JurnalPost.com – kKertas merupakan benda yang sehari-harinya tidak pernah luput dari kehidupan dan aktivitas manusia. Contohnya saja seperti di dunia pendidikan, semua siswa dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) membutuhkan yang namanya kertas sebagai media belajar. Begitu juga mahasiswa, mereka membutuhkan kertas sebagai bentuk pengumpulan tugas, pembuatan makalah penelitian, mengumpulkan skripsi, dan masih banyak hal yang lainnya. Tidak hanya itu, para pekerja kantoran maupun non-kantoran pun juga butuh yang namanya kertas sebagai media mereka untuk mencari nafkah agar bisa menafkahi keluarganya. Oleh karena itu, karena kertas digunakan dalam jumlah yang banyak terjadilah penumpukkan limbah kertas, walaupun kertas mudah diurai tapi ini akan membutuhkan waktu yang lama. Penggunaan kertas yang berlebih juga dapat menyebabkan polusi udara, banjir, pencemaran udara, bahkan pemanasan global serta rusaknya ekosistem hutan.
Limbah kertas merupakan salah satu limbah terbesar yang ada di Indonesia karena kegunaanya yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Semakin banyak orang yang beraktivitas maka semakin banyak penggunaan kertas yang terpakai. Ini akan berampak pada keseimbangan ekosistem hutan, yaitu penebangan pohon yang tak terkendali akibat dari penggunaan kertas yang berlebih dan dengan jumkah yang sangat banyak.
Akibat dari penebangan pohon yang tak terkendali, hutan di Indonesia pun menjadi gundul dan terjadilah suatu peristiwa yang bernama penggundulan hutan. Hal ini akan berdampak pada habitat hewan yang tinggal di hutan karena mereka akan kehilangan tempat tinggalnya dan terancam keberadaannya sampai sampai mereka terancam punah karena kehilangan tempat tinggalnya dan hewan yang terancam punah itu menjadi hewan yang diawasi dan dilindungi oleh pemerintah karena langka jumlahnya. Selain itu akibat dari penggundulan hutan bisa menyebabkan polusi udara dan pencemaran lingkungan, dikarenakan hutan sebagai ladang oksigen telah berkurang, ini dapat menyebabkan oksigen berkurang seiring dengan berkurangnya pohon di hutan akibat dari penggundulan hutan, udara pun menjadi panas dan tidak sejuk akibat berkurangnya oksigen yang ada. Daerah resapan air pun menjadi berkurang karena pohon-pohon ditebangi secara berlebihan dan inilah yang nantinya dapat mengakibatkan terjadinya banjir dikarenakan kurangnya daerah resapan air.
Hasil penelitian menemukan bahwa salah satu kegiatan manusia yang menghasilkan limbah kertas adalah kegiatan perkantoran pemerintahan, Kegiatan perkantoran pemerintahan adalah salah satu aspek yang turut serta dalam menghasilkan limbah kertas, dan ini menjadi fenomena yang perlu diperhatikan secara kritis. Alternatif yang bisa dilakukan untuk bisa mengatasi persoalan tersebut adalah dengan menggunakan konsep Green Newspaper dalam perancangan bahan dasar produksi kertas. Konsep kertas ini dapat membantu penggunaan konsep Green Newspaper mewujudkan salah satu poin Sustainable Develompment Goals (SDGS) yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
Konsep Green Newspaper adalah inovasi koran ramah lingkungan atau surat kabar hijau yang diperoleh dengan cara mendaur ulang kertas yang sudah ada atau sudah digunakan. Dengan menerapkan konsep Green Newspaper kita dapat meminimalisir penebangan pohon di hutan yang bisa berdampak pada kehidupan di ekosistem hutan. Selain itu dengan mendaur ulang kertas, kita bisa mengurangi limbah kertas yang ada. Dari kita dapat meminimalisir penebangan hutan dan mengurangi limbah sampah, masalah seperti polusi udara dan pencemaran lingkungan atau bahkan pemanasan global dapat berkurang karena hutan sebagai fungsinya yakni sebagai paru-paru dunia dapat berfungsi dengan baik sehingga masalah-masalah yang sudah disebutkan tadi dapat teratasi.
Konsep Green Newspaper ini sangat berkaitan sekali dengan prinsip yang ada pada dunia industri yaitu effisiensi. Effisiensi bisa diartikan sebagai mengolah barang seminimal mungkin untuk mendapatkan untung semaksimal mungkin atau juga bisa dengan effisiensi untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah kertas. Implementasi yang dapat diterapkan adalah dengan memanfaatkan limbah kertas dan mengolahnya menjadi barang baru agar mendapat keuntungan dan manfaat yang banyak bagi sekitar serta dapat meminimalisir terjadinya pencemaran lingkungan dan banjir akibat pembuangan limbah kertas yang tidak bertanggung jawab. Dalam hal ini kontribusi mahasiswa Teknik Industri sangat dibutuhkan untuk mendesain dan merancang alat yang nantinya akan sangat membantu dalam pengimplementasian dan tentunya alat yang digunakan nantinya menerapkan prinsip effisiensi sesuai dengan prinsip dunia industri, baik itu effisiensi biaya, effisiensi listrik, dan lain-lain.
Dengan teratasinya masalah-masalah yang sudah disebutkan tadi seperti penggundulan hutan, pencemaran lingkungan, polusi udara, banjir, dan pemanasan global, kita sudah berusaha untuk memajukan program pembangunan keberlanjutan nomor dua belas (SDGS point 12) yaitu Produksi dan Konsumsi Yang Bertanggung Jawab. Hal ini bertujuan untuk membangun Indonesia menjadi negara yang maju dan agar tercapainya Indonesia Emas tahun 2045.
Permasalahan mengenai sampah di Indonesia merupakan isu yang belum terselesaikan sejak lama. Sampah adalah bekas atau material sisa yang sudah digunakan lalu tidak terpakai lagi bak itu digunakan oleh manusia, hewan, ataupun tumbuhan yang dibuang karena sudah tidak digunakan lagi. Salah satu jenis sampah yang sering dijumpai di lingkungan sekitar kita adalah sampah kertas. Oleh karena itu, dengan kita mengurangi limbah kertas dengan menerapkan konsep Green Newspaper kita dapat mengurangi permasalahan yang sedang dihadapi dunia seperti penggundulan hutan, pencemaran lingkungan, polusi udara, banjir, dan pemanasan global. Dengan menerapkan konsep Green Newspaper kita sudah membuat negara kita menjadi semakin bersih dan hijau dengan menggunakan metode yang ramah lingkungan sekaligus mendukung terlaksananya pembangunan keberlanjutan nomor dua belas (SDGS point 12)
Selain itu, kita juga menyelamatkan umat manusia dari berbagai permasalahan dan keluh kesah dan menaikkan indeks kesehatan suatu negara dengan melaksanakan konsep surat kabar hijau yang ramah lingkungan. Tidak hanya manusia saja yang dapat manfaatnya semua makhluk hidup seperti hewan dan tumbuhan ikut merasakan manfaatnya karena habitat mereka tetap lestari dan tidak rusak sehingga mereka bisa hidup aman, damai, dan tenteram tanpa adanya gangguan dari pihak manapun.
Penulis : Rafa Radian Wibowo
Universitas Airlangga
DAFTAR PUSTAKA
Arif, Zauhar, 2020, Kertas, Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Berita, Januari, diakses tanggal 28 Oktober, 2023 dari https://dlh.banjarmasinkota.go.id/2020/01/kertas.html
Bastomi, M., dkk. (2023). Penggunaan Limbah Kertas sebagai Media Edukasi Kerajinan Topeng. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 3(2), 107–112. Retrieved from https://riset.unisma.ac.id/index.php/JP2M/article/view/18424.
dpr.go.id (2022). Ditjen PSLB3 KLHK Didesak Miliki Langkah Terukur Tangani Volume Sampah. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. https://www.dpr.go.id/berita/d etail/id/40924/
Aditya, R. F. (2021). Masalah sampah di Indonesia, kapan kelarnya?. Kumparan. https://kumparan.com/riza1hati/masalah-sampah-di-indonesia-kapan-kelarn ya-1w5LsNdl9Rf/4. Diakses pada 29 November 2022.