
Oleh: Inthira Cahyadiani
STIE Pembangunan, Tanjungpinang, Indonesia Email : [email protected]
JurnalPost.com – Salah satu unsur terpenting yang dapat mendukung jalannya perusahaan adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia mempunyai peran penting dalam menentukan keberhasilan perusahaan. Salah satu permasalahan penting yang dihadapi oleh para pimpinan adalah bagaimana dapat meningkatkan kualitas kinerja karyawannya sehingga dapat mendukung keberhasilan pencapaian tujuan dari suatu Perusahaan. Kinerja karyawan adalah kemampuan, keterampilan, dan hasil kerja yang ditunjukkan oleh seorang karyawan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di tempat kerja. Kinerja karyawan dapat diukur melalui pencapaian target yang telah ditetapkan, produktivitas kerja, kualitas hasil kerja, serta kualitas kerja dalam tim.
Sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor utama dalam suatu organisasi yang dibangun berdasarkan kepentingan kebutuhan dan pelaksanaan. Sumber daya manusia (SDM) juga memiliki peranan penting dalam sebuah perusahaan, karena perkembangannya sangat ditentukan oleh adanya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. oleh karena itu perusahaan harus memperhatikan sumber daya manusia (SDM) yang perusahaan miliki agar perusahaan tersebut dapat berkembang dan menjadi perusahaan yang maju. Manajemen sumber daya manusia adalah upaya perusahaan untuk mengatur atau mengelola sumber daya manusianya, seperti dengan merekrut atau menampung karyawan, memberikan pelatihan, dan memberikan kompensasi.
Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang efektif harus diperhatikan untuk mendukung strategi yang diterapkan agar dapat meningkatkan daya saing di pasar global dan berkontribusi terhadap terciptanya kualitas kinerja karyawan yang baik. Sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas perlu dilatih sedini mungkin agar dapat bersaing dengan SDM lain. Maka dari itu, dalam sebuah perusahaan diperlukan divisi khusus untuk mengembangkan sumber daya manusia. Sehingga ada yang membantu karyawan perusahaan dalam mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Seseorang perlu memiliki kualitas dalam dirinya agar mampu bertahan di dalam perusahaan. Berikut ini ada beberapa hal yang harus dimiliki sumber daya manusia antara lain:
1. Disiplin
2. Bertanggung jawab
3. Bisa bekerja sama tim dengan baik
4. Pekerjaan sesuai dengan keahlian atau bidangnya
5. Bersaing dengan orang lain untuk meningkatkan kualitas dirinya
Strategi sumber daya manusia adalah proses perencanakan kualitas sumber daya manusia agar dapat berkembang ke arah yang lebih baik. Artinya, strategi sumber daya manusia yang kita miliki dapat membantu memastikan bahwa kemampuan yang kita miliki mempunyai kualitas yang baik dan berkompetitif untuk perusahaan yang kita jalankan. Strategi sumber daya manusia dapat memungkinkan penggunaan anggaran secara efisien dan pengelolaan proses SDM yang efektif . Dengan menerapkan strategi SDM yang berfokus pada kualitas kinerja karyawan di perusahaan, serta dengan memperhatikan pertumbuhan karyawan, maka dapat meningkatkan retensi, keterlibatan, produktivitas, kinerja, dan keuntungan. Strategi SDM yang umum biasanya mencakup:
1. Komunikasi yang konstan antara SDM, kepemimpinan, dan anggota tim.
2. Ketentuan untuk pengalaman onboarding dan offboarding yang positif.
3. Praktik perekrutan yang beragam dan inklusif.
4. Mobilitas karir dan pengembangan profesional .
5. Paket kompensasi dan tunjangan yang kompetitif .
6. Kepercayaan dan transparansi .
7. Mengutamakan kesehatan dan kesejahteraan mental karyawan.
Dalam membentuk strategi sumber daya manusia, memerlukan beberapa tahapan agar strategi yang dibuat bisa memberi baik sesuai dengan keinginan. Strategi yang baik berbarengan dengan program-program pengembangan SDM, dapat membantu perusahaan mendapatkan dan menjaga SDM berkualitas. Strategi sumber daya manusia dapat dikatakan berkualitas apabila strategi SDM tersebut dapat berfungsi dalam pencapaian tujuan organisasi dengan kriteria sebagai berikut:
1. Menjamin terpenuhinya kebutuhan bisnis.
2. Didasarkan pada analisis dan studi terperinci, bukan hanya pemikiran retorik.
3. Dapat diubah menjadi program yang dapat ditindaklanjuti dan mampu mengantisipasi persyaratan dan masalah dalam implementasi strategi.
4. Bersifat koheren dan terintegrasi, terdiri dari komponen yang saling berkesesuaian dan saling mendukung.
5. Mempertimbangkan kebutuhan manajer lini dan karyawan secara umum serta pemangku kepentingan dalam pengelolaan sumber daya manusia.