JurnalPost.com, Jaten, Boyolali (10/08/2023). Kelurahan jaten merupakan salah satu kelurahan di Kabupaten Boyolali yang termasuk kedalam wilayah kecamatan Klego. Desa jaten merupakan desa dengan mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani dan tidak sedikit juga yang memelihara kolam ikan sebagai profesi sampingannya. Beberapa kendala yang sering dihadapi oleh para pemeliharara ikan di Desa Jaten yaitu keterbatasan pasokan air karena sumber air yang sulit di jangkau.
Buleyur merupakan perpaduan antara budidaya ikan dengan sayuran menggunakan media sederhana seperti ember bekas dan gelas plastic sebagai media tanam sayuran serta arang sebagai substrat sayuran. Dalam hal ini Mahasiswa program studi Akuakultur KKN Reguler Tim 2 Universitas Diponegoro 2023 memberikan inovasi mengenai bagaimana cara berbudidaya buleyur untuk memanfaatkan keadaan dimana kondisi perairan yang sulit untuk di jangkau. Melihat dari cara perawatannya yang cukup sederhana tidak memerlukan banyak air untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal antara ikan dan sayuran. Salah satu jenis ikan dan sayur yang dapat digunakan yaitu ikan lele, kangkung dan daun bawang.
Kegiatan ini dilakukan pada hari Selasa (1/08/2023) pukul 11.00 WIB, bertempat di rumah warga RT 01 RW 01 Desa Jaten dengan sasaran dari program ini yaitu masyarakat sekitar desa jaten. Rangkaian kegiatan yang dilakukan pada kegiatan ini adalah diawali dengan periapan alat dan bahan apa saja yang dibutuhkan apabila ingin membuat buleyur, seperti ember bekas, ikan lele, gelas plastik bekas yang sudah dilubangi, tanaman kangkung, daun bawang, arang, dan pakan ikan lele, cara pemeliharaan serta penanganan panen dari buleyur. Pada kegiatan ini, para warga terlihat antusias dan aktif bertanya mengenai bagaimana cara berbudidaya ikan dan sayur yang di gabungkan menggunakan ember bekas. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan perancangan prototype bersama dengan masyarakat.

Pemeliharaan Budikdamber dilakukan dengan cara meletakkan ember di tempat yang terkena sinar matahari. Tanaman kangkung yang dipakai adalah tanaman kangkung dewasa yang telah dipotong, dan diambil bagian akarnya agar mudah tumbuh dan berkembang. Tanaman kangkung akan mulai terlihat tumbuh pada hari ke 3 setelah proses penanaman. Pemberian pakan pada ikan dilakukan sebanyak 2 kali pada pagi dan sore hari, metode pemberian pakan dilakukan dengan cara memberikannya hingga ikan kenyang dan pakan tidak bersisa. Keuntungan dari Budikdamber sendiri yaitu hasil panen yang didapatkan ada 2 jenis yaitu ikan dan sayuran, serta dapat menggunakan lahan serta air yang terbatas. Ikan dapat dipanen setelah 2,5-3 bulan masa pemeliharaan, serta tanaman kangkung dapat di panen setiap seminggu sekali setelah penanaman.
Penulis : Arganta Juan Pradipta / Akuakultur
Lokasi : Desa Jaten, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali