Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Sosialisasi Ekonomi kreatif serta Pemimplementasian Ide Usaha dan Camilan Rumahan dengan membuat Asinan Buah oleh Kelompok 15 Gelombang 7 PMM UMM dengan Ibu-Ibu PKK Dusun Semanding Desa Sumbersekar

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 26 Februari 2024

JurnalPost.com – Ekonomi kreatif telah menjadi sorotan global dalam beberapa dekade terakhir, dan Indonesia tidak terkecuali. Konsep ini mengacu pada sektor ekonomi yang mengandalkan ide, kreativitas, dan inovasi untuk menghasilkan produk dan layanan bernilai tambah. Indonesia dikenal dengan kekayaan budaya dan sumber daya manusia yang berbakat, dari hal ini yang mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di negara ini. Salah satu contohnya seperti kuliner yang ada di berbagai daerah berkembang pesat, menarik investasi dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Indonesia.

Ekonomi kreatif tidak hanya sekedar tentang seni dan budaya. Ini mencakup berbagai aktivitas yang menggunakan kreativitas untuk menghasilkan nilai tambah. Beberapa ciri khas yang membedakan ekonomi kreatif dari sektor ekonomi lainnya meliputi intensifitas yang dimiliki dalam menghasilkan produk dan layanan dengan mengandalkan ide dan pengetahuan yang baru. Memiliki hak kekayaan intelektual yang dapat menjadi kepastian hak kepemilikan dari hal-hal uyang dilakukan untuk mendukung proses dalam berinovasi dan berkreativitas. Mempunyai inovasi yang memadai dan beradaptasi dengan perkembangan baik teknologi, sosial maupun budaya sehingga berkemampuan dapat membaca dan menganalisis jasa atau produk yang sedang dibutuhkan oleh pasar.

Dalam pengimplementasian ekonomi kreative yang telah disosialisasikan, kelompok 15 gelombang 7 PMM Universitas Muhammadiyah Malang UMM mengajak Ibu-Ibu PKK yang berada di Dusun Semanding Desa Sumbersekar Kecamatan Dau untuk berinovasi dalam mengembangan ide yang ada. Dari beberapa sektor ekonomi yang telah ada di Indonesia, kelompok 15 gelombang 7 PMM UMM beserta Ibu-Ibu PKK Dusun Semanding memilih subsektor kuliner. Inovasi Kuliner yang dilakukan yaitu dengan pembuatan Asinan buah dengan mencampurkan berbagai macam buah yang digunakan untuk bahan utamanya. Secara bersama-sama dilakukan memasak mulai dari pengupasan buah, pembuatan bumbu, trial and error rasa yang sesuai, sampai dengan kegiatan makan bersama untuk menghasilkan rasa yang pas dan dirasa dapat diminati oleh kalayak umum.

Dari pengimplementasian ekonomi kreative dengan pembuatan asinan buah ini, dapat bermanfaat untuk ide usaha yang bisa dijalankan oleh ibu rumah tangga dan dapat juga digunakan untuk ide camilan harian yang dihidangkan. Ibu-Ibu PKK Dusun Semanding mempunyai pilihan dari kegiatan ini sesuai dengan kebutuhan individu. Ide usaha asinan ini mempunyai peluang yang cukup besar karena hanya ada beberapa orang yang mempunyai bisnis asinan di Kecamatan Dau. Asinan buah yang dimasak untuk camilan keluarga juga mempunyai manfaat untuk buah yang mempunyai rasa kurang manis, karena dalam pembuatan ini dilakukan pemasakan perbandingan rasa yang sesuai.

Ekonomi kreatif Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk terus tumbuh dan berkontribusi pada perekonomian nasional. Sumber daya manusia yang berbakat, dan dukungan pemerintah menjadi faktor pendorong yang signifikan. Dengan strategi pengembangan yang tepat dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, ekonomi kreatif Indonesia berpeluang menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia di kancah global.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/sosialisasi-ekonomi-kreatif-serta-pemimplementasian-ide-usaha-dan-camilan-rumahan-dengan-membuat-asinan-buah-oleh-kelompok-15-gelombang-7-pmm-umm-dengan-ibu-ibu-pkk-dusun-semanding-desa-sumbersekar/11894/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 12:55.