Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Teknologi Tepat Guna Dorong Produktivitas UMKM Kerupuk Samiler di Desa Tamiajeng

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 12 Januari 2026
Desa Tamiajeng
Penerimaan Teknologi Tepat Guna (TTG) Alat Pencetak Kerupuk Samiler

Penulis: Wirawan Aditya Aditya

MOJOKERTO, JurnalPost.com – Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana penerapan ilmu pengetahuan sekaligus upaya pemberdayaan masyarakat desa melalui penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Fokus utama kegiatan KKN diarahkan pada pengembangan usaha kerupuk tradisional yang memiliki potensi ekonomi cukup besar, namun masih menghadapi kendala pada aspek efisiensi produksi. Berdasarkan hasil observasi lapangan, salah satu pelaku UMKM, yaitu usaha kerupuk milik Ibu Cianah, masih menggunakan metode pencetakan konvensional dengan peralatan sederhana. Proses tersebut membutuhkan waktu relatif lama, ketelitian tinggi, serta menghasilkan produk dengan tingkat keseragaman yang belum optimal, sehingga kapasitas produksi menjadi terbatas.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, mahasiswa KKN membagi program kerja ke dalam beberapa divisi, antara lain divisi ekonomi produktif, divisi teknologi tepat guna, dan divisi pendampingan usaha. Pembagian divisi ini bertujuan agar setiap program dapat berjalan secara terstruktur, terarah, serta mendukung keberlanjutan UMKM desa setelah masa KKN berakhir.

Program unggulan yang menjadi perhatian utama adalah penerapan alat pencetak kerupuk manual yang dirancang lebih ergonomis dan efisien dibandingkan metode sebelumnya. Alat ini tetap dioperasikan secara manual tanpa menggunakan tenaga listrik, sehingga mudah digunakan, hemat biaya, dan sesuai dengan kondisi pelaku usaha skala rumah tangga. Alat pencetak tersebut dilengkapi dengan dua variasi ukuran cetakan, yaitu ukuran kecil dengan kapasitas 55 biji per sekali cetak dan ukuran besar dengan kapasitas 18 biji per sekali cetak.

Penggunaan alat manual ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas usaha tanpa menambah beban tenaga kerja maupun biaya operasional. Dengan alat tersebut, proses pencetakan menjadi lebih cepat dan konsisten, sementara bentuk serta ketebalan kerupuk dapat dihasilkan secara lebih seragam. Selain itu, alat manual ini membantu mengurangi kelelahan fisik pelaku usaha karena sistem kerjanya lebih sederhana dan efisien.

Selain penyerahan alat, mahasiswa KKN juga melaksanakan kegiatan pendampingan berupa pelatihan penggunaan dan perawatan alat, serta sosialisasi terkait pengelolaan produksi yang lebih higienis dan terstruktur. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya efisiensi kerja dan standar kualitas produk.

Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif Ibu Cianah beserta keluarga selama proses pendampingan berlangsung. Ibu Cianah menyampaikan bahwa alat pencetak manual tersebut sangat membantu dalam mempercepat proses produksi, menghasilkan cetakan yang lebih rapi, serta mengurangi tingkat kelelahan selama bekerja.

Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa berharap kontribusi yang diberikan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa. Kolaborasi antara dunia akademik dan pelaku UMKM membuktikan bahwa penerapan teknologi tepat guna berbasis alat manual yang sesuai kebutuhan lapangan mampu mendorong peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha lokal.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/teknologi-tepat-guna-dorong-produktivitas-umkm-kerupuk-samiler-di-desa-tamiajeng/22966/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 06 November 2026 00:53.