JurnalPost.com – PMM merupakan kegiatan yang dilakukan mahasiswa secara berkelompok dan salah satu kesempatan bagi para mahasiswa untuk menyalurkan berbagai macam kegiatan positif pada masyarakat atau, sebagai bentuk dari salah satu cara dharma perguruan tinggi untuk Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa dimana mahasiswa secara langsung terjun ke daerah yang telah ditentukan untuk membantu masyarakat. Kegiatan pengabdian oleh kelompok 61 gelombang 1 pada tanggal dimulai 19
January – 19 Februari 2024. PMM ini menjadi sarana bagi para mahasiswa untuk menyalurkan berbagai kegiatan positif kepada masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Anggota kelompok 61 gelombang 1 terdiri dari Mochammad Illyas Romadhoni selaku Ketua/Koordinator, Muhammad Hayrul Anam selaku sekretaris, Saffanatul Ula Almufidah selaku desain grafis, Aurora Ramadianis selaku Bendahara, dan Sri Nursyahbani Ikamaru selaku Humas, yang berasal dari program Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang serta dibimbing oleh Ibu I’anatut Thoifah, S.Pd.I., M.Pd.I, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Dalam sebuah upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang asri dan berkualitas, inisiatif positif datang dari mahasiswa PMM program Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berkontribusi memberikan 50 lebih tanaman di taman kelurahan Tunggulwulung. Bergandengan tangan dengan Lurah Tunggulwulung untuk menanam lebih dari 50 tanaman di taman kelurahan Tunggulwulung. Kolaborasi ini menciptakan “Taman Bersama” yang diharapkan akan menjadi tempat hijau yang nyaman bagi warga setempat. Selain tanaman hias, juga termasuk tanaman produktif seperti, tanaman herbal, sayur dan buah.

Kegiatan penanaman yang berlangsung pada Sabtu, 17 Februari 2024, melibatkan Mahasiswa PMM UMM kelompok 61. Bekerjasama dengan tim kelurahan dan Lurah Tunggulwulung. Tidak hanya memberikan tanaman, tetapi juga memberikan waktu dan tenaga untuk merapihkan taman serta memberikan informasi warga sekitar tentang perawatan tanaman yang ditanam.
Lurah Tunggulwulung, Khoiri, mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa. “Kolaborasi ini bukan hanya tentang menanam tanaman, tetapi juga menciptakan kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kita. Kami berharap kontribusi ini tidak hanya memberikan manfaat estetika bagi lingkungan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Tanaman produktif yang kami tanam diharapkan dapat menjadi manfaat bagi warga sekitar.”ujarnya.
Warga kelurahan yang turut hadir pada acara penanaman tampak antusias dan berterima kasih atas kontribusi yang diberikan oleh para mahasiswa. Mereka berharap bahwa aksi seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan turut berkontribusi dalam upaya pelestarian alam.

Para mahasiswa juga turut memberikan edukasi kepada warga sekitar terkait perawatan tanaman dan manfaatnya bagi lingkungan. Program edukasi ini diharapkan dapat memicu kesadaran lingkungan di tengah masyarakat dan merangsang partisipasi aktif dalam menjaga keberlanjutan taman bersama.
Nuni (Humas Kelompok 61) : Aksi seperti ini diharapkan dapat menjadi momentum positif yang merangsang semangat kepedulian terhadap lingkungan di kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Semoga taman ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi kelurahan lain untuk melakukan kegiatan serupa. “Taman Bersama” ini juga diharapkan menjadi tempat yang ramah bagi berbagai kegiatan komunitas. Dengan begitu, kolaborasi antara mahasiswa PMM UMM kelompok 61 dan kelurahan menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dapat menciptakan perubahan positif dalam lingkungan sekitar.