Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

Permainan Warisan Budaya: Mahasiswa UMM Sosialisasikan Kesenangan Tanpa Gadget kepada Anak Tk

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 16 Februari 2024

JurnaPost.com – TK Dharma Wanita, Desa Tegalgondo, Kec. Karangploso, Kab. Malang Prov. Jawa Timur -Dengan kemajuan teknologi yang pesat menimbulkan banyak dampak pada kehidupan manusia. Dampak yang muncul pun tidak hanya berupa hal baik tetapi dampak negative sering terjadi dan berdampak pada banyak kalangan masyarakat. Tidak terkecuali anak-anak TK yang berumur 4 sampai 6 tahun terpapar dari dampak dari kemajuan teknologi tersebut. Dampak negative yang ditimbulkan dari penggunaan gadget dengan berlebihan adalah dapat mempengaruhi perkembangan sosial dan emosional anak seperti menjadi pribadi tertutup, gangguan tidur, suka menyendiri, perilaku kekerasan, pudarnya kreativitas, dan ancaman cyberbullying.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan Kelompok 49 Gelombang 2 yang berangotakan: Hera Clara Arum (202110360311278), Beida Almira Herlianti (202110360311062, Adam Razif Firmansyah (202110360311180), Rama Ahlan Novriansyah (202110360311293), Puteri Zaura Aprilia N. (202110360311331) sebagai eksekutor lapangan. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang melalui program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa(PMM) ini melakukan inovasi dan metode pengenalan permainan dari warisan budaya dari berbagai macam Negara. Program yang dijalankan oleh Kelompok 49 gelombang 2 yang diketuai oleh Hera Clara Arum ini memberikan pengetahuan terkait permainan dari berbagai Negara, selain itu anak-anak TK Dharma Wanita Persatuan  01 Tegalgondo juga diajarkan proses dan praktek dengan memainkan permainan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh kelompok 49 selalu di bimbing oleh bapak Jamroji selaku Dosen Pembimbing Lapangan.

Tk Dharma Wanita Persatuan 01 Tegalgondo memiliki 19 anak yang terbagi menjadi 2 kelas dengan masing guru 1 di setiap kelas. Total guru yang ada di Tk Dharma Wanita Persatuan 01 Tegalgondo adalah 3. Kegiatan TK selalu diawali dengan senam pagi yang dilakukan untuk meningkatkan imun anak dan kesehatan agar bisa terjaga sehingga anak-anak dapat bersemangat untuk menjalani kegiatan.

Permainan-permainan yang dikenalkan sebenarnya merupakan permainan yang mirip seperti permainan-permainan di Indonesia. Oleh karena itu, hal ini menguntungkan Kelompok 49 gelombang 2 untuk memahami bahkan praktik untuk nantinya akan diperkenalkan oleh anak-anak tersebut. Namun dalam prosesnya, anggota kelompok memiliki beberapa kendala seperti pemahanan anak-anak yang tidak mudah untuk dapat mengerti apa yang diajarkan dan minimnya pengetahuan mereka terkait permainan-permainan yang akan di perkenalkan. Meskipun begitu Mahasiswa ini dapat membuat anak-anak mengerti dengan apa yang disampaikan dengan menggunakan beberapa pendekatan yang mempermudah dalam memahami.

Permainan yang diperkenalkan beragam seperti nawatobi dari Jepang, telefonul fara fir dari Romania, gonggi dari Korea Selatan,  Meo duoi chuot dari Vietnam, sungka dari Filipina sepak bola kertas, dan engklek. Permainan yang berasal dari berbagai macam Negara ini sebenarnya juga memiliki persamaan seperti permainan yang ada di daerah Indonesia seperti nawatobi yang di Indonesia disebut lompat tali. Pembuatan permainan ini dibuat dengan alat dan bahan seadanya bahkan sampai menggunakan barang bekas yang tidak digunakan lagi.

Dengan memperkenalkan permainan-permainan ini di harapkan anak-anak Tk Dharma Wanita Persatuan 01 Tegalgondo dapat memiliki pengalaman bermain permainan tradisional di berbagai macam Negara dan dapat mengasah kemampuan motorik baru yang diperoleh dari permainan-permainan diatas. Keterampilan motorik memegang peranan yang sangat penting dalam tumbuh kembang anak. Kedua hal ini akan berdampak pada kesiapan sekolah dan kehidupan masa depan anak Anda. Tidak hanya itu, keterampilan motorik juga mempengaruhi aspek perkembangan anak lainnya, seperti perkembangan kognitif, sosial, dan emosional.

Anggota Kelompok:

Hera Clara Arum (202110360311278), Beida Almira Herlianti (202110360311062, Adam Razif Firmansyah (202110360311180), Rama Ahlan Novriansyah (202110360311293), Puteri Zaura Aprilia N. (202110360311331)

Dosen Pembimbing Lapangan:

Bapak Jamroji S.Sos, M.Comms

Didukung oleh

DPPM Universitas Muhammadiyah Malang

 

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/permainan-warisan-budaya-mahasiswa-umm-sosialisasikan-kesenangan-tanpa-gadget-kepada-anak-tk/11398/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 13:45.