
Pentas PAI Wilayah Pagerageung Tahun 2025 resmi dibuka oleh Pendamping Sekolah/Pengawas Bina Kecamatan Pagerageung, Atang Ismail, M.Pd., dan dihadiri Penilik Paud, Ketua FKKS, Ketua PGRI, para Kepala Sekolah, seluruh guru PAI, Para guru pendamping dan perwakilan peserta tingkat Sekolah Dasar se- Kecamatan Pagerageung.
Atang Ismail, M.Pd., selaku Pengawas Bina, dalam sambutannya menuturkan bahwa tujuan utama dilaksanakan pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar adalah : Pertama, Meningkatkan Kreativitas dan Keterampilan Siswa. Hal ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengekspresikan kreativitas dan bakat mereka dalam bidang agama, dan meningkatkan keterampilan siswa dalam beragama, seperti membaca Al-Quran, berpidato, dan lain-lain. Kedua, Meningkatkan Pemahaman Agama. Hal ini untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang ajaran agama Islam dan mengembangkan kemampuan siswa dalam menerapkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, Membangun Karakter dan Akhlak Siswa. Hal ini sebagai upaya membangun karakter dan akhlak siswa yang baik dan Islami, dan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya nilai-nilai agama dalam kehidupan. Keempat, Meningkatkan Rasa Percaya Diri Siswa. Hal ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk tampil dan berpartisipasi dalam kegiatan agama dan meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam menampilkan bakat dan kreativitas mereka. Tutur Atang.
“Dengan demikian, pentas PAI di sekolah dasar, dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan kreativitas, pemahaman agama, karakter, dan rasa percaya diri siswa. Adapun jadi juara itu hanyalah bonus”, Ungkap Atang.
Apresiasi dan ucapan terimakasih pun, Atang sampaikan atas kehadiran seluruh peserta dan guru pendamping, seluruh jajaran Panitia KKG PAI yang telah berupaya keras sehingga kegiatan terlaksana. Juga kepada K3S, PGRI, Penilik, Pimpinan dan pengurus Pesantren atas bantuan dan dukungannya. Kepada para Dewan juri, Atang berpesan agar memberikan penilaian secara objektif, sehingga muncul utusan terbaik untuk ke tingkat Kabupaten.
Dian Sudiana, M.Pd, selaku Ketua K3S Kecamatan Pagerageung dalam komentarnya menyampaikan “Pentas PAI merupakan acara rutin tahunan yang sengaja diadakan sebagai barometer keberhasilan guru dalam mendidik siswa dengan harapan muncul bibit-bibit unggul sebagai utusan kecamatan ke tingkat kabupaten dan provinsi”, ujar Dian.
Kegiatan berlangsung dari pagi sampai sore hari, dengan hasil kejuaraan sebagaimana disampaikan Agus Ruhiat, S.HI., selaku Sekretaris Kegiatan, sebagai berikut : LCC : Juara 1 SDN 2 Puteran, Juara 2 SDN 2 Pagerageung, Juara 3 SDN Nanggasari. MTQ Pa : Juara 1 SDN Sindangjaya, Juara 2 SDN Tejasirna, Juara 3 SDN Cidahu. MTQ Pi: Juara 1 SDN 1 Puteran, Juara 2 SDN 2 Puteran, Juara 3 SDN Tejasirna. MHQ Pa: Juara 1 SDN Sirnagalih, Juara 2 SDN Surialaya, Juara 3 SDN Jagabahya. MHQ Pi: Juara 1 SDN Hirnayasa, Juara 2 SDN 2 Cipacing, Juara 3 SDN 3 Pagerageung. Pidato Pa : Juara 1 SDN 2 Pagerageung, Juara 2 SDN Surialaya, Juara 3 SDN Sirnagalih. Pidato Pi: Juara 1 SDN Sukamanah, Juara 2 SDN Sukawinaya, Juara 3 SDN Sirnagalih. Kaligrafi Pa: Juara 1 SDN 1 Cipacing, Juara 2 SDN Sirnagalih, Juara 3 SDN 2 Cipacing. Kaligrafi Pi: Juara 1 SDN 1 Cipacing, Juara 2 SDN Tirtalaya, Juara 3 SDN Sirnagalih. Praktek Sholat : Juara 1 SDN Tejasirna, Juara 2 SDN Sirnagalih, Juara 3 SDN Margajaya. Adzan: Juara 1 SDN Cidahu, Juara 2 SDN 1 Cipacing, Juara 3 SDN 1 Puteran. dan Lomba Qosidah Rebana : Juara 1 SDN Tejasirna, Juara 3 SDN Guranteng, Juara 3 SDN 3 Pagerageung.
Bagi yang berprestasi Juara 1 berhak mewakili ke Tingkat Kabupaten.
Pentas PAI 2025 Kecamatan Pagerageung terlaksana dengan sukses sampai akhir acara. kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa ajang kompetisi keagamaan dapat melahirkan generasi yang religius dan berprestasi, mendukung terwujud nya visi Kabupaten Tasikmalaya yang Religius Islami.