
JurnalPost.com – Konvensi PBB 1982 atau UNCLOS 1982 merupakanhukum yang membahas terkait dengan hukum kelautantermasuk aturan-aturan yang ada di dalamnya. Dalam mempelajari UNCLOS, terdapat 4 (empat) kata kunci yang perlu dipahami seperti Land-lock State, Transit State, Traffic in Transit, dan Means of Transport (the Law of the Sea, 1982). Dimana Land-lock State atau yang dapat disebutdengan negara yang tidak memiliki pantai terdapat pada UNCLOS, yakni Pasal 124. Dalam hal ini Uzbekistan merupakan salah satu negara Land-lock State, yang kemudianLand-lock State tersebut memiliki Transite State yang merujuk pada negara-negara yang memiliki akses menujulaut. Adapun negara Transite State bagi Uzbekistan adalahAfghanistan, Kazakhstan, dan Turkmenistan.
Uzbekistan sebagai Land-lock State atau sebagai negara yang terkurung daratan ganda, bahwa negara tersebutdiharuskan untuk melintasi setidaknya 2 (dua) negara untukkemudian dapat mencapai akses lautan manapun. Karena apabila kita melihat peta, maka akan sangat jelas bahwaUzbekistan adalah negara yang memiliki daratan ganda sertatidak memiliki perairan. Kemudian negara-negara tetanggaUzbekistan juga tidak memiliki akses ke laut sehingga inidapat disebut dengan “daratan ganda”.
Sebagai Land-lock State, Uzbekistan terbilang sangat ketergantungan pada negara-negara dengan batas laut terkaitpolitik dan ekonominya. Dimana dalam batas internasionaluntuk mengirim dan mendapatkan barang, membutuhkanbanyak dokumen yang kemudian menjadi beban serta terdapatbiaya pengiriman yang tinggi dan semakin meningkat. Dimana dalam hal ini Uzbekistan telah beragantung terhadapRusia terkait ekonominya.
Dalam bidang ekonomi, ketergantungan Uzbekistan terhadap Rusia dapat dibuktikandengan kesepakatan yang telah dibentuk oleh kedua negara terkait dengan pembelian gas di Rusia oleh Uzbekistan. Negara Land-Lock State tersebut telah mencapai kesepakatandengan Gazprom Rusia dalam pembelian gas alam sebesar 2,8 miliar meter/kubik dalam dua tahun kedepan terhitung dari 1 Oktober 2023 (eurasianet, 2023). Pembelian ini dilakukansebagai bentuk antisipasi dalam menghadapi kekurangan gas pada musim dingin yang akan datang. Agar gas dapat dikirimRusia untuk Uzbekistan, gas tersebut perlu untuk dipompamelalui Kazakhstan dengan pipa Central Asia-Center (CAC), ini merupakan pipa yang digunakan untuk mengalirkan gas dari selatan ke utara.
Disusun oleh : Fikri Azka Muzaki
Universitas Teknologi Yogyakarta
Prodi : Hubungan Internasional