Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

TIM Pengabdian Mahasiswa PMM Bhaktiku Negeri Kelompok 104 Gelombang 3 Berikan Edukasi Pemanfaatan Limbah Organik dan Sehat Tradisional di Muharto Gg 7

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 23 Februari 2024

JurnalPost.com – Tim pengabdian masyarakat oleh mahasiswa atau biasa yang dikenal dengan PMM dikalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). PMM merupakan kegiatan wajib bagi semua mahasiswa yang sedang aktif di universitas tersebut. Kegiatan PMM menjadi bentuk kontribusi, pendampingan dan pemberdayaan masyarakat. PMM yang dilakukan bertujuan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

Kegiatan ini dilakukan salah satunya oleh kelompok 104 Gelombang 3 yang melaksanakan PMM dari tanggal 19 Januari 2024 sampai 19 Februari 2024, anggota kelompok terdiri dari Jihada Intan Asyafira Rahmayanti, Intan Febriyana Widyastuti, Alia Zaskia, Aulia Savitri, dan Yoga Kania Cintya Putri, yang berasal dari program studi pendidikan biologi, Universitas Muhammadiyah Malang, serta dibimbing oleh Ibu Ririn Harini, S.Kep., Ns., M.Kep, selaku Dosen Pembimbing Lapang.

Muharto gang 7, RT 12 RW 10, Kotalama, Kedungkandang, Kota Malang menjadi sasaran dalam pengabdian ini. Dalam pengabdian ini melibatkan warga dan anak anak di lingkungan sekitar. Selama kegiatan bersama anak, tim pengabdian kelompok 104 gelombang 3 menggandeng organisasi laskar belajar untuk mensukseskan program kerja yang dilakukan. Program kerja yang dilakukan diantaranya adalah ecoenzym, edukasi stunting, senam lansia, dan sehat tradisional yang berfokus pada ramuan herbal lokal untuk kesehatan yang optimal di desa. Adapun kegiatan bersama anak yakni suara kata dan warnai duniamu untuk anak-anak sekitar.

Kegiatan ecoenzym terselenggara pada ini terselenggara pada 10 Februari 2024. Ecoenzym menjadi kegiatan yang dilakukan dengan tujuan memanfaatkan fermentasi limbah organik dapur menjadi bahan yang berguna untuk alam dan manusia. Ecoenzym ini dapat dijadikan sebagai pupuk alami tanaman, pestisida alam, dan manfaat lainnya. Dalam kegiatannya, kelompok 104 gelombang 3 melakukan demonstrasi dan pemberian poster ecoenzym dan langkah pembuatannya. Kegiatan ini disusul dengan seminar edukasi stunting yang berisi pengetahuan tambahan mengenai gizi yang perlu dicukupi untuk anak.

Demonstrasi Kelompok 104 Gelombang 3, cara pembuatan Ecoenzym

Tim PMM juga menggelar kegiatan unggulan lain berupa program Sehat Herbal yang membimbing masyarakat untuk melakukan pembuatan olahan ramuan tradisional dari bahan herbal yang bermanfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah peningkatan imunitas tubuh. Sistem imun yang baik dapat memberikan perlindungan terhadap tubuh dari infeksi bakteri, virus, dan zat asing lain. Minuman dari empon-empon ini merupakan salah satu alternatif minuman fungsional yang dapat membantu meningkatkann daya tahan tubuh. Waktu baik dalam mengonsumsi minuman herbal yakni setiap hari yakni 2 sampai 3 kali dalam sehari, sebelum makan.

Adapun olahan yang digunakan dalam pembuatan jamu ini diantaranya adalah jahe (50 gram), kencur (10 gram), kunyit kering (7 gram), temulawak kering (12 gram), serai (20 gram), kayu manis (5 gram), gula jawa (200 gram), dan air mineral (1,5 liter), formula yang dibutuhkan disesuaikan dengan perliter jumlah air dalam sekali pembuatan. Bahan tersebut memiliki khasiat yang bermacam-macam, kunyit dan temulawak dapat meningkatkan daya tahan tubuh, kayu manis dapat menurunkan kolesterol, kadar gula darah, jahe dapat mengatasi mual dan muntah, sereh dapat membantu menghilangkan toksik pada hepar, dan kencur memiliki bioaktivitas sebagai antioksidan.

Kelompok 104 Gelombang 3, membuat jamu bersama warga

Adapun jumlah peserta pada kegiatan program yang diselenggarakan tim PMM kelompok 104 gelombang 3 ini sebanyak 22 orang yang diantaranya merupakan ibu-ibu PKK desa Muharto. Peserta diantaranya adalah ibu rumah tangga. Khamilatus Sakdiyah, selaku Ketua PKK mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dan edukasi yang kreatif di kalangan ibu-ibu. “Saya sebagai ibu ketua PKK sangat berterima kasih kepada tim pengabdian UMM ini yang telah meluangkan waktu dan memberikan edukasi kepada masyarakat dengan penuh bimbingan dan kesabaran, semoga ilmu dan edukasi yang diberikan menjadi bermanfaat untuk ibu ibu muharto dan masyarakat lebih luas.”

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/tim-pengabdian-mahasiswa-pmm-bhaktiku-negeri-kelompok-104-gelombang-3-berikan-edukasi-pemanfaatan-limbah-organik-dan-sehat-tradisional-di-muharto-gg-7/11761/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 11:21.