
Cepu, JurnalPost.com – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) kembali memperkuat kerja sama dengan industri hulu migas nasional. Kali ini, PPSDM Migas menggelar pelatihan yang dilanjutkan dengan sertifikasi kompetensi bagi 48 pekerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Kegiatan tersebut berlangsung pada 23-24 Juni 2026 untuk sesi pelatihan. Setelah pelatihan selesai, para peserta langsung mengikuti ujian sertifikasi kompetensi sesuai bidang masing-masing.
Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan, kegiatan ini digelar di dua lokasi strategis, yakni Duri dan Jakarta. Pelatihan dan sertifikasi ini disiapkan guna memenuhi kebutuhan operasional PHR, terutama dalam peningkatan kompetensi pekerja di sektor hulu migas.
Ada tiga judul pelatihan dan sertifikasi yang dibuka dalam program ini, yaitu Operasi Produksi Tingkat Operator Operasi Produksi, K3 Tingkat Pengawas K3, serta Teknisi Perawatan Mekanik I Rotating Equipment.
Program ini dirancang untuk menyegarkan kembali pemahaman peserta terhadap regulasi, meningkatkan keterampilan teknis, sekaligus memastikan personel lapangan memiliki kualifikasi yang sah secara nasional.
Selain itu, pelatihan dan sertifikasi ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan kerja, meningkatkan produktivitas, serta memastikan kegiatan operasional di lapangan berjalan sesuai standar kompetensi yang berlaku.
Fungsional Widyaiswara PPSDM Migas sekaligus pengajar materi Operasi Produksi, M. Ridwan Anshori, mengatakan kerja sama tersebut menjadi bukti kepercayaan industri migas terhadap PPSDM Migas.
“PPSDM Migas kembali dipercaya untuk memberikan pelatihan yang dilanjutkan dengan sertifikasi kompetensi untuk pekerja PHR. Hal ini karena memang PPSDM Migas telah dipercaya oleh industri migas sejak lama,” ujar Ridwan di sela-sela kegiatan.
Ridwan menambahkan, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) PPSDM Migas telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Selain itu, LSP PPSDM Migas juga memiliki 149 skema sertifikasi yang telah mendapat pengakuan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“LSP PPSDM Migas sendiri telah terakreditasi oleh KAN dan memiliki 149 skema sertifikasi yang telah mendapatkan pengakuan dari BNSP,” jelasnya.
Melalui pelatihan dan sertifikasi tersebut, PPSDM Migas menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor energi. Dengan kompetensi yang terstandar, pekerja migas diharapkan semakin siap menghadapi tantangan industri yang terus berkembang.
PPSDM Migas juga berkomitmen untuk terus mencetak SDM sektor energi yang kompeten, andal, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.