
JurnalPost.com – Pada perkembangan era zaman millennial sekarang, kita mampu merubah sebuah peradaban manusia yang lebih komplek dalam kemajuan teknologi. Tantangan kepemimpinan di era milenial menurut persepktif Al-Qur’an meliputi berbagai aspek, sepeti komunikaso, etika, transparansi, serta penggunaan teknologi. Pemimpin yang dilakukan oleh muslim dalam menghadapi era digital harus sanggup menjunjung tinggi integritas etika dalam menggunakan teknologi komunikasi. Al-Qur’an juga mengajarkan tentang pentingnta membangun hubungan hubungan yang baik melalui komunikasi yang efektif. Pemimpin muslim harus mampu menggunakan teknologi digital untuk memperkuat hubungan dengan anggota tim masyarakat secara umum.
Kepemimpinan yang baik di era milenial harus selalu berpengang kepada Al-Qur’an dan Hadist. Pendidikan Islam mengutamakan proses pendidikan sebagai agen pembentuk akhlak pada anak, yang memungkinksn manusia yang siap menghadapi era milenial. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa perubahan dalam iman dan pengetahuan, serta mencerminkan akhlak yang mulia. Kepemimpinan ideal pada era generasi milenial menurut Al-Qur’an mengacu pada nilai-nilai seperti kejujuran, transparansi, keadilan, dan keberkataan dalam dialami pendidikan Islam di era milenial, seperti perbedaan konsep kepemimpinan, penggunaan teknologi, perubahan nilai dan norma sosial, dan penggunaan teknologi digital.
Tantangan kepemimpinan di era milenial dari perspektif Al-Qur’an mencakup berbagai aspek, termasuk komunikasi, pengertian dengan sesame, toleransi, dan rasa menghargai perbedaan. Ada ayat mengenai tantangan kepemimpinan di era milenial dari perspektif Al-Qur’an, surah Al-Baqarah ayat 30 sebagai berikut :
وَاِذۡ قَالَ رَبُّكَ لِلۡمَلٰٓٮِٕكَةِ اِنِّىۡ جَاعِلٌ فِى الۡاَرۡضِ خَلِيۡفَةً
فِيۡهَا وَيَسۡفِكُ الدِّمَآءَۚ وَنَحۡنُ نُسَبِّحُ بِحَمۡدِكَ وَنُقَدِّسُ لَـكَؕ قَالَ اِنِّىۡٓ اَعۡلَمُ مَا لَ
تَعۡلَمُوۡنَ
Artinya : “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malikat, aku hendak menjadikan khalifah di bumi. Mereka berkata, apakah engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan meimpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-mu dan menyucikan nama-mu ? dia berfirman, sungguh aku mengetaahui apa yang tidak kamu ketahui”.
Dalam era milenial, pemimpin harus mampu berkomunikasi dengan penuh empati, mendengarkan dengan baik, dan memberikan arahan yang jelas melalui media digital. Pemimpin yang berpegang kepada Al-Qur’an dan Hadist dapat membantu generasi milenial dalam mengatasi permasalahan yang dialami pendidikan di era milenial. Pemimpin yang mencintai kebenaran dan berpegang kepada Al-Qur’an dan Hadist dapat menjadi panutan untuk generasi milenial. Penulis menyangkut dengan kepemimpinan Islam dalam menngatasi pendidikan era milenial. Pendidikan Al-Qur’an pada generasi milenial dapat menjadi ide dangagasan yang maju bagi pembinaan generasi milenial.
Penulis :
Nuha Nabila Aswari & Muhammad Firdaus, BA., MA., Ph.D