
JurnalPost.com – Rabu (09/08/2023), Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan kegiatan Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di SD Negeri Kandangan 1 Jl. Malang No. 257, Kacangan, Kandangan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) menjadi wadah bagi para mahasiswa menyalurkan berbagai macam kegiatan positif pada masyarakat. PMM sendiri bertujuan untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Salah satunya yang dilakukan oleh kelompok 210 gelombang 7. Dengan beranggotakan Arief Rahmatullah, Firnanda Asdamayanti Cahyani, Farel Raihan Ariyan, Sawang Ulan Zulia Candra, Shintya Putri Regina berasal dari prodi Manajemen.
Acara ini dilatarbelakangi atas kepedulian tim PMM tentang pentingnya penggunaan gadget dan bahaya dari bullying. Sosialisai ini bertujuan agar anak SD Kandangan 1 mendapatkan pendidikan seputar gadget dan tau akan bahaya dari bullying agar mereka bisa lebih bijak lagi dalam menggunakan gadget dan juga tidak melakukan tindakan bullying kepada temannya.
Arief, Ketua Kelompok 210 Gelombang 7, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini memberikan dampak positif bagi anak-anak. Terlebih di zaman seperti sekarang yang cenderung tidak menghargai orang lain. “Kami melihat bahwa pendidikan akan penggunaan gadget dan bahaya dari bullying sudah ditanamkan maka akan bertampak baik bagi semua orang dan hal ini penting untuk ditanamkan sejak dini. Jadi ketika mereka tumbuh nanti, sikap bijak dalam penggunaan gadget dapat diterapkan pada diri sendiri dan tidak menjadi pembully di masa yang akan datang.” ucap Arief.
Sementara itu, Kepala sekolah dan Guru – Guru di sana mengaku senang dan terbantu atas PMM yang dilakukan karena tenaga pengajar di sana sedikit, jadi dengan adanya kami maka guru – guru merasa terbantu untuk mengawasi anak – anak dan para guru mendukung kegiatan yang dilakukan oleh kami.

Semangat siswa SD Negeri Kandangan 1 sangat luar biasa terhadap kegiatan tersebut, ditambah lagi hal seperti ini jarang adanya dan anak – anak merasa senang. Para guru juga meminta agar kelompok kamui melakukan kegiatan tambahan serupa agar bisa lebih lama bisa membantu di sekolah. Melalui kegiatan itu, tim PMM kelompok 210 gelombang 7 berharap pesan yang disampaikan dalam sosialisasi ini bisa benar-benar dipraktikkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari -hari.
PMM di SD Negeri Kandangan 1 ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pendidikan tinggi dan sekolah dasar memiliki potensi yang baik untuk membentuk generasi muda yang lebih baik dalam menghadapi tantangan teknologi dan sosial. Harapan kami untuk murid-murid SD Negeri Kandangan 1 khususnya kelas 3 dan 4 bisa mengambil dan mempraktekan bahaya bullying dan penggunaan gadget dalam kehidupan sehari-hari yang nantinya akan mempengaruhi perubahan positif dalam dunia pendidikan di masa depan.
Lalu, kami juga berharap untuk Bapak/Ibu Guru supaya bisa menggunakan alat teknologi untuk media pembelajaran di sekolah supaya murid-murid SD Negeri Kandangan 1 tidak merasa bosen dan bisa mengenal alat teknologi untuk media belajar, bukan untuk media hiburan saja seperti bermain game dan menonton film yang tidak sesuai dengan umur mereka. Jadi, para murid SD Negeri Kandangan 1 sebelum memulai sekolah tinggi bisa lebih dulu mengenal alat teknologi dan bisa lebih bijak dalam menggunakannya. (www.umm.ac.id)
Mahasiswa PMM UMM Kelompok 210 Gelombang 07 2023
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) : Ardik Praharjo S.AB., M.AB.
Penulis : Farel Raihan Ariyan dan Arief Rahmatullah