Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Ramban Asri Hadir di CFD, Ajak Warga Semarang Kenali Ecoprint, Seni Kain Alami Ramah Lingkungan

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 18 Juni 2026
Stand ramban asri yang berada di CFD Simpang 5 Semarang pada minggu,(7/6/2026). hal ini dilakukan sebagai bentuk kampanye budaya dengan mengenalkan seni ecoprint kepada audiens.

Semarang, JurnalPost.com – Mahasiswa program studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) sukses menggelar kampanye budaya yang bernama “Ramban Asri Ecoprint” di area Car Free Day (CFD) Simpang Lima Kota Semarang, Minggu (7/6/2026). Aksi edukatif ini memfokuskan untuk mengedukasi masyarakat urban mengenai teknik cetak alami menggunakan media daun asli diatas kain totebag sebagai alternatif fashion yang berkelanjutan.

Ketua pelaksana kampanye, Fazil Miftakhul Hakim mengungkapkan bahwa agenda ini dirancang sebagai bentuk komunikasi lingkungan yang praktis demi menekan dampak limbah tekstil kimia dari industri konveksi modern. Tim Ramban Asri memberikan ruang edukasi visual bagi publik untuk memahami proses pembuatan kain ramah lingkungan tanpa kontaminasi zat kimia berbahaya.

“kami sengaja memilih media totebag katun dan memanfaatkan daun lokal seperti, daun singkong, daun papaya, hingga daun jati untuk memindahkan struktur tulang atau serat daun secara akurat. Setiap produk yang dihasilkan memiliki keunikan tersendiri karena kandungan warna dan anatomi dari setiap daun tidak akan pernah sama,” jelas Fazil.

Pengunjung stand ramban asri yang sedang menunjukan hasil karya mereka dalam mengikuti kampanye budaya seni ecoprint di CFD, kebanyakan dari mereka adalah mahasiswa dan anak-anak.

Dalam jalanya kampanye, Tim Ramban Asri memperlihatkan secara detail bagaimana teknik (steaming) mampu mentransfer bentuk dan warna asli daun ke atas permukaan kain secara presisi. Pengunjung CFD yang hadir tidak hanya mengamati produk yang sudah jadi, namun juga di berikan edukasi mengenai pembuatan, cara perawatan kain serta teknik (penguncian warna) alami menggunakan tawas agar warna ecoprint tetap bertahan lama dan tidak luntur saat dicuci.

Aksi nyata mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang ini mendapatkan antusiasme tinggi dari para pengunjung CFD Simpang Lima, dimana banyak warga yang tertarik membawa pulang produk totebag hasil cetakan daun alami tersebut. Melalui pengenalan seni ecoprint ini, diharapkan kesadaran warga semarang terhadap penggunaan produk hijau alami dapat terus meningkat demi menjaga kelestarian ekosistem di masa depan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/ramban-asri-hadir-di-cfd-ajak-warga-semarang-kenali-ecoprint-seni-kain-alami-ramah-lingkungan/26174/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026 18:09.