Kembali
Mode hapus aktif. Klik paragraf, foto, judul, tabel, atau bagian lain yang tidak ingin masuk PDF.
JurnalPost.com

PERAN PUSPAGA KOTA SURABAYA DALAM POLA PENGASUHAN ANAK MELALUI KELAS ONLINE PARENTING

Tim Editor: Redaksi · Tanggal: 17 Oktober 2023

JurnalPost.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), telah menetapkan “Standar Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA)” sesuai amanat dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang ditujukan untuk membantu daerah dalam penguatan kelembagaan PUSPAGA; memperkuat kapasitas PUSPAGA dalam layanan pengasuhan anak berbasis hak anak; dan meningkatkan layanan PUSPAGA menjadi unit pelayanan yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak baik di Provinsi, Kabupaten dan Kota untuk pemenuhan hak anak dan kualitas keluarga.

PUSPAGA merupakan one stop services atau layanan satu pintu keluarga berbasis Hak Anak yang dilakukan oleh tenaga profesi/psikolog untuk memberikan solusi atau jalan keluar bagi orang tua, anak, dan keluarga dalam menghadapi permasalahan pada langkah pertama pencegahan.

Menindaklanjuti Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Walikota Surabaya Tri Rismaharini meresmikan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) pada tanggal 9 Januari 2017 di bawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surabaya, yang merupakan layanan satu pintu keluarga berbasis Hak Anak yang dilakukan oleh tenaga profesi/psikolog untuk memberikan solusi atau jalan keluar bagi orang tua, anak, dan keluarga dalam menghadapi permasalahan pada langkah pertama pencegahan. Kehadiran Puspaga selaras dengan predikat Surabaya sebagai kota layak anak yang mengedepankan kesetaraan gender, pemberantasan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta perdagangan manusia. Prinsip tersebut diharapkan dapat membuat PUSPAGA lebih dekat dengan keluarga dan dapat dijangkau bagi keluarga manapun untuk mendapatkan layanan konseling, konsultasi, dan mendapatkan informasi terkait pengetahuan dan keterampilan menjadi orang tua sesuai hak anak.

Dalam mengembangkan PUSPAGA perlu memperhatikan 5 (lima) prinsip pembangunan bagi pemenuhan hak anak, yaitu: non-diskriminasi; kepentingan terbaik bagi anak; hak untuk hidup, tumbuh, dan berkembang; mendengarkan pandangan anak; dan mudah diakses. Untuk meningkatkan dan mengembangkan layanan PUSPAGA, seluruh pemangku kepentingan terkait di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota dapat menggunakan pedoman standar ini sebagai rujukan dalam mengembangkan PUSPAGA di masing-masing wilayah.

RW 06 merupakan salah satu RW dari tujuh RW di Kelurahan Sidodadi yang sudah ada program PUSPAGA sebelumnya. Akan tetapi masih sedikit kegiatan atau tidak sama sekali ada pelayanan, menurut Bu Elis Rosiva selaku Koordinator PUSPAGA RW 06. Menurut beliau pelayanan PUSPAGA sama seperti penanganan yang dilakukan Satgas PPA Kelurahan, jadi kasus yang masuk hanya ditangani sampai penjangkauan Satgas PPA Kelurahan, tidak masuk sebagai laporan PUSPAGA.

Selama bulan september ini Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya rutin mengadakan kelas parenting melalui program PUSPAGA. PUSPAGA Kota Surabaya dalam Kelas parenting ini diadakan di Balai RW yang dihadiri oleh KSH, warga, kartar, dan sebagainya. Di setiap kelas parenting tersebut mengusung materi atau tema tentang pola pengasuhan anak. Narasumber yang mengisi kelas parenting ini juga berbeda-beda sesuai tema yang ditentukan. Berikut tema kelas parenting antara lain, Manajemen Stress untuk Orang Tua, Membangun Komunikasi yang Efektif di Dalam Keluarga, Peran Orang Tua Untuk Anak yang Sehat Mental, Pencurian Data dan Aplikasi Berbahaya bagi Anak, Mengasuh Anak di Era Digital.

Kelas parenting ini berjalan sesuai semestinya. Selama kegiatan zoom ini berjalan, warga dan ksh juga aktif untuk memberi pertanyaan jikalau mereka kurang paham atas materi yang disampaikan atau petanyaan mengenai solusi dalam masalah sesuai materi atau tema yang disampaikan. Kelas parenting ini akan berlanjut terus karena materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi orang tua dalam pola pengasuhan anak. Program ini bisa membuat kecerdasan anak dan sebagainya, dan penurunan stunting.

Saya Elisa Salsabilla selaku mahasiswa MSIB Batch 5 asal Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya sebagai Fasilitator PUSPAGA Balai RW dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surabaya. Dalam mengikuti MSIB ini saya mendapat konversi mata kuliah serta tugas-tugas yang diberikan oleh Program Studi. Untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut saya diberikan Dosen Pembimbing agar mudah menyelesaikannya. Dosen Pembimbing saya yaitu Bapak Eddy Wahyudi, SH., M.Si. Beliau merupakan dosen FISIP Untag.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/read/peran-puspaga-kota-surabaya-dalam-pola-pengasuhan-anak-melalui-kelas-online-parenting/6324/
Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026 22:26.