
JurnalPost.com – Survei UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di Desa Teluk Latak di peruntukan untuk pemetaan ekonomi di Desa Teluk Latak. Program ini merupakan program lanjutan pemetaan di Desa Teluk Latak yang telah dilakukan 3(tiga) tahun berturut-turut. Sebelumnya tim pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau telah membuat peta udara dengan mengirimkan Kukerta terintegrasi, namun tahun ini tim pengadian masyarakat menitipkan proker kepada kukerta bangun kampung Desa Teluk Latak 2023 untuk melakukan survei UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).
Kegiatan survei dilakukan oleh tim KUKERTA Bangun Kampung Universitas Riau Desa Teluk Latak yang terdiri dari 10 orang mahasiswa yang diketuai oleh Muhammad Rifai (FISIP) Selanjutnya Sri Rahayu (FKIP), Nandita Oktaviana (FKIP), Roza Auliya MZ (FKIP), Rifka Safira (FAPERTA), Ajeng Retno Setiawati (FAPERTA), Awibi Permana MP (FAPERTA), Nolianus Hogejau (HUKUM), Yuni Rahmawati Simangunsong (FEB), Yessy Maharani (FEB)
Survei adalah cara akurat untuk mengumpulkan data dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada responden. Pelaksanaan survei dilakukan dalam waktu satu Minggu, dengan metode wawancara langsung kerumah responden (In-Home Poll) kepada masyarakat yang memiliki UMKM dengan memasukkan jawaban langsung ke dalam google form yang telah tim KUKERTA siapkan. Survei dilaksanakan di dua dusun di desa teluk latak yaitu Dusun Langgam Muara dan Dusun Simpang Baru. Dalam berlangsungnya survei ini perangkat desa ikut serta membantu pelaksanaan kegiatan dengan mengutus tiga staf untuk membersamai selama pelaksanaan survei. Pada tanggal 11 Agustus dosen Prof. Reni Suryanita, ST., MT. Ph.D, Benny Hamdi Rhoma, ST, MT, Dr. Ir. Harnedi Maizir, MT. Melakukan kunjungan bersama tim untuk memberikan peta geospasial dan diskusi pengolahan data survey UMKM bersama mahasiswa kukerta Bangun Kampung Desa Teluk Latak. dosen Prof. Reni Suryanita, ST., MT. Ph.D “Saya mengucapkan terimakasih kepada pihak desa yang telah menerima dengan terbuka dan memberikan kemudahan agar terlaksananya survei beberapa tahun ini dan sekaligus saya mengucapkan pamit kegiatan survei pemetaan di Desa Teluk Latak telah berakhir, dan besar harapan hasil pemetaan dapat berguna dan memudahkan desa dalam membuat kebijakan yang akan dilaksanakan di Desa Teluk Latak,” ujar dosen Prof. Reni Suryanita, ST., MT. Ph.D.

Hasil dari Survei UMKM hampir 69.5% masyarakat di Desa Teluk Latak memiliki usaha di bidang tenun adapun kendala yang mereka hadapi rata-rata yaitu mengenai modal tenun yang besar sehingga masyarakat menggunakan simpan pinjam yang dikelola oleh BumDesa Langgam Sako yang di kenal dengan dengan Unit Simpan Pinjam (USP) sebagai alternatif agar proses produksi tetap berjalan. Dari hasil survey 9.4% memiliki usaha di bidang menjahit kendala yang mereka hadapi adalah konsumen yang bersifat musiman yaitu mendekati lebaran dan hari-hari besar keagamaan, dari survei yang dilakukan ditemukan bahwasannya masyarakat yang memiliki UMKM di bidang kuliner kesulitan dalam pemenuhan gas yang mengakibatkan tidak dapat mengcover kebutuhan produksi setiap harinya.

Selain melakukan kegiatan survei terhadap UMKM desa, kegiatan Pengabdian Masyarakat ini telah menghasilkan peta foto udara wilayah Desa Teluk Latak tahun 2023. Penyerahan peta foto udara terlihat pada gambar
Diharapkan survei yang dilakukan dapat menghadirkan banyak gagasan dan rujukan khususnya dari kalangan civitas akademika untuk memberikan dampak lebih kepada masyarakat. Besar Harapan bahwasannya survei ini menjadi langkah awal munculnya gagasan-gagasan baru dan melengkapi berbagai kekurangan yang terdapat pada proses maupun hasil survey. Albert Einstein pernah berkata tujuan paling prinsip dari pendidikan adalah menciptakan manusia yang mampu melakukan hal-hal baru, tidak hanya mengulangi apa yang dilakukan generasi sebelumnya. Dalam artian manusia yang kreatif, memiliki daya cipta dan penemu.