Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

SANGAT INOVATIF! MAHASISWA KKN UNDIP MENGANDALKAN POTENSI DESA SEBAGAI INOVASI PENCEGAHAN STUNTING

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 11 Agustus 2023
Foto Bersama Bidan Desa dan Warga Desa Siguci saat Penyuluhan Pencegahan Stunting

JurnalPost.com – Kabupaten Batang (04/08/2023) Stunting adalah kondisi di mana pertumbuhan fisik dan perkembangan anak terhambat secara permanen dan sulit untuk diperbaiki akibat kekurangan gizi yang terjadi pada periode pertumbuhan awal kehidupan, terutama pada dua tahun pertama kehidupan. Pada umumnya kondisi ini ditandai dengan ciri fisik yaitu tinggi badan yang lebih pendek dari rata-rata anak seumurnya. Asupan gizi yang tidak memadai, sanitasi yang buruk dan praktik pemberian makan yang tidak tepat selama masa bayi dan balita merupakan beberapa faktor penyebab terjadinya stunting.

Permasalah stunting ini masih menjadi sorotan di Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, salah sataunya di Desa Siguci. Berdasarkan informasi Bu Pipit selaku Bidan desa setempat, pada bulan Juli terdapat 3 (tiga) balita yang mengalami stunting di Desa Siguci. Adanya permasalahan tersebut membuat kelompok Tim II KKN UNDIP memutuskan untuk mengadakan program kerja terkait pencegahan stunting di desa tersebut, yang bertujuan untuk mengedukasi ibu hamil, ibu menyusui dan ibu balita terkait permasalahan stunting tersebut. Khususnya dapat memberikan pemahaman terkait perbedaan antara stunting dengan gizi buruk pada balita.

Persiapan program atau penyuluhan terkait pencegahan stunting ini diawali dengan riset dan persiapan materi serta pembuatan booklet. Penyuluhan pencegahan stunting ini diadakan pada Rabu 2 Agustus 2023 di Balai Desa Siguci dengan dihadiri 21 peserta diantaranya ibu hamil, ibu menyusui dan ibu balita. Acara ini disambut dengan antusias oleh para peserta, diawali dengan sambutan oleh Bapak Sultani selaku Kepala Desa Siguci, Ibu Pipit selaku Bidan Desa Siguci dan Saudara Ghani Bintang Ramadhan selaku Koordinator Desa Tim II KKN Undip. Setelah itu mahasiswa KKN memaparkan materi yang meliputi pengertian stunting, perbedaan stunting dengan gizi buruk, hingga cara-cara pencegahan stunting disusul dengan sesi tanya jawab terkait materi yang telah disampaikan.

Puncak acara berada pada saat demonstrasi mengolah ikan lele yang merupakan potensi unggulan Desa Siguci mejadi produk olahan “Gimbab” atau “Kimbab” sebagai inovasi baru untuk ibu-ibu agar menarik dan dapat meningkatkan nafsu makan anak untuk mengonsumsi protein hewani. Penyuluhan ini diakhiri dengan kegiatan foto bersama dengan para peserta yang mengikuti kegiatan ini.

Foto Demonstrasi Pembuatan Produk Olahan Ikan Lele (Gimbab)

Adanya penyuluhan mengenai pencegahan stunting ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran sekaligus memotivasi ibu-ibu dan masyarakat setempat dalam menciptakan inovasi-inovasi baru untuk pemenuhan gizi dan nafsu makan yang optimal bagi para buah hati. Selain itu, dengan adanya inovasi tersebut kebiasaan malas makan atau pilih-pilih makan terutama pada olahan protein hewani yang terjadi pada anak dapat teratasi sehingga angka stunting di Desa Siguci ini dapat lekas menurun bahkan menghilang sepenuhnya. Hal tersebut merupakan salah satu langkah preventif pencegahan stunting untuk membantu pemerintah dalam menurunkan angka terjadinya stunting.
 
Penulis : Tim II KKN Universitas Diponegoro Desa Siguci Tahun 2022/2023
Lokasi : Desa Siguci, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang
DPL : Nissa Kusariana, SKM., M.Si.
 

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/sangat-inovatif-mahasiswa-kkn-undip-mengandalkan-potensi-desa-sebagai-inovasi-pencegahan-stunting/3427/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 07:54.