Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Profesi Akuntan di Tengah Kemajuan Teknologi

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 6 Juli 2023

Penulis: Mutiara Elainindistya
Universitas Muhammadiyah Malang

JurnalPost.com – Sudah ramai di lingkungan warga baik di Indonesia maupun di luar negeri mengenai kemajuan teknologi yang semakin pesat. Sekarang sangat mudah menemui teknologi yang dapat membantu manusia dalam melakukan berbagai pekerjaan, dikenal sebagai Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan yang saat ini sedang banyak menjadi topik pembahasan di berbagai kalangan, Istilah Artificial Intelligence sendiri mulai digunakan pada tahun 1956 pada Konferensi Darmouth namun konsep yang ada pada kecerdasan buatan ini sudah dipakai beberapa tahun lalu, jauh sebelum nama Artificial Intelligence dipakai. Seiring dengan berkembangnya zaman maka perkembangan teknologi dalam konsep kecerdasan buatan juga sama meningkatnya menjadi semakin canggih, Pada umumnya sistem ini dianggap sebagai komputer karena pembuatannya yang mirip yaitu, kecerdasan yang diciptakan dimasukkan ke dalam mesin atau komputer agar dapat bekerja sebagaimana manusia melakukannya. Dikarenakan mereka diciptakan dengan kecerdasan yang begitu tinggi sehingga diperkirakan bisa menggantikan beberapa peran manusia seperti dalam keseharian dan pekerjaan.

Kecerdasan buatan yang diciptakan guna memudahkan manusia dalam bekerja dan banyak kelebihan lainnya seperti mengurangi human error atau kesalahan kecil manusia dalam pekerjaan yang sering menjadi fatal, selalu ada setiap saat dan mudah diakses kapanpun juga dimanapun kita mau, melakukan tugas yang bersifat repetitif, dan dapat mengambil keputusan yang rasional. Terbukti bahwa dengan adanya kecerdasan buatan ini memang sangat membantu manusia pun dapat menurunkan biaya operasional dan penghematan biaya yang keluar. Meskipun begitu kecerdasan buatan ini tidak hanya memberikan dampak positif, tetapi juga dampak negatif yaitu biaya yang mahal untuk pemeliharaan, perawatan, dan pengembangannya, secanggih apapun kecerdasan buatan yang dimiliki tetap tidak bisa menggantikan manusia karena mereka tidak mampu untuk berpikir dengan pemikiran dan kreativitas yang kompleks, masalah privasi dan keamanan pun menjadi salah satu kekurangan yang dimiliki oleh artificial intelligence dengan alasan jika data yang tersimpan bersifat sensitif dan jatuh di tangan yang salah bisa untuk disalahgunakan atau bahkan dimanipulasi, dan yang paling menjadi salah satu ketakutan hampir sebagian besar orang adalah dapat menyebabkan tingkat pengangguran yang tinggi hal ini karena kecerdasan buatan dianggap lebih efisien waktu dan sudah sangat canggih.

Banyak profesi yang merasa terancam dengan kemajuan teknologi saat ini dikarenakan dianggap bisa menggantikan manusia untuk melakukan suatu pekerjaan. Beberapa diantaranya adalah Customer Service, Resepsionis, Pekerja Pabrik, Kasir, Pramusaji, Petugas Pengepakan, Analisis, Peneliti, Pilot, Bartender, dan lainnya. Selain yang sudah disebutkan, masih banyak profesi lain dengan persentase yang cukup tinggi kemungkinan untuk tergantikan oleh teknologi yang sudah semakin canggih berdasarkan yang ada di KataData.

Gambar 1. Data Kemampuan yang Terotomatisasi (Sumber: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/12/09/bersiap-hadapi-otomatisasi-dunia-pekerjaan)

Akuntan sendiri merupakan pekerjaan yang membutuhkan keahlian dan pemahaman ekonomi terutama dalam bidang akuntansi. Harus memiliki latar belakang lulusan Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi dan Pendidikan Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk). Seorang akuntan sendiri memiliki tugas melakukan pengawasan keuangan, membuat laporan keuangan, dan menghitung keuangan untuk lembaga, instansi, dan perusahaan. Posisi akuntan dapat terbilang cukup penting karena Ia yang mengatur soal arus keluar masuknya keuangan. Akuntan dianggap dapat menghemat waktu pemilik perusahaan karena Ia bisa memberikan dan mempercayakan tugas ini kepada akuntan yang ada di perusahaan. Dengan memiliki latar belakang pendidikan ekonomi akuntansi dan PPAk, masalah akuntansi yang ada di perusahaan dapat diselesaikan lebih cepat termasuk yang rumit sekalipun. Ia pun memiliki banyak cara untuk menghemat anggaran perusahaan, dan bisa memberikan saran terbaik mereka untuk perkembangan perusahaan.

Akuntan mempunyai manfaat bagi perusahaan yaitu, perusahaan bisa mendapatkan informasi terkait keuangan perusahaan yang diperlukan untuk kepentingan tertentu, karena jika laporan keuangan yang dimiliki stabil itu akan menjadi poin bagi perusahaan dan kita dapat mengetahui mengenai untung dan rugi yang terjadi dalam perusahaan. Memiliki pertanggungjawaban mengenai hasil laporan keuangan terhadap berbagai pihak yang termasuk di dalamnya. Dengan adanya laporan keuangan tersebut pemilik perusahaan dapat mengetahui perkembangan atau bahkan penurunan yang terjadi sehingga dapat dijadikan bahan evaluasi bagi perusahaan itu sendiri. Akuntan sangat diperlukan untuk menjadi dasar pengambilan keputusan karena Ia yang mengetahui dan memahami tentang pengelolaan keuangan secara efektif dan sebagai pengendali keuangan perusahaan.

Lalu bagaimana dengan kemajuan teknologi yang memiliki kemungkinan untuk menggantikan kursi akuntan pada pada lapangan kerja? Banyak pertimbangan untuk menggantikan emudahan bagi akuntan karena perkembangan teknologi diantaranya adalah Kecerdasan Buatan mampu melakukan tugas rutin secara otomatis sehingga akuntan lebih dapat menghemat waktu dan meminimalisir kesalahan yang terjadi dengan lebih akurat dan cepat meskipun jumlah data yang besar. Kecerdasan Buatan memiliki tingkat ketelitian yang tinggi sehingga itu dapat meminimalisir atau bahkan tidak sama sekali melakukan kesalahan dalam mencatatan tetapi tetap diperlukan pengawasan manusia. Berhubungan dengan customer juga dapat dilakukan olehnya karena Kecerdasan Buatan mampu untuk aktif selama 24 jam dan memberikan saran juga arahan jika diperlukan, namun pandangan manusia dalam hal tersebut juga penting.

Pada faktanya pekerjaan sebagai akuntan tidak bisa digantikan oleh Kecerdasan Buatan dan sebaliknya dengan adanya kemajuan teknologi justru sangat membantu para akuntan dalam melakukan pekerjaannya. Selain lebih efisien waktu karena data dapat terotomatisasi, data yang ada juga dapat diintregasi sehingga lebih mudah untuk diakses dalam satu waktu yang sama dan pengambilan keputusan dapat lebih cepat diambil. Keamanan informasi juga jauh lebih aman karena kemajuan teknologi sudah memiliki banyak proteksi keamanan seperti enkripsi data, otentikasi dua faktor, dan lainnya.

Dalam diskusi mengenai perkembangan teknologi, Kecerdasan Buatan¸ kita tidak dapat menghindari ini karena teknologi akan semakin maju seiring dengan perkembangan zaman. Namun, dengan adanya AI atau Artificial Intellegence ini sangat memudahkan pekerjaan sebagai akuntan dan membantu para akuntan dalam mengolah data.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/profesi-akuntan-di-tengah-kemajuan-teknologi/1616/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026 13:12.