Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Sinergi Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Dan Pendidikan Bahasa Inggris Fkip Uhamka Dalam Mendorong Potensi Kewirausahaan Di Desa Bojongmenteng, Banten

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 11 Februari 2026
(Dokumentasi Bersama dengan Pihak Tokoh Masyarakat Desa Bojongmenteng dan Dosen serta mahasiswa FKIP UHAMKA)

Bojongmenteng, Lebak, Banten, JurnalPost.com – Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sukses melaksanakan serangkaian program kerja pemberdayaan ekonomi di Desa Bojongmenteng, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Tim kolaborasi ini terdiri dari mahasiswa Pendidikan Ekonomi, yaitu Fitria, Fidela, Nadia, Salsa, Liana, Adam, dan Rayhand dengan berkolaborasi mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, yaitu Andine, Hanah, Fadiyah, Rafidah, Sabrina, Tsabita, Salman, dan Naufal. Kegiatan yang berlangsung selama dua minggu, mulai dari 26 Januari hingga 8 Februari 2026, ini dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yaitu Novelia Utami, S,Pd., MM. dan Bintang Cahya Dwi Putra, M.Hum., yang berfokus pada penguatan sektor Kewirausahaan (KWU) berbasis potensi lokal bagi warga lokal dan pelajar.

Program Kerja KWU yang berbentuk sharing session ini diadakan pada Kamis, 5 Februari 2026 yang dihadiri oleh warga sekitar, tokoh masyarakat, dan siswa siswi MTS & SMK. Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Novelia Utami, S.Pd., MM. dan Bintang Cahya Dwi Putra, M.Hum, kegiatan yang berlangsung selama 14 hari ini salah satunya berfokus pada penguatan sektor kewirausahaan. Novelia Utami menekankan bahwa program ini merupakan jembatan antara teori dan realitas sosial. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya menguasai teori di kelas, tetapi sadar bahwa aksi kecil yang dilakukan dengan tulus di lapangan, seperti digitalisasi dan inovasi produk lokal, memiliki dampak besar bagi kepercayaan diri dan keberlanjutan usaha masyarakat,” ungkapnya.

Edukasi Ketahanan Ekonomi Warga Desa Bojongmenteng
Dalam rangkaian kegiatannya, mahasiswa menyelenggarakan sharing session yang membahas tiga topik utama untuk ketahanan ekonomi warga. Pertama, diskusi dibuka dengan materi kesetaraan gender dalam finansial ekonomi yang mendorong kolaborasi laki-laki dan perempuan dalam menjaga stabilitas pendapatan keluarga. Kedua, mahasiswa memberikan edukasi mengenai bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal sebagai upaya preventif agar warga tidak terjebak dalam lingkaran hutang yang merugikan. Tokoh masyarakat setempat, Abi Engkos selaku Ketua PCM Leuwidamar, menyambut baik inisiatif ini. “Penjelasan tentang bahaya pinjol membuka mata warga agar lebih berhati-hati dan tidak mudah tergiur pinjaman instan yang justru menyulitkan keluarga di kemudian hari,” ujarnya. Ketiga, mahasiswa juga memberikan edukasi kepada warga terkait dengan mitigasi ekonomi melalui inovasi pembuatan produk spray lokal.

Mitigasi Ekonomi Melalui Inovasi Produk Spray Lokal
Sebagai langkah mitigasi ekonomi atau solusi nyata agar warga tidak bergantung pada pinjaman ilegal, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pemanfaatan tanaman lokal untuk dijadikan produk bernilai ekonomi tinggi. Kamis, 5 Februari 2026 Mahasiswa mendemonstrasikan pengolahan potensi alam Bojongmenteng menjadi produk inovatif, yakni BOSIRA (Bojongmenteng’s Sirih Spray) yang memanfaatkan ekstrak daun sirih sebagai antiseptik kaos kaki dan sepatu. Selain itu, dikembangkan pula BAMORA (Bojongmenteng’s Anti Mosquito Spray) yang hadir dalam dua varian alami, yaitu Lemon dan varian Eucalyptus yang berfungsi sebagai pelindung nyamuk sekaligus aroma terapi. Nadia Aulia Sahla, selaku penanggung jawab bidang Kewirausahaan (KWU), menekankan pentingnya memaksimalkan kekayaan alam desa. “Fokus kami adalah menunjukkan bahwa solusi ekonomi ada di depan mata kita sendiri. Dengan memanfaatkan hasil lokal seperti daun sirih dan kulit jeruk, warga bisa menciptakan produk mandiri yang punya nilai jual. Kami mendampingi mulai dari proses produksi hingga strategi pemasaran agar produk ini menjadi alternatif penghasilan yang berkelanjutan bagi masyarakat,”
ujar Nadia.

(Foto Hasil Produk Spray Lokal dan Dokumentasi Bersama dengan peserta yang hadir pada acara sharing session)

Kolaborasi dengan SMK Muhammadiyah 1 Leuwidamar
Keberhasilan program ini didukung penuh oleh kontribusi bantuan informasi dari pihak SMK Muhammadiyah 1 Leuwidamar. Sinergi ini memudahkan mahasiswa memetakan potensi desa yang tepat sasaran. Fawaz, salah satu siswa SMK Muhammadiyah 1 Leuwidamar, merasa mendapatkan wawasan yang sangat lengkap dari ketiga materi yang disampaikan. “Saya jadi paham bahwa ekonomi keluarga itu kuat kalau laki-laki dan perempuan bekerja sama. Terus yang paling penting, kami jadi tahu betapa bahayanya pinjol dan bagaimana cara menghindarinya. Sebagai solusinya, ternyata kita bisa dapat penghasilan sendiri dengan memanfaatkan tanaman di sekitar desa untuk jadi produk spray ini,” ungkap Fawaz. Perwakilan sekolah, Pak Yadi, pun turut memberikan apresiasi tinggi. “Edukasi mitigasi pinjol yang dibarengi dengan edukasi langsung pemanfaatan tanaman lokal telah membuka wawasan baru bagi warga dan siswa kami bahwa ekonomi mandiri sangat mungkin dimulai dari desa,” tuturnya.

Menuju Kemandirian Ekonomi Desa
UHAMKA
Program pendampingan ini menjadi langkah awal yang berarti dalam menghubungkan dunia akademik dan realitas sosial. UHAMKA sebagai institusi mendukung penuh keterlibatan mahasiswa dalam pengabdian seperti ini, yang tidak hanya memperkuat kompetensi mahasiswa tetapi juga menjadi bentuk nyata kontribusi dalam memperkuat masyarakat sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

Desa Bojongmenteng
Desa Bojongmenteng sendiri merupakan wilayah di Lebak, Banten, yang memiliki kekayaan alam melimpah namun masih memerlukan sentuhan inovasi untuk meningkatkan nilai tambah ekonominya. Melalui kolaborasi ini, diharapkan semangat untuk terus belajar teknologi dan inovasi baru tetap terjaga karena dampaknya benar-benar terasa bagi keberlanjutan ekonomi desa.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/sinergi-mahasiswa-pendidikan-ekonomi-dan-pendidikan-bahasa-inggris-fkip-uhamka-dalam-mendorong-potensi-kewirausahaan-di-desa-bojongmenteng-banten/23880/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 21:26.