
JurnalPost.com – Malang, 17 Agustus 2023 – Mahasiswa melakukan Pengabdian pada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM). PMM merupakan salah satu program yang ada dibawah naungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Muhammadiyah Malang dengan Dosen Pembimbing (DPL) yakni Bapak Ardik Praharjo S.AB, M,AB. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Sedangkan Tim Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang ini terdiri dari Wahyu Kris Cahyono sebagai ketua tim Program Pengabdian pada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM), Cahya Choirotul Ummah sebagai Bendahara, Rini Dyah Pitaloka sebagai Sekretaris, Moh. Rangga Wiranata sebagai PDD, serta Ahmad Renov sebagai Divisi Humas.
Malam yang penuh semangat patriotisme dirasakan oleh warga sekitar Panti Asuhan Yasibu Malang, yang berkumpul Bersama anak-anak PMM kelompok 259 dalam rangka memeriahkan peringatan kemerdekaan Indonesia. Dalam acara yang berlangsung meriah, semangat kebersamaan dan cinta tanah air tercermin melalui berbagai kegiatan yang dilakukan. acara yang dimulai sejak petang hari ini diselenggarakan dengan penuh makna dan keceriaan. Warga sekitar Panti Asuhan Yasibu Malang, yang terdiri dari berbagai kalangan usia, bergabung dengan mahasiswa PMM yang telah lama berinteraksi dan berkontribusi dalam pembinaan anak-anak panti asuhan tersebut.
Berbagai rangkaian kegiatan patriotik berhasil memeriahkan malam spesial ini. Mulai dari menyanyikan lagu kebangsaan, pembacaan teks proklamasi, doa bersama, semuanya dilakukan dengan penuh semangat dan kegembiraan. Anak-anak panti asuhan tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, menunjukkan bahwa semangat cinta tanah air telah mendarah daging dalam diri mereka.

Salah satu momen puncak malam adalah doa bersama oleh warga sekitar dan mahasiswa PMM. Kami sangat terharu melihat semangat dan antusiasme anak-anak panti asuhan dalam merayakan kemerdekaan ini. Ini adalah momen berharga yang menunjukkan bahwa semangat patriotisme tak mengenal batas usia dan latar belakang,” ungkap salah satu mahasiswa PMM. Tidak hanya acara bersama, mahasiswa PMM juga turut memberikan suport dan dan dorongan kepada panti asuhan dalam bentuk doa bersama untuk pengembangan anak-anak di sana.
Dengan semangat kebersamaan dan patriotisme yang tercermin dalam acara tersebut, malam 17 Agustus di Panti Asuhan Yasibu Malang telah mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga dan merayakan kemerdekaan Indonesia dengan penuh rasa cinta dan tanggung jawab. Dengan diadakannya doa bersama membuat kita terus mengingat atau menambah syukur terhadap Allah SWT karena dengan karunianya kita dapat merasakan nikmat kemerdekaan. (www.umm.ac.id).
Penulis : WAHYU KRIS CAHYONO DAN AHMAD RENOV SYAHRUL FITROH