Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Tingkatkan Pariwisata, Mahasiswa KKN Universitas Andalas Lakukan Pengembangan Objek Wisata Kampung Jepang (Nakata Koi), Nagari Kampung Tangah

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 14 September 2023

JurnalPost.com – Pemerintah sedang gencar melakukan pengembangan pariwisata melalui desa wisata. Hal ini dilakukan sebagai salah satu usaha mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Tidak hanya itu, pengembangan desa wisata juga berguna sebagai pelestarian potensi alam dan budaya.

Salah satu desa wisata yang siap mengembangkan sayap nya adalah Kampung Tangah, Kec. Lubung Basung, Kab. Agam. Keberadaan objek wisata Kampung Jepang (Nakata Koi) berpeluang membawa Kampung Tangah ke puncak eksistensinya. Pengelola sekaligus pemilik wisata Kampung Jepang (Nakata Koi), Om Aii Piliang, menyampaikan bahwa objek wisata ini menawarkan daya tarik pariwisata berupa aktivitas untuk berenang, melihat kolam ikan koi, menaiki kano, arung jeram serta berswafoto bersama di spot foto yang tersedia.

Bersama dengan hal itu, beliau juga menyebutkan bahwa wisata Kampung Jepang (Nakata Koi) masih perlu dikembangkan. “Alhamdullilah, pengunjung nakata koi cukup banyak khususnya di hari libur. Kebanyakan sih dari masyarakat setempat atau anak-anak sekolahan. Namun, nakata koi masih perlu diperbagus lagi agar semakin banyak pengunjungnya.”

“Pengennya bikin wisata Nakata Koi ini jadi wisata Kampung Jepang. Jadi, nanti ditambah ornamen-ornamen jepang agar kesan dari nama Kampung Jepang nya lebih terasa” tambahnya.

Dengan berlatar belakang maksud tersebut, mahasiswa KKN Universitas Andalas berkolaborasi dengan Bang Aii selaku pemilik dan juga para perangkat Nagari Kampung Tangah. Mahasiswi KKN Unand bernisiasi untuk memperbaiki akses masuk menuju objek wisata dengan pembuatan gerbang jepang (torii), pembuatan meja ecobrick dari botol plastik bekas, pembuatan ornamen jepang seperti pohon bunga sakura dan lampion jepang, serta pembuatan akun sosial media sebagai media promosi.

Kegiatan ini dimulai pada tanggal 15 Juli 2023 dan berlangsung selama 30 hari. Pada minggu pertama, mahasiswa bersama Bang Aii membuat gerbang jepang (torii). Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan bunga sakura dan lampion jepang. Kedua ornamen jepang tersebut dibuat dengan tangan (handmade) sehingga memakan waktu yang sangat banyak. Pada hari ke 20, mahasiswa bersama-sama membuat meja ecobrick dari botol plastik bekas. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan akun media sosial sebagai wadah promosi guna menarik pengunjung.

Sumber: dokumentasi pribadi

Tepat di hari 30, seluruh ornamen pun akhirnya rampung. Kegiatan ini ditutup dengan rasa bangga dan haru atas kerja keras dari mahasiswa KKN Unand serta bantuan dari Bang Aii, selaku pemilik, dan para perangkat nagari. “Tarimo kasih banyak adiak-adiak lah membantu Bang Aii, alhamdulillah berkat adiak-adiak Nakata Koi ko bisa berkembang, semoga apo yang adiak-adiak karajoan jadi amal ibadah lah indaknyo. Jan sungkan-sungkan kalau nio bakunjuang baliak ka siko“, ungkas Bang Aii, pemilik Kampung Jepang (Nakata Koi).

Sumber: dokumentasi pribadi

Melalui kegiatan pengembangan desa wisata ini mahasiswa berharap dapat menarik banyak wisatawan. Selain itu, pemeliharaan rutin serta pengembangan inovasi-inovasi lainnya juga diperlukan untuk meningkatkan daya tarik Kampung Jepang (Nakata Koi).

Penulis: Marina Angellica Napitupulu
Tim KKN Kampung Tangah, Universitas Andalas

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/tingkatkan-pariwisata-mahasiswa-kkn-universitas-andalas-lakukan-pengembangan-objek-wisata-kampung-jepang-nakata-koi-nagari-kampung-tangah/5572/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 21:35.