
Pewarta: Khoirunnisa Salsabila
MAGELANG, JurnalPost.com – Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) Madrasah Boarding School (MBS) Kota Magelang sukses menggelar kegiatan PAI Bonding di Grabag, Magelang. Kegiatan yang diikuti puluhan mahasiswa ini bertujuan mempererat tali silaturahmi dan membangun keakraban antar sesama mahasiswa PAI.
PAI Bonding berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan solidaritas. Antusiasme peserta terlihat jelas sejak awal kegiatan hingga penutupan, menciptakan atmosfer penuh kekeluargaan dan semangat persaudaraan.
“Alhamdulillah, kegiatan PAI Bonding ini sangat kami nantikan. Kami bisa lebih mengenal teman-teman dari berbagai angkatan dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Suasana di Grabag juga sangat mendukung untuk kegiatan outdoor seperti ini,” ujar salah seorang peserta dengan penuh antusias.
Ragam Kegiatan Menarik
Kegiatan PAI Bonding menghadirkan berbagai program menarik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat makna. Rangkaian kegiatan meliputi ice breaking, games edukatif, outbound, diskusi kelompok, hingga sharing session antar mahasiswa.
Melalui games dan outbound, peserta diajak untuk bekerja sama dalam tim, melatih kepemimpinan, serta membangun kepercayaan antar sesama. Sementara dalam sesi diskusi dan sharing, mahasiswa berbagi pengalaman tentang perjalanan kuliah, tantangan, dan strategi menghadapi berbagai kesulitan akademik.
“Kegiatan ini sangat membantu kami untuk saling mengenal lebih dalam. Biasanya di kampus kita hanya bertemu saat kuliah saja, tapi di sini kita bisa lebih akrab dan membangun chemistry yang kuat,” ungkap salah seorang peserta.
Membangun Solidaritas
Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa PAI Bonding dirancang khusus untuk memperkuat ikatan emosional dan solidaritas antar mahasiswa PAI. “Kami menyadari bahwa kebersamaan dan keakraban sangat penting dalam mendukung proses perkuliahan. Dengan saling mengenal dan memahami, mahasiswa bisa saling support dan memotivasi satu sama lain,” jelasnya.
Lokasi Grabag dipilih karena menawarkan suasana yang sejuk dan fasilitas yang memadai untuk kegiatan outdoor. Jauh dari rutinitas kampus, mahasiswa dapat lebih rileks dan menikmati momen kebersamaan dengan teman-teman seperjuangan.
Dosen pendamping yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa menggelar kegiatan bonding. “Kegiatan seperti ini sangat positif. Selain membangun keakraban, juga melatih mahasiswa dalam berorganisasi dan mengelola kegiatan. Ini menjadi pembelajaran berharga di luar kelas,” ujarnya.
Komitmen Menjaga Silaturahmi
Kegiatan PAI Bonding tidak hanya berhenti sebagai acara seremonial semata. Para peserta berkomitmen untuk terus menjaga silaturahmi yang telah terjalin dan saling mendukung dalam perjalanan akademik maupun non-akademik.
“Kami sepakat untuk membuat grup komunikasi dan rutin mengadakan pertemuan. Semoga keakraban yang terbangun hari ini bisa terus terjaga hingga kami lulus nanti,” ucap salah seorang peserta saat sesi penutupan.
Panitia juga berencana menjadikan PAI Bonding sebagai agenda tahunan yang akan terus dilaksanakan dengan konsep yang lebih menarik dan bermanfaat. “Kami ingin kegiatan ini menjadi tradisi baik yang diwariskan ke adik-adik angkatan berikutnya,” tambah ketua pelaksana.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama, doa, dan yel-yel mahasiswa PAI yang penuh semangat. Suasana haru dan bahagia menyelimuti acara penutupan, menandai berhasilnya PAI Bonding dalam mencapai tujuannya membangun keakraban dan solidaritas antar mahasiswa.